Kamis, 22 Oktober 2026
06:54 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Stasiun Wonosobo

Stasiun Wonosobo

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Wonosobo
Wonosobo+772 m
330px-Stasiun_Wonosobo_2024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan Stasiun Wonosobo, 2024
Lokasi
Koordinat 7°21′36″S 109°53′54″E / 7.3601007°S 109.8984584°E / -7.3601007; 109.8984584
Ketinggian+772 m
Operator
Letak
km 119+229 lintas Maos–Purwokerto Timur–Banjarnegara–Wonosobo[1]
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka7 Juni 1917
Ditutup1978;48 tahun lalu (1978)
Diagram lintasan stasiun
ke Penawangan
arah Purwokerto Timur
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.3601007,109.8984584,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Wonosobo&revid=29522248&groups=_7816301614f5a46c3c3cc53ab40d9ee951e0cd4d&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Wonosobo (WS) merupakan stasiun kereta api nonaktif kelas III/kecil yang terletak di Jalan Raden Kolonel Karjono, Wonosobo, Wonosobo. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling timur di Wilayah Penjagaan Aset V Purwokerto lintas Purwokerto–Wonosobo. Dibuka 1917, stasiun ini merupakan terminus untuk jalur kereta api Purwokerto–Wonosobo. Posisi stasiun ini sangat strategis karena berada di sebelah barat daya Alun-alun Kota Wonosobo.

Stasiun Wonosobo dahulu merupakan titik akhir perjalanan kereta api di lembah Sungai Serayu yang dioperasikan oleh Serajoedal Stoomtram Maatschappij yang mengoperasikan jalur kereta api Purwokerto-Wonosobo.

Stasiun ini dahulu mempunyai gudang penyimpanan barang, depo lokomotif, serta 4 jalur kereta api. Sayangnya stasiun dan jalur ini hanya bisa bertahan hingga tahun 1978 karena prasarana yang sudah rusak. Walaupun sudah tak aktif, aset stasiun ini masih dikuasai oleh PT Kereta Api Indonesia. Saat ini stasiun ini dimanfaatkan sebagai kios. Bangunan stasiun yang terdiri atas ruang tunggu, loket, dan kendali persinyalan, masih utuh.[3]

Reaktivasi

Berdasarkan Lampiran Perpres No. 79 tahun 2019, jalur kereta api ini direncanakan akan diaktifkan kembali guna mendukung pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan konektivitas antar kawasan melalui pengembangan angkutan massa yang mudah dan cepat.[4] Pada tanggal 5 April 2018, KAI memulai survei prareaktivasi untuk mengecek kondisi jalur dan stasiun yang masih tersisa.[5]

Galeri

  • Emplasemen stasiun saat masih aktif
    Emplasemen stasiun saat masih aktif
  • Bangunan stasiun, dipotret dari peron
    Bangunan stasiun, dipotret dari peron

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ "Kini Telah Mati, Ini Kisah Nostalgia Stasiun Kereta Api Wonosobo". merdeka.com. 2022-02-26. Diakses tanggal 2024-07-18.
  4. ↑ Lampiran Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal – Semarang – Salatiga – Demak – Grobogan, Kawasan Purworejo – Wonosobo – Magelang – Temanggung, Dan Kawasan Brebes – Tegal – Pemalang
  5. ↑ Newswire (2018-04-05). "Kereta Api Indonesia Survei Bersama Jalur Purwokerto-Wonosobo". Bisnis.com. Diakses tanggal 2024-07-18.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Penawangan
menuju Purwokerto
Purwokerto–Wonosobo Terminus


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Tengah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan