Sabtu, 07 November 2026
17:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sepur badug

Sepur badug

Bagikan:
Sepur badug di Stasiun Bogor Paledang.
Sepur badug di Stasiun Bogor Paledang.

Sepur badug, atau peralatannya disebut badug atau rel buntu dalam istilah khusus perkeretaapian, adalah alat untuk mencegah sarana perkeretaapian keluar dari ujung rel. Desain badug bergantung, sebagian, pada jenis alat perangkai yang digunakan pada kereta api, karena ujung alat perangkai adalah bagian pertama dari kendaraan yang menyentuh badug. Bahasa Inggrisnya, "buffer stop" untuk menyebut badug, berasal dari Inggris, karena rel kereta api di Inggris pada prinsipnya menggunakan buffer (boper) untuk menyambung antarrangkaian.

Jenis

250px-YborStreetcarBumperAug2008.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sepur badug

Terdapat berbagai jenis badug yang telah dikembangkan, bergantung pada jenis alat perangkai yang digunakan atau tujuan penggunaan sarana.

  • Badug dengan anticlimber. Penting dalam pengoperasian kereta api penumpang cepat, karena anticlimber mencegah "efek teleskopik" dari gerbong kereta ketika terjadi tabrakan berhadapan.
  • Badug untuk alat perangkai AAR
  • Badug dengan penyangga di kedua sisinya
  • Badug hidraulis
  • Badug beton dengan pasir

Jika ada sedikit ruang tambahan di belakang blok badug, biasanya ada pasir atau ballast drag yang dirancang untuk mencegah kereta terpeleset setelah anjlok atau mengalami masalah rem seperti rem blong.

Penyerapan energi

Karena massanya besar, kereta api melepaskan sejumlah besar energi kinetik saat tabrakan dengan badug. Badug yang keras hanya bisa mengatasi pengaruh gaya dan kecepatan yang sangat rendah dengan aman (yakni dalam posisi hampir stasioner). Untuk meningkatkan kinerja penghentian sarana, diperlukan kompresi atau gesekan dalam melepas energi. Saat ini telah dikembangkan badug yang mampu menyerap energi besar.[butuh rujukan]

Pengganjal roda

Pengganjal roda digunakan untuk menghentikan pergerakan kereta yang lambat apabila kemiringan jalan relnya agak menurun.[butuh rujukan]

Kecelakaan

Pada tanggal 29 Agustus 2015, lokomotif CC206 15 07 yang sudah diberi plat nomor menabrak sepur badug dan sebuah warung di dekat Balai Yasa Yogyakarta, karena gagal uji rem. Manager corporate communication Daop 6 Jogja, Gatut Sutiyatmoko, meyakini bahwa kejadian tersebut murni disebabkan oleh kegagalan rem. Saat itu Balai Yasa bekerja sama dengan GE Transportation untuk mengujicobakan lokomotif CC206.[1]

Referensi

Pranala luar

Prasarana perkeretaapian
Jalur rel
Struktur jalan rel
Persinyalan dan keselamatan
Bangunan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan