Rabu, 04 November 2026
01:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Stasiun Prabumulih

Stasiun Prabumulih

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Prabumulih
Kereta Api Indonesia
BS03 SM02 R03 S02

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_PBM.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-The_Station_of_Prabumulih.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Prabumulih
Lokasi
Koordinat 3°25′43″S 104°14′20″E / 3.42861°S 104.23889°E / -3.42861; 104.23889
Ketinggian+43 m
Operator
Letak
km 322+295 lintas Panjang–Tanjungkarang–
Prabumulih[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang agak rendah dan satu peron pulau yang tinggi)
Jumlah jalur5
  • jalur 1: sepur lurus arah X6-Lubuk Linggau
  • jalur 2: sepur lurus arah Kertapati
  • jalur 3: sepur lurus arah X5-Tanjungkarang
LayananSindang Marga, Rajabasa, dan Bukit Serelo
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Fasilitas sepeda?
Akses difabel?
Informasi lain
Kode stasiun
  • PBM
  • 6311[2]
  • PRABU
KlasifikasiBesar tipe C[3]
Sejarah
Dibuka1915
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Antarkota Stasiun berikutnya
Payakabung
menuju Kertapati
Rajabasa Peninjawan
Bukit Serelo Muara Enim
Kertapati
Terminus
Sindang Marga
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Toilet Area merokok Ruang menyusui Pertokoan/area komersial 
Jenis persinyalan
  • Elektrik tipe Alstom Elixs
Diagram lintasan stasiun
ke Lembak
Jl. Jenderal Sudirman
Eks rumah sinyal
JPO
ke depo
ke PBR X5
arah PJN
ke PBR X6
arah LLG
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-3.4286111111111,104.23888888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Prabumulih&revid=30073586&groups=_262b5cebaab256f3d73cc5148b618b8d23e2d9e5&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Prabumulih (PBM) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Pasar Prabumulih, Prabumulih Utara, Prabumulih. Stasiun yang terletak pada ketinggian +43 m (sebelumnya +36 m) ini termasuk dalam Divisi Regional III Palembang. Stasiun ini terletak pada jalur pertemuan kereta dari arah Tanjungkarang di Bandar Lampung dan Lubuk Linggau dengan Kertapati di Palembang serta merupakan stasiun yang letaknya paling timur di Kota Prabumulih.

Sejarah

250px-Praboemoelih_Het_treinverkeer_tussen_Lahat_en_Palembang_functioneert_normaal%2C_z%2C_Bestanddeelnr_404-6-7.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aktivitas Stasiun Prabumulih, 23 Oktober 1947.

Sejarah stasiun ini tertulis pada buku De Stoomtractie Op Java en Sumatra karangan J.J.G. Oegema.[4] Berdasarkan buku tersebut, stasiun ini mulai dikenal pada tahun 1915 ketika Hindia Belanda membangun jalur kereta Kertapati-Prabumulih sepanjang 78 km dan jalur Prabumulih-Muara Enim sejauh 73 km pada tahun 1917.

Pada tahun 1927, jalur Prabumulih-Tanjungkarang sepanjang 311 km juga dibangun. Pada masa itu, usaha kereta di Sumatera Selatan dikelola oleh perusahaan Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen, divisi dari Staatsspoorwegen (SS). Dulunya terdapat enam jenis lokomotif uap di lintasan Stasiun Prabumulih, yaitu model B51, C11, C30, C50, D50, dan D52. Untuk pengisian bahan bakar berupa air bagi kereta tersebut, digunakan cerek dan tangki pengisian air. Sekitar tahun 1982, dilakukan perombakan bangunan pada stasiun ini.[5]

Bangunan dan tata letak

250px-Stasiun_Prabumulih_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suasana Malam di Stasiun Prabumulih

Sebelum tahun 1985, stasiun ini memliki sembilan jalur kereta api dengan jalur 1 yang lama merupakan sepur lurus, kemudian jumlah jalurnya sempat dikurangi hingga tersisa empat jalur saja. Jalur-jalur di stasiun ini dahulu tidak didesain untuk persilangan kereta api batu bara. Sejak beroperasinya jalur ganda Kertapati–Prabumulih per 25 April 2018,[6][7] tata letak stasiun ini diubah sehingga jalur 1 tersebut menjadi sepur lurus dari dan ke arah Kertapati maupun arah Prabumulih Baru X6–Lubuk Linggau, sedangkan jalur 2 yang lama merupakan sepur lurus arah Prabumulih Baru X5–Tanjungkarang. Uniknya, jalur dari arah Palembang berakhir buntu (badug), sehingga agar kereta api dapat masuk stasiun, jalur tersebut dihubungkan dengan wesel ke arah kiri.

Barulah sejak beroperasinya jalur ganda dari stasiun ini menuju stasiun X6, jumlah jalur bertambah menjadi lima dengan menambahkan satu jalur baru di peron sisi stasiun. Penambahan jalur baru tersebut tidak sampai memindahkan posisi bangunan stasiun mengingat peron sisi stasiun ini cukup lebar. Tata letak stasiun ini kembali diubah sehingga jalur baru tersebut menjadi jalur 1 yang baru sebagai sepur lurus arah Lubuk Linggau, jalur 1 yang lama diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus arah Kertapati, dan jalur 2 yang lama diubah menjadi jalur 3 yang baru. Sejak saat itu, sudah tidak ada lagi kereta api batubara yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi penyusulan dan antrean antarkereta api.

Di sebelah timur bangunan stasiun terdapat sebuah depo mekanik.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 4 Juli 2026.[8]

Penumpang

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Kelas campuran
SM Sindang Marga Eksekutif Lubuk Linggau Kertapati –
Bisnis
Kelas ekonomi
Rajabasa Ekonomi Premium Tanjungkarang Kertapati –
Bukit Serelo Ekonomi Lubuk Linggau

Barang

Galeri

  • Pintu masuk Stasiun Prabumulih
    Pintu masuk Stasiun Prabumulih
  • Ruang tunggu Stasiun Prabumulih
    Ruang tunggu Stasiun Prabumulih
  • Tempat percetakan tiket di Stasiun Prabumulih
    Tempat percetakan tiket di Stasiun Prabumulih
  • Peron Stasiun Prabumulih dengan KA Prabu Jaya tersedia di jalur 1
    Peron Stasiun Prabumulih dengan KA Prabu Jaya tersedia di jalur 1
  • KA Prabu Jaya di Stasiun Prabumulih sebagai satu-satunya kereta api yang memulai dan mengakhiri perjalanan di Stasiun Prabumulih
    KA Prabu Jaya di Stasiun Prabumulih sebagai satu-satunya kereta api yang memulai dan mengakhiri perjalanan di Stasiun Prabumulih
  • Tidak hanya KA penumpang, KA barang pun berhenti di Stasiun Prabumulih
    Tidak hanya KA penumpang, KA barang pun berhenti di Stasiun Prabumulih
  • Sebuah Lokomotif tipe C yang berada di Stasiun Prabumulih
    Sebuah Lokomotif tipe C yang berada di Stasiun Prabumulih
  • Foto udara Stasiun Prabumulih
    Foto udara Stasiun Prabumulih

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ PT Kereta Api Indonesia (Persero) (2019). Selayang Pandang Divre III Palembang (PDF). e-PPID PT Kereta Api Indonesia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-10-26. Diakses tanggal 2020-10-23.
  4. ↑ Oegema, J.J.G. de Stoomtractie op Java en Sumatra. Kloewer Technische Boeken B.V.
  5. ↑ Harry Susilo, Didit Putra, Erlangga Raharjo (14 September 2010). "Senja Kala Stasiun Prabumulih". Kompas. hlm. 2.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ developer, medcom id (2018-04-22). "Jalur Ganda KA Kertapati-Prabumulih Dioperasikan 25 April". medcom.id. Diakses tanggal 2019-06-14.
  7. ↑ antaranews.com (2018-04-21). "Jalur ganda Sumsel dioperasikan 25 April". Antara News. Diakses tanggal 2019-06-14.
  8. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Prabumulih Station.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Prabumulih–Kertapati Lembak
menuju Kertapati
Prabumulih Baru X6 Lubuk Linggau–Prabumulih Terminus
Terminus Prabumulih–Panjang Prabumulih Baru X5
menuju Panjang
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan