Sabtu, 26 September 2026
11:02 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Stasiun Garut

Stasiun Garut

stasiun kereta api di Indonesia

Artikel ini bukan mengenai Stasiun Garum.
Stasiun Garut
Kereta Api Indonesia
C32

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_GRT.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Stasiun_Garut_Baru_2023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan stasiun Garut, tahun 2023
Lokasi
Koordinat 7°12′55″S 107°54′5″E / 7.21528°S 107.90139°E / -7.21528; 107.90139
Ketinggian+717 m
Operator
Letak
km 19+324 lintas Cibatu–Cikajang[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama tinggi)
Jumlah jalur3 (jalur 1: sepur lurus)
LayananLintas selatan Jawa: Cikuray dan Papandayan
Lokal: Commuter Line Garut
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Akses difabelAda
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka14 Agustus 1889;137 tahun lalu (1889-08-14)
Ditutup1983
Dibangun kembali1947
2019–2020
Tanggal penting
Dibuka kembali24 Maret 2022;4 tahun lalu (2022-03-24)
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail KAI Commuter Stasiun berikutnya
Wanaraja Commuter Line Garut Terminus
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Tempat naik/turun Tangga naik/turun Jalur difabel Pemesanan langsung di loket Mesin tiket Layanan pelanggan Pusat informasi Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu VIP Musala Toilet Ruang menyusui Pos kesehatan Galeri ATM Isi baterai Air minum Pertokoan/area komersial 
Jenis persinyalan
  • * Tebeng Krian (s.d. 1983)
Diagram lintasan stasiun
ke Wanaraja
Jembatan Darekdok
Jl. Mandalagiri
Bangunan lama
Eks gudang angkutan barang
Bangunan baru
Jl. Pramuka
ke Pamoyanan
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.2152777777778,107.90138888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Garut&revid=29509613&groups=_f3a707c4d89a2156243ef5f4250a25af5a867b0f&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Garut (GRT) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Pakuwon, Garut Kota, Garut. Stasiun yang terletak pada ketinggian +717 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung dengan jarak 19 km sebelah selatan dari Cibatu. Stasiun ini berada tidak jauh dari alun-alun dan pusat pemerintahan Kabupaten Garut.

Stasiun ini dahulu merupakan stasiun utama di Garut, melayani pengangkutan penumpang dan komoditas. Sebagai bagian dari jalur percabangan Cibatu–Cikajang, stasiun ini dibangun untuk menghubungkan jalur percabangan Bogor–Padalarang–Kasugihan dengan pusat pemerintahan tersebut. Dalam perkembangannya, jalur ini kemudian diperpanjang ke Cikajang.

Berkaitan dengan minat masyarakat Garut terhadap moda kereta api, Stasiun Garut yang sempat nonaktif sejak tahun 1983 kemudian dihidupkan lagi sebagai bagian dari program reaktivasi perkeretaapian yang dicanangkan oleh Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian BTP Jawa Bagian Barat (sekarang BTP Bandung).

Ke arah timur stasiun terdapat tetenger sinyal krian yang dahulu digunakan untuk mengendalikan perjalanan kereta api. Setelah reaktivasi, persinyalan ini dianggap usang dan digantikan dengan persinyalan Siemens & Halske semiotomatis.[3]

Sejarah

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Station_van_de_Staatsspoorwegen_op_Java%2C_vermoedelijk_te_Garoet%2C_ObjectNumber_60009145.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bangunan Stasiun Garut generasi pertama

Stasiun Garut dibangun bersamaan dengan pembangunan lintas Cibatu–Garut. Karena pusat pemerintahan Kabupaten Garut agak jauh dari stasiun utama di kabupaten ini, maka dibangunlah jalur kereta api dari Stasiun Cibatu sebagai lintas cabang. Jalur ini dibuka bersamaan dengan jalur dari Cicalengka pada tanggal 14 Agustus 1889.[4]

Jalur ini dibuka setelah melalui pekerjaan yang cukup intensif selama dua tahun. Pembukaan jalur sepanjang 51 km ini dilakukan oleh Gubernur Jenderal Pijnacker Hordijk yang didampingi istri di Stasiun Garut.

Bangunan asli stasiun ini hancur akibat perang dan diserang oleh tentara Belanda.[5] Pada 1947, gabungan perusahaan kereta api Belanda, Staatsspoorwegen Verenigd Spoowegbedjrif (SS/VS), membangun ulang bangunan stasiun. Rancangan bangunan meniru Stasiun Karawang yang dibangun pada 1930.[6][7]

Dahulu, saat masih aktif hingga tahun 1980-an, stasiun ini selalu ramai dikunjungi oleh pengguna jasa angkutan yang hendak bepergian dengan kereta api hingga akhirnya ditutup pada tahun 1983 karena sarana yang sudah tua dan kalah bersaing dengan mobil pribadi maupun angkutan umum. Di samping itu, PJKA sering mengalami kerugian akibat ulah penumpang yang tidak membeli tiket.[8]

Selama masa-masa nonaktifnya, stasiun ini sempat dijadikan kantor sekretariat MPC Pemuda Pancasila Garut[9] dan emplasemennya berubah menjadi pasar.

Reaktivasi

250px-Passengers_of_Garut_Regional_Train_in_Garut_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan bangunan baru Stasiun Garut pada 2022
250px-Garut_Cibatuan_arrived_in_Garut_Station%2C_wide_light.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dalam, peron, dan kanopi Stasiun Garut pasca reaktivasi. Tampak kereta api lokal Garut Cibatuan berhenti di jalur 1 Stasiun Garut.

Sehubungan dengan reaktivasi jalur kereta api Cibatu–Garut, stasiun ini menjalani serangkaian renovasi. Seluruh bangunan yang berdiri di atas lahan PT KAI harus dibongkar. Bangunan yang terletak di sekitar rumah dinas peninggalan Staatsspoorwegen serta bangunan stasiun telah rata dengan tanah.[10]

Pada awalnya, peresmian jalur KA Cibatu–Garut direncanakan pada akhir Februari atau paling lambat awal Maret 2020, menunggu perizinan dari Kementerian Perhubungan. KAI sudah merencanakan pengoperasian kereta api lokal Garut Cibatuan yang jadwalnya sudah dibuat bersamaan dengan pengoperasian grafik perjalanan kereta api 2019 dan berstatus sebagai angkutan lokal perintis. Kereta api tersebut rencananya digratiskan selama masa uji coba.[11][12] Namun, Pandemi Covid-19 menyebabkan peresmian stasiun dan jalur kereta api Cibatu–Garut ditunda.[13] Akhirnya, stasiun ini resmi dibuka bersamaan dengan peresmian reaktivasi pada 24 Maret 2022.[14]

Bangunan dan tata letak

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus.

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail C32 120px-PapanNamaStasiunKomuter_GRT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
G Bangunan utama stasiun
P

Lantai peron

Peron sisi
Jalur 1 ↔ Sepur lurus
Kereta Api Indonesia Kedatangan dan keberangkatan kereta api antarkota
↔ (Wanaraja)      Commuter Line Garut, dari dan tujuan Purwakarta atau Padalarang
Peron pulau
Jalur 2 ↔ Kereta Api Indonesia Kedatangan dan keberangkatan kereta api antarkota
↔ (Wanaraja)      Commuter Line Garut, dari dan tujuan Purwakarta atau Padalarang
Peron pulau
Jalur 3 ↔ Sepur belok untuk langsiran lokomotif dan parkir rangkaian kereta api

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 11 Juni 2026.[15]

Antarkota

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Kelas campuran
Papandayan Panoramic Garut Gambir Via Bandung–Purwakarta
Eksekutif
Ekonomi Premium
Kelas ekonomi
Cikuray Ekonomi Garut Pasar Senen Via Bandung–Cikampek

Lokal (Commuter Line)

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
G Commuter Line Garut Garut Purwakarta Perjalanan menuju Purwakarta hanya pada siang hari, sedangkan sebaliknya pada pagi dan malam hari.
Padalarang Perjalanan searah hanya pada pagi hari.

Galeri

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Stasiun Garut.
  • Bangunan asli Stasiun Garut yang hancur pada tahun 1947
    Bangunan asli Stasiun Garut yang hancur pada tahun 1947
  • Stasiun Garut pada 2021
    Stasiun Garut pada 2021
  • Tampak depan bangunan lama stasiun Garut, tahun 2022
    Tampak depan bangunan lama stasiun Garut, tahun 2022
  • Bangunan lama stasiun Garut dilihat dari sisi peron, 2022
    Bangunan lama stasiun Garut dilihat dari sisi peron, 2022

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Liputan6.com (2019-07-31). "Mengenal Sistem Persinyalan Kereta Api Tempo Dulu". liputan6.com. Diakses tanggal 2022-03-23.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  4. ↑ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)
  5. ↑ Nasution, A.H. (1978). Sekitar perang kemerdekaan Indonesia. Vol. 5. Bandung: Dinas Sejarah TNI-AD dan Angkasa.
  6. ↑ Hermawan, Iwan (2022-12-31). "Jalur Garut - Cikajang: Pengembangan Perkeretaapian di Selatan Jawa Barat Masa Kolonial". PANALUNGTIK. 5 (1): 34–45. doi:10.55981/panalungtik.2022.56. ISSN 2621-928X.
  7. ↑ Bolle, A.G.A. (1949). Hij Rijdt Weer! Een Spoorwegtriomf in Indonesie [Dia Berjalan Kembali] (dalam bahasa Belanda). Diterjemahkan oleh Ninar, Bagus (Edisi 1st).
  8. ↑ Putra, Bayu. "Menanti Tuntasnya Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut-Cikajang". JawaPos.com. Diakses tanggal 2019-08-21.
  9. ↑ "Rel Si Gombar Pun 'Terkubur' Dana Desa". detikx. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-03. Diakses tanggal 2020-02-03.
  10. ↑ Feri Purnama (11 Mei 2019). Nusarina Yuliastuti (ed.). "Bangunan terdampak reaktivasi jalur kereta di Garut Kota dibongkar". Antara News. Diakses tanggal 3 Februari 2020.
  11. ↑ Adji, Bayu (19 Februari 2020). "Awal Maret, Kereta Api Cibatu-Garut Gratis". Republika.co.id. Diakses tanggal 19 Februari 2020.
  12. ↑ Gita Pratiwi (ed.). "PT KAI Daop 2 Optimistis Kereta Api Jurusan Cibatu-Garut Beroperasi Februari 2020 - Pikiran-Rakyat.com". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2020-02-03.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |autor= diabaikan (|author= disarankan)
  13. ↑ Supriadin, Jayadi (2020-10-14). "Operasional Jalur Kereta Api Legendaris Garut Tertunda Pandemi Covid-19". Liputan 6. Bandung: Surya Citra Media. Diakses tanggal 2021-05-31.
  14. ↑ Syahril Ramadhan, Ari (2022-03-23). "Budi Karya dan Erick Thohir Bakal Hadiri Peresmian Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut-Cibatu Kamis Besok". Suara Jabar. Bandung: Arkadia Digital Media. Diakses tanggal 2022-03-24.
  15. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Wanaraja
menuju Cibatu
Cibatu–Cikajang Pamoyanan
menuju Cikajang
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Barat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan