Sabtu, 31 Oktober 2026
07:16 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Stasiun Bumiayu

Stasiun Bumiayu

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Bumiayu
Kereta Api Indonesia
KD09JS13

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_BMA.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Bumiayu_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Bumiayu, 2019
Lokasi
Koordinat 7°14′7″S 109°0′28″E / 7.23528°S 109.00778°E / -7.23528; 109.00778
Ketinggian+236,45 m
Operator
Letak
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama cukup tinggi; tidak ada peron di antara jalur 2 dan 3)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Layanan
Lintas selatan Jawa
Konstruksi
Jenis strukturBawah permukaan tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiII[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Aglomerasi Stasiun berikutnya
Prupuk Kamandaka Purwokerto
menuju Purwokerto atau Cilacap
Purwokerto
berlawanan arah jarum jam
Joglosemarkerto Prupuk
searah jarum jam
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Cetak tiket mandiri Pusat informasi Musala Toilet Ruang menyusui Wastafel Isi baterai Wi-Fi 
Diagram lintasan stasiun
ke Linggapura
Nasional 18 di Jawa Tengah
Jalan Raya
Tegal-Jeruklegi
Menara air
ke Kretek
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.2352777777778,109.00777777778,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Bumiayu&revid=30006855&groups=_ebd850c979a2844d190509001c3ea1f61b754cdb&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Bumiayu (BMA) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Dukuhturi, Bumiayu, Brebes. Stasiun yang terletak pada ketinggian +236,45 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto.

Sekitar 1 km ke arah timur dari stasiun ini terdapat Jembatan Sakalibel (Jembatan Kali Keruh) yang memiliki panjang 280 meter.[3] Jembatan ini merupakan jembatan KA terpanjang di Daop V.

Bangunan dan tata letak

250px-Bumiayu_train_station_in_central_Java%2C_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat penurunan penumpang di stasiun Bumiayu.

Awalnya, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus ditambah dua sepur badug (satu di sisi timur dan satu di sisi barat stasiun). Sejak pengoperasian penuh jalur ganda segmen Kretek–Prupuk per 1 Desember 2011[4] dengan segmen parsial pada segmen Bumiayu–Prupuk, jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 sedikit digeser dan dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Kroya saja, jalur 3 juga sedikit digeser dan dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Prupuk, dan jalur 4 ditambahkan pada sisi utara emplasemen stasiun sebagai sepur belok baru. Sepur badug di stasiun ini juga diubah sehingga menjadi ada satu di sisi barat (menyambung di jalur 4) dan satu di sisi timur (bercabang dari jalur 1).

G Bangunan utama stasiun
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah utara
Jalur 1 ← Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah selatan
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah utara
Jalur 2 ← Sepur lurus arah Surabaya Kota
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah selatan
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah selatan
← (Purwokerto) JS Joglosemarkerto, tujuan Solo Balapan–Semarang Tawang (rute memutar berlawanan arah jarum jam)
KD Kamandaka, tujuan Purwokerto/Cilacap
Jalur 3 Sepur lurus arah Jakarta Kota →
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah utara
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri kedatangan KA dari arah selatan
Jalur 4 ← Sepur belok →
JS Joglosemarkerto, tujuan Tegal–Solo Balapan (rute memutar searah jarum jam) → (Prupuk)
KD Kamandaka, tujuan Tegal–Semarang Tawang
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah utara →

Per Maret 2023 stasiun ini sudah dilengkapi kanopi sehingga para penumpang tidak lagi kepanasan ataupun kehujanan saat menunggu maupun naik turun kereta api. Peron di stasiun ini sedikit diperpanjang ke arah timur sehingga mempermudah para penumpang naik turun kereta api.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 11 Maret 2026.[5]

Antarkota

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Purwojaya Eksekutif Gambir Cilacap Via Cirebon–Purwokerto

Pemberhentian hanya untuk jadwal reguler arah Jakarta serta jadwal fakultatif arah Jakarta dan Cilacap.

Campuran
Cakrabuana Eksekutif Gambir Purwokerto Via Cirebon
Ekonomi
Sawunggalih Eksekutif Pasar Senen Kutoarjo Via Cirebon–Purwokerto

Kecuali jadwal siang dan malam arah Jakarta serta jadwal malam arah Kutoarjo.

Ekonomi Premium
Kutojaya Utara Eksekutif Via Cirebon Prujakan–Purwokerto

Dijalankan pada hari tertentu


Ekonomi
Fajar dan Senja Utama Yogyakarta Eksekutif Yogyakarta Via Cirebon–Purwokerto
Ekonomi Premium
Bogowonto Eksekutif Lempuyangan Via Cirebon Prujakan–Purwokerto
Ekonomi
Gajahwong Eksekutif
Ekonomi Premium
Mataram Eksekutif Solo Balapan Via Cirebon–Purwokerto
Ekonomi
Ranggajati Eksekutif Cirebon Jember Via Yogyakarta–Surabaya Gubeng
Ekonomi
Bangunkarta Eksekutif Pasar Senen Jombang Via Cirebon–Yogyakarta
Ekonomi
Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif Surabaya Gubeng Via Cirebon Prujakan–Lempuyangan
Ekonomi
Singasari Eksekutif Blitar Via Cirebon–Lempuyangan
Ekonomi
Ekonomi
Bengawan Ekonomi Purwosari Pasar Senen Via Cirebon Prujakan

Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Jakarta.

Jaka Tingkir Pasar Senen Solo Balapan Via Cirebon Prujakan–Purwokerto

Aglomerasi

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
JS Joglosemarkerto Eksekutif-Ekonomi Solo Balapan Semarang Tawang Perjalanan berlawanan arah jarum jam mulai dari pagi hari via Tegal–Purwokerto–Yogyakarta– Solo Balapan hingga berakhir di Semarang Tawang pada petang hari.
Solo Balapan Perjalanan searah jarum jam mulai dari pagi hari via Yogyakarta–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada petang hari.
Purwokerto Perjalanan searah jarum jam mulai petang hari via Tegal dan Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada malam hari.
KD Kamandaka Semarang Tawang Purwokerto Perjalanan KA menuju Purwokerto hanya pada jadwal siang dan petang, sedangkan relasi sebaliknya hanya pada jadwal pagi.
Cilacap Perjalanan KA menuju Cilacap hanya pada jadwal pagi, sedangkan relasi sebaliknya hanya pada jadwal siang.

Insiden

  • Pada tanggal 6 Maret 2009 pukul 12.30, dua gerbong kereta api pengangkut BBM anjlok sekitar 300 meter dari Stasiun Bumiayu.[6] Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.[7]
  • Pada tanggal 11 Januari 2021 sekitar pukul 21.30 WIB, Jembatan Kali Glagah lama peninggalan kolonial yang terletak di petak Bumiayu–Linggapura ambruk karena diterjang banjir. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi akibatnya selama beberapa hari kereta yang melewati petak tersebut sempat dialihkan ke lintas selatan Jawa melalui Bandung dan jalur utara melalui Semarang. Barulah keesokan harinya, jalur KA di petak tersebut dinyatakan sudah bisa dilewati, tetapi untuk sementara hanya satu jalur saja yang bisa digunakan.[8][9] Akhirnya per 15 April 2023, pembangunan jembatan baru sebagai pengganti jembatan lama tersebut rampung dikerjakan sehingga perjalanan kereta api di petak tersebut kembali normal.
  • Pada tanggal 6 April 2026 sekitar pukul 14.15, terjadi anjlokan KA 161 Bangunkarta di wesel barat Stasiun Bumiayu yang jaraknya sekitar 500 atau 600 meter dari Stasiun Bumiayu. Dan peristiwa tersebut menyebabkan tiga kereta keluar dari rel dan menggangu perjalan kereta maupun dari hulu atau hilir, bahkan terdapat rel yang patah akibat peristiwa ini.[10]

Galeri

  • Sisi barat Stasiun Bumiayu
    Sisi barat Stasiun Bumiayu
  • Jalur 1 Stasiun Bumiayu (diambil dari KA Bengawan)
    Jalur 1 Stasiun Bumiayu (diambil dari KA Bengawan)
  • Papan nama utama Stasiun Bumiayu
    Papan nama utama Stasiun Bumiayu
  • Pegunungan Seribu yang terletak di sebelah timur Stasiun Bumiayu
    Pegunungan Seribu yang terletak di sebelah timur Stasiun Bumiayu
  • Panorama Pegunungan Seribu dari Stasiun Bumiayu
    Panorama Pegunungan Seribu dari Stasiun Bumiayu
  • Pegunungan Seribu setelah melewati Stasiun Bumiayu ke arah Stasiun Purwokerto
    Pegunungan Seribu setelah melewati Stasiun Bumiayu ke arah Stasiun Purwokerto
  • Suasana pada emplasemen Stasiun Bumiayu pada Oktober 2023
    Suasana pada emplasemen Stasiun Bumiayu pada Oktober 2023
  • Tuas wesel zaman dahulu di sisi stasiun
    Tuas wesel zaman dahulu di sisi stasiun
  • Pemandangan pegunungan di sisi selatan stasiun
    Pemandangan pegunungan di sisi selatan stasiun

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ "Pengoperasian Jalur Ganda Prupuk-Bumiayu Molor". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-08-08.
  4. ↑ "Jalur ganda KA Purwokerto-Prupuk pangkas 15 menit perjalanan – BanyumasNews.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-08-08. Diakses tanggal 2019-08-08.
  5. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  6. ↑ antaranews.com. Suryanto (ed.). "KA BBM Anjlok di Stasiun Bumiayu". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-01-31.
  7. ↑ Liputan6.com. "KA BBM Anjlok di Stasiun Bumiayu". Liputan6.com. Diakses tanggal 2018-05-25.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  8. ↑ Setiadi, Tresno. Khairina (ed.). "Jembatan Rel KA Surabaya-Jakarta di Brebes Putus Diterjang Arus Sungai". Kompas.com. Semarang: KG Media. Diakses tanggal 2021-01-16.
  9. ↑ Fadli, Ardiansyah. Alexander, Hilda B (ed.). "Penyangga jembatan kereta api ambruk, KAI gunakan jalur tunggal". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  10. ↑ "anjlokan KA 161 Bangunkarta di Stasiun Bumiayu 6 April 2026". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-4-6.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=

Pranala luar

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Linggapura
menuju Cirebon
Cikampek–Cirebon–Kroya
Cirebon–Kroya
Kretek
menuju Kroya
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Tengah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan