Jumat, 30 Oktober 2026
08:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Stasiun Purwokerto

Stasiun Purwokerto

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Purwakarta atau Stasiun Purwokerto Timur.
Stasiun Purwokerto
Kereta Api Indonesia
KD10JS12

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_PWT.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Purwokerto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan Stasiun Purwokerto, 2021
Lokasi
Koordinat 7°25′10″S 109°13′27″E / 7.41944°S 109.22417°E / -7.41944; 109.22417
Ketinggian+75 m
Operator
Letak
Jumlah peron5
Jumlah jalur7 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananKereta api penumpang

Kereta api barang
Lintas selatan Jawa
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1 Juli 1916
Nama sebelumnyaStation Poerwokerto SS, Poerwokerto-West
Penumpang
20248.112/hari[a](KAI)
Peringkat10
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Antarkota Stasiun berikutnya
Kroya Lintas Selatan Jawa Cirebon
menuju Pasar Senen atau Gambir
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Aglomerasi Stasiun berikutnya
Bumiayu Kamandaka
Terminus untuk beberapa perjalanan
Kroya
menuju Cilacap
Kroya
berlawanan arah jarum jam
Joglosemarkerto Bumiayu
searah jarum jam
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Parkir sepeda Tempat naik/turun Eskalator Lift Pemesanan langsung di loket Layanan pelanggan Jalur difabel Mesin tiket Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu VIP Pusat informasi Musala Toilet Pos kesehatan Ruang menyusui Tempat bermain anak Wi-Fi Galeri ATM Barang hilang Isi baterai Ruang kerja bersama Area merokok Penitipan barang Troli Sistem pengenalan wajah Air minum Pengering payung/payung gratis Restoran Pertokoan/area komersial 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Karanggandul
Menara air
ke depo kereta
dan gerbong
Rumah sinyal A (utara)
Menara air
ke
depo lokomotif
dan turntable
Bangunan lama (pintu utara)
Bangunan baru (pintu barat)
Rumah sinyal B (selatan)
Eks JPL 360
Underpass Jend. Sudirman
Jl. Raya Ajibarang-Purwokerto
ke Notog
ke Purwokerto Timur
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.4194444444444,109.22416666667,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Purwokerto&revid=29987213&groups=_bf3f6b745b784a6709603edab2b737444e1a5fea&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Purwokerto (PWT) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di pinggir Purwokerto, Banyumas, tepatnya di Kober, Purwokerto Barat, Banyumas. Stasiun yang terletak pada ketinggian +75 m ini merupakan stasiun utama di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi V Purwokerto dengan jarak 345.17 km arah tenggara dari Jakarta Gambir.

Sebagai penghubung utama di Kabupaten Banyumas, semua kereta api penumpang yang melewati lintas selatan Jawa pasti berhenti di stasiun ini, kecuali kereta api barang selain angkutan logistik ONS dan semen yang berjalan langsung. Saat ini lintas jalur pada stasiun ini sudah berupa jalur ganda. Dengan adanya jalur ganda tersebut, rute Jakarta—Surabaya melalui Purwokerto maupun sebaliknya sudah dapat ditempuh selama 10,5 jam saja.

Berdasarkan jumlah penumpang kereta api antarkota yang dirilis PT Kereta Api Indonesia (KAI) antara Januari—Oktober 2024, Stasiun Purwokerto menjadi stasiun kereta api tersibuk kesepuluh di Indonesia dengan mencatatkan 2.474.086 penumpang berdasarkan total jumlah penumpang naik maupun turun.[a]

Sejarah

250px-Staatsspoorwegen_%28SS%29%2C_Stasiun_Raya_Purwokerto_1920an.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Purwokerto dipotret dari emplasemen pada tahun 1920-an

Stasiun Purwokerto merupakan stasiun yang baru diresmikan pada tanggal 1 Juli 1916 oleh perusahaan kereta api Staatsspoorwegen (SS).[6] Stasiun yang lebih tua di Purwokerto berada di tengah kota Purwokerto, yang dibangun oleh Serajoedal Stoomtram Maatschappij pada tahun 1893—1896.[7]

Stasiun ini dibangun pada jalur Cirebon—Kroya milik SS. Jalurnya kemudian dibangun menuju Stasiun Purwokerto Timur sehingga memungkinkan perjalanan dari Jakarta menyambung ke Wonosobo atau Purbalingga maupun sebaliknya, tetapi sayangnya sejak tahun 1978 jalur menuju Wonosobo sudah dinonaktifkan.[8] Kini di sepanjang bekas jalur tersebut sudah dilayani angkutan terusan berupa minibus sejak 23 November 2018.[9] Berdasarkan Lampiran Perpres No. 79 tahun 2019, jalur kereta api ini rencananya akan diaktifkan kembali guna mendukung pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan konektivitas antarkawasan melalui pengembangan angkutan massal yang mudah dan cepat.[10] Pada tanggal 23 Desember 2023, Stasiun Purwokerto sudah dilengkapi sistem pengenalan wajah untuk keberangkatan kereta api terutama di pintu timur stasiun di Jalan Kober dan tanggal 27 Desember 2023, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga meresmikan jembatan penghubung menuju peron untuk mengurai arus keluar masuk penumpang terutama pada keberangkatan beserta kedatangan kereta api.[11]

Bangunan dan tata letak

250px-Purwokerto_Indonesia_Purwokerto-Station-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emplasemen Stasiun Purwokerto

Stasiun Purwokerto awalnya memiliki enam jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Sejak pengoperasian jalur ganda segmen Purwokerto—Patuguran per 9 September 2009,[12][13] jumlah jalur bertambah menjadi tujuh. Terdapat jalur 6 yang baru untuk parkir lokomotif dan rangkaian KA, jalur 6 yang lama dijadikan sebagai jalur 7 dan bercabang tiga untuk langsiran KA dari dan ke depo lokomotif maupun depo kereta yang terletak di sebelah utara stasiun, serta jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus dari arah Prupuk. Semua jalur selain jalur-jalur yang terhubung dengan depo tersebut terhubung langsung dengan jalur utama.

Berikutnya, per 28 Januari 2019,[14] dengan selesainya pembangunan jalur ganda segmen Purwokerto—Kroya, jalur 2 sepenuhnya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Jakarta Kota, sedangkan jalur 3 sepenuhnya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Surabaya Kota. Sistem persinyalan elektrik lama khas dari Daop V sudah digantikan dengan yang terbaru produksi PT Len Industri.

Dahulu dari jalur 1 stasiun ini, terdapat jalur cabang menuju ke Wonosobo, tetapi jalur cabang tersebut sudah lama dinonaktifkan. Di stasiun ini terdapat depo lokomotif dan depo kereta yang berfungsi untuk menyimpan dan merawat lokomotif dan rangkaian kereta api.

Jalur 7 ← Jalur langsiran kereta api dari dan ke Depo Sarana (Lokomotif, Kereta, atau Gerbong) maupun turntable →
Jalur 6 ← Jalur parkir rangkaian kereta api →
P

Lantai peron

Jalur 5 ← Kereta Api Indonesia Kedatangan dan keberangkatan kereta api antarkota →
Jalur parkir rangkaian kereta api
Peron pulau
Jalur 4 ← Kereta Api Indonesia Kedatangan dan keberangkatan kereta api antarkota →
JS Joglosemarkerto, tujuan Tegal–Solo Balapan → (Bumiayu)
KD Kamandaka, dari dan tujuan Tegal–Semarang Tawang ↔ (Bumiayu)
Peron pulau
Jalur 3 ← Sepur lurus jalur ganda ke arah Surabaya Kota
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah selatan
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah selatan
← (Kroya) JS Joglosemarkerto, tujuan Solo Balapan–Semarang Tawang (rute memutar berlawanan arah jarum jam)
KD Kamandaka, tujuan Kroya–Cilacap
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri kedatangan KA dari arah utara
Jalur 2 Sepur lurus jalur ganda ke arah Jakarta Kota →
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah utara
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah utara
JS Joglosemarkerto, tujuan Tegal–Solo Balapan (rute memutar searah jarum jam) → (Bumiayu)
KD Kamandaka, tujuan Tegal–Semarang Tawang
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah selatan
Jalur 1 ← Kereta Api Indonesia Kedatangan dan keberangkatan kereta api antarkota →
↔ Sepur lurus jalur tunggal ke arah Wonosobo (non aktif)
Peron sisi
G Bangunan utama stasiun

Stasiun ini terakhir mendapatkan renovasi total dua kali. Yang pertama adalah pembangunan ruang tunggu baru di sisi timur stasiun, yang dibangun sekitar tahun 2020.[15] Yang kedua adalah menambah jembatan penyeberangan orang dengan panjang 36 meter (118 ft) lebar 6 meter (20 ft), serta memiliki kapasitas hingga 100 orang penumpang, yang dilengkapi lift difabel serta fasilitas pengenalan wajah. Selain itu, di sisi selatan stasiun juga telah dibangun bangunan khusus loket dengan memanfaatkan salah satu bekas rumah dinas. Renovasi total ini diresmikan oleh Direktur Utama PT KAI saat itu, Didiek Hartantyo, pada 27 Desember 2023.[16][17]

Ciri khas

Ciri khas yang dimiliki stasiun ini adalah diperdengarkannya lagu "Di Tepinya Sungai Serayu" dalam format keroncong karya R. Soetedja Poerwodibroto sebagai bel penanda kedatangan dan keberangkatan kereta api penumpang di seluruh stasiun besar Daerah Operasi V Purwokerto, kecuali Stasiun Kutoarjo.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 11 Maret 2026.[18]

Penumpang

Antarkota

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Purwojaya Eksekutif Gambir Cilacap Via Cirebon—Purwokerto
Taksaka Luxury Yogyakarta
Eksekutif
Argo Lawu Luxury Solo Balapan
Eksekutif
Argo Dwipangga Luxury
Eksekutif
Manahan Eksekutif
Argo Semeru Compartment Suite Surabaya Gubeng
Eksekutif
Bima Compartment Suite
Eksekutif
Gajayana Luxury Malang
Eksekutif
Gajayana Tambahan Priority
Eksekutif
Campuran
Baturraden Ekspres Eksekutif Purwokerto Bandung Via Kroya—Tasikmalaya

Dihentikan sementara.

Ekonomi Premium
Cakrabuana Eksekutif Gambir Via Cirebon
Ekonomi
Malioboro Ekspres Eksekutif Malang Via Yogyakarta—Blitar
Ekonomi
Kertanegara Eksekutif
Ekonomi
Logawa Eksekutif Ketapang Via Lempuyangan—Surabaya Gubeng
Ekonomi Premium
Kutojaya Utara Eksekutif Pasar Senen Kutoarjo Via Cirebon Prujakan—Purwokerto

Dijalankan pada hari tertentu


Ekonomi
Sawunggalih Eksekutif Via Cirebon—Purwokerto
Ekonomi Premium
Fajar dan Senja Utama Yogyakarta Eksekutif Yogyakarta
Ekonomi Premium
Bogowonto Eksekutif Lempuyangan Via Cirebon Prujakan—Purwokerto
Ekonomi
Gajahwong Eksekutif
Ekonomi Premium
Fajar dan Senja Utama Solo Eksekutif Solo Balapan Via Cirebon—Purwokerto
Ekonomi
Mataram Eksekutif
Ekonomi
Batavia Eksekutif Gambir
Ekonomi
Madiun Jaya Eksekutif Pasar Senen Madiun Via Cirebon—Purwokerto
Ekonomi Premium
Bangunkarta Eksekutif Jombang
Ekonomi
Ranggajati Eksekutif Cirebon Jember Via Purwokerto—Surabaya Gubeng
Ekonomi
Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif Pasar Senen Surabaya Gubeng Via Cirebon Prujakan—Purwokerto
Ekonomi
Singasari Eksekutif Blitar Via Cirebon—Purwokerto
Ekonomi
Ekonomi
Serayu Ekonomi Purwokerto Pasar Senen Via Kiaracondong–Cikampek
Progo Pasar Senen Lempuyangan Via Cirebon Prujakan—Purwokerto
Bengawan Purwosari
Jaka Tingkir Solo Balapan
Jayakarta Ekonomi Premium Surabaya Gubeng Via Cirebon—Purwokerto

Aglomerasi

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
JS Joglosemarkerto Eksekutif-Ekonomi Purwokerto Solo Balapan Perjalanan searah jarum jam mulai petang hari via Tegal dan Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada malam hari.
KD Kamandaka Semarang Tawang Perjalanan menuju Semarang hanya pada jadwal pagi, sedangkan relasi sebaliknya hanya pada jadwal siang dan petang.
JS Joglosemarkerto Solo Balapan Semarang Tawang Perjalanan berlawanan arah jarum jam mulai dari pagi hari via Semarang Tawang—Tegal—Purwokerto—Yogyakarta—Solo Balapan hingga berakhir di Semarang Tawang pada petang hari.
Solo Balapan Perjalanan searah jarum jam mulai dari pagi hari via Yogyakarta—Purwokerto—Tegal—Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada petang hari.
KD Kamandaka Semarang Tawang Cilacap -

Barang

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas tengah Jawa
Angkutan semen Indocement Purwokerto Arjawinangun -
Angkutan logistik ONS Parcel Tengah Kampung Bandan Malang Via Cirebon Prujakan – Purwokerto

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Antarmoda pendukung

Jenis angkutan umum Rute Rute Titik Pemberhentian Akses terdekat dari Stasiun
Trans Jateng 40px-TransJateng_Corridor_B1_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Bukateja—Terminal Bulupitu Pasar Manis dan Pasar Pon Pintu Timur (Pasar Manis)

Pintu Barat (Pasar Pon)

Trans Banyumas 40px-TransBanyumas_Corridor_1_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Pasar Pon—Terminal Ajibarang Pasar Pon Pintu Barat
40px-TransBanyumas_Corridor_3A_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-TransBanyumas_Corridor_3B_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Kebondalem—Terminal Bulupitu

Galeri

  • Rumah sinyal (signal box) B (selatan)
    Rumah sinyal (signal box) B (selatan)
  • Stasiun Purwokerto, Depo Lokomotif, Kereta Tua, dan Pegunungan Seribu
    Stasiun Purwokerto, Depo Lokomotif, Kereta Tua, dan Pegunungan Seribu
  • Langsiran oleh lokomotif C1413 di Stasiun Purwokerto
    Langsiran oleh lokomotif C1413 di Stasiun Purwokerto
  • Stasiun Purwokerto, 1948
    Stasiun Purwokerto, 1948
  • Suasana Stasiun Purwokerto dengan KA Taksaka yang sedang berhenti
    Suasana Stasiun Purwokerto dengan KA Taksaka yang sedang berhenti
  • Tampak dalam Stasiun Purwokerto tahun 2015
    Tampak dalam Stasiun Purwokerto tahun 2015
  • Papan nama Stasiun Purwokerto versi 2020
    Papan nama Stasiun Purwokerto versi 2020
  • Bagian depan Stasiun Purwokerto tahun 2021, tampak Lobi Utama, Ruang Tunggu Baru, Parkir kendaraan, dan menara air
    Bagian depan Stasiun Purwokerto tahun 2021, tampak Lobi Utama, Ruang Tunggu Baru, Parkir kendaraan, dan menara air
  • Ruang Tunggu Baru Stasiun Purwokerto.
    Ruang Tunggu Baru Stasiun Purwokerto.
  • Bangunan loket serta akses penaikan penumpang di Stasiun Purwokerto.
    Bangunan loket serta akses penaikan penumpang di Stasiun Purwokerto.
  • Menara air peninggalan zaman penjajahan Belanda serta Masjid Jami' Al-Ikhlas di dalam kompleks stasiun.
    Menara air peninggalan zaman penjajahan Belanda serta Masjid Jami' Al-Ikhlas di dalam kompleks stasiun.
  • Fasilitas gerbang pengenalan wajah di lantai atas bangunan ruang tunggu yang baru.
    Fasilitas gerbang pengenalan wajah di lantai atas bangunan ruang tunggu yang baru.

Catatan kaki

  1. 1 2 Data penumpang harian diperoleh dari menjumlahkan angka penumpang naik dan turun, kemudian dibagi 305.[5]

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
  4. ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  5. ↑ Bahfein, Suhaela (2024-11-14). "Pasar Senen Jadi Stasiun KA Terpadat Sepanjang 2024". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2024-11-14.
  6. ↑ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor en Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)
  7. ↑ Zuhdi, Susanto (2002). Cilacap (1830-1942): bangkit dan runtuhnya suatu pelabuhan di Jawa. Jakarta: Gramedia.
  8. ↑ Suhendra. "Dibangun Zaman Belanda, Rel Kereta Banyak 'Mati' di Era Orde Baru". detikcom. Diakses tanggal 2018-04-09.
  9. ↑ "PT KAI Luncurkan Feeder Wonosobo-Stasiun Purwokerto". Merdeka.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-25. Diakses tanggal 2018-11-25.
  10. ↑ Lampiran Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal–Semarang–Salatiga–Demak–Grobogan, Kawasan Purworejo–Wonosobo–Magelang–Temanggung, Dan Kawasan Brebes–Tegal–Pemalang
  11. ↑ Putra, Permata (2023-12-25). "Stasiun Purwokerto Dilengkapi Gerbang Face Recognition, Ini Cara Registrasinya". Tribun Jateng. Purwokerto: KG Media.
  12. ↑ "PT KAI Ujicoba Rel Ganda Purwokerto-Patuguran". Tempo.co. 2009-06-23. Diakses tanggal 2019-08-08.
  13. ↑ "Presiden SBY Resmikan Jalur Ganda KA". Kompas.com. Diakses tanggal 2019-08-08.
  14. ↑ Heksantoro, Rinto. "Uji Coba Jalur Ganda, Perjalanan KA Jalur Selatan Terganggu". Detik. Semarang: Trans Media. Diakses tanggal 2019-01-31.
  15. ↑ radarbanyumas.co.id. "Ruang Tunggu Stasiun Purwokerto Sudah Jadi, Tampil Kekinian". radarbanyumas.co.id. Diakses tanggal 2025-05-13.
  16. ↑ Firmansyah, Anang. "Hore! Ada Skybridge di Stasiun Purwokerto, Begini Penampakannya". detikjateng. Diakses tanggal 2024-01-12.
  17. ↑ Media, Kompas Cyber (2023-12-27). "Semakin Padat, Akses Masuk Stasiun Purwokerto Ditambah Lewat Skybridge". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-01-12.
  18. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

[1]

Pranala luar

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Karanggandul
menuju Cirebon
Cikampek–Cirebon–Kroya
Cirebon–Kroya
Notog
menuju Kroya
Terminus Purwokerto–Wonosobo Purwokerto Timur
menuju Wonosobo
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Purwokerto Station.
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
  1. ↑ My, Info (2026-06-17). "Access by KAI Makin Canggih, Daop 5 Purwokerto Permudah Perencanaan Perjalanan Kereta Api". MYINFO. Diakses tanggal 2026-07-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan