Sabtu, 26 September 2026
21:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
KRL Prajayana

KRL Prajayana

jalur kereta api di Indonesia

Artikel ini bukan mengenai Kereta api Gajayana.
330px-KRL-I_Ciliwung_berangkat_dari_MRI_-_5431265848.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KRL Ciliwung
250px-Stasiun_Manggarai%2C_2009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Naik turun penumpang KRL Ciliwung Blue Line di Manggarai, 2009

Kereta rel Listrik Prajayana, atau disebut juga KRL Ciliwung Blue Line, merupakan layanan kereta rel listrik kelas ekonomi AC yang pernah dioperasikan PT KAI dan PT INKA. Sebagai KRL anak bangsa Divisi Jabotabek dan kemudian oleh KAI Commuter Jabodetabek dioperasikan sebagai KRL khusus emergency. Layanan ini diresmikan oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal pada 30 November 2007.[1] Layanan ini dioperasikan menggunakan KRL-I yang dapat mengangkut 400 penumpang.[2] Lin ini mengitari pusat kota Jakarta secara searah jarum jam, yaitu dari Manggarai ke Tanah Abang, Kampung Bandan, Pasar Senen dan Jatinegara dan tiba kembali di Manggarai. KRL berhenti di setiap stasiun kecuali stasiun Rajawali, Gang Sentiong, Pondok Jati dan Mampang.[1]

Pada tanggal 1 Desember 2012, layanan ini digantikan oleh Lin Lingkar (Jatinegara-Bogor).[3] Armada yang digunakan oleh layanan ini berpindah tugas menjadi KRL Eject Kampung-Bandan Bawah - Jakarta Kota (bagian dari Lin Tanjung Priok).

Referensi

  1. 1 2 "Kereta Ciliwung Blue Line Diluncurkan". Liputan6.com. 2007-11-30. Diakses tanggal 2021-09-28.
  2. ↑ "Sepinya KRL Ciliwung Blue Line, Ngaret Pula". detikcom. 2007-12-03. Diakses tanggal 2021-09-28.
  3. ↑ "Jika Tak Hujan, Jadwal KRL Jabodetabek Normal". Liputan6.com. 2011-11-25. Diakses tanggal 2021-09-28.


Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
  • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
Kereta api antarkota
Eksekutif
Campuran
Eksekutif dan Bisnis
Eksekutif dan Ekonomi
Ekonomi
Susunan kursi 2–2
Susunan kursi 3–2
120px-CC_206_13_24_%2B_KA_Sri_Tanjung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api lokal
Ekonomi lokal
KA perintis dan
bus rel
LRT
KA bandara dan
pengumpan KAI
Layanan lain dan topik terkait
Kereta wisata
Rencana beroperasi
Pengganti KA
  • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
  • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
Topik terkait
Tidak beroperasi
  • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
  • Miring: KA tambahan/fakultatif.
  • Garis bawah: KA aglomerasi.
  • Dimutakhirkan 1 Mei 2026.
Armada
KRL non-AC,
tak beroperasi
KRL AC impor dari
Jepang dan buatan PT INKA, tak beroperasi
Tokyo Metropolitan Government (Toei)
JR East
Toyo Rapid Railway
Tokyo Metro
PT INKA
Tokyu Corporation
KRL AC impor
dari Jepang, Tiongkok dan buatan PT INKA
Tokyo Metro
JR East
PT INKA
CRRC
Non-KRL
120px-Logo_KAI_Commuter.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Layanan yang beroperasi (Commuter Line ...)
Kereta api bandara****
Kereta api komuter*
Kereta api lokal***
Layanan yang tidak beroperasi**
Topik terkait
*)Tidak pernah dioperasikan KAI Commuter secara langsung, namun pernah beroperasi di layanan-layanan yang kemudian diambil alih KAI Commuter di Jabodetabek, Bandung, Yogya-Solo, dan Surabaya

*dioperasikan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (hingga 20 September 2017) dan PT Kereta Commuter Indonesia (hingga saat ini)
**dioperasikan oleh PT Kereta Api Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek (hingga 15 September 2008) & PT KA Commuter Jabodetabek (hingga 2 Juli 2011)
***operasional dialihkan dari swakelola perusahaan induk karena berfokus pada layanan antarkota dan aglomerasi.
****operasional dialihkan dari KAI Bandara


Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan