Sabtu, 26 September 2026
04:07 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Awug awug

Awug awug

Ada usul agar artikel ini digabungkan dengan Dodongkal. (Diskusikan)
Infotaula de menjarAwug awug
250px-Awug-awug-%EA%A6%84%EA%A6%AE%EA%A6%B8%EA%A6%92%EA%A7%80%EA%A6%84%EA%A6%AE%EA%A6%B8%EA%A6%92%EA%A7%80.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asal
WilayahJawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta
Negara asalIndonesia
Rincian
Bahan utamatepung beras ketan, parutan kelapa, gula Jawa.

Awug awug adalah penganan kukus terbuat dari adonan tepung beras ketan, kelapa parut, dan gula merah, dibungkus dengan daun pisang.[1]

Awug-awug (atau awuk-awuk) merupakan penganan tradisional khas masyarakat Jawa. Penganan ini terdokumentasi dalam (Serat Centhini II: 157-8) yang diterbitkan pada abad ke-18M.[2][3][4][5][6]

Jenis

Awug-awug memiliki dua jenis pembuatan, yakini: Awug-awug yang dibungkus daun pisang (tanpa pewarna) dengan isian gula merah, dan awug-awug yang dibentuk kotak dengan pewarna merah-putih dan menggunakan gula pasir. Keduanya menggunakan tepung beras ketan, kelapa parut, dan vanili. Perbedaannya awug-awug jenis yang pertama menggunakan gula Jawa, tanpa pewarna makanan dan dibungkus daun pisang, sedangkan awug-awug jenis kedua menggunakan gula pasir, dibentuk kotak atau bundar, dan menggunakan pewarna makanan (umumnya merah atau hijau)

Pembuatan

Campurkan tepung beras, kelapa parut, dan Vanili bubuk (kecuali gula Jawa), aduk adonan menggunakan sendok lalu menggunakan tangan sampai bahan tercampur rata dan tidak bergerindil. Setelah adonan sudah jadi, masukan satu sendok adonan awug-awug kedalam daun pisang, lalu masukan irisan gula Jawa kedalam adonan tersebut. Kemudian tutup bungkus daun pisang menggunakan biting. Setelah itu dikukus.[7]

Lihat pula

Wikibooks memiliki buku di:

Referensi

  1. ↑ "Awuk awuk". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Diakses tanggal 29 Januari 2024.
  2. ↑ Ricklefs, M. C.,. ""Centhini, Serat", in: Encyclopaedia of Islam". referenceworks.brillonline.com. Encyclopedia of Islam. Diakses tanggal 29 Januari 2024.{{cite web}}: no-break space karakter dalam |title= pada posisi 23Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  3. ↑ Astrid Wangsagirindra Pudjastawa. "Javanese Food Traditions and Habits in the Colonial Period". academia.edu. Academia.{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  4. ↑ S. Wahjudi Pantja Sunjata, Kuliner Jawa dalam Serat Centhini. Yogyakartara Balai Pelestarian Nilai Budaya, 2014
  5. ↑ D. Dwiyanto, Ensiklopedi Serat Centhini. Yogyakara: Panji Pustaka, 2008
  6. ↑ S. Marsono, Timbul Haryono, Daru Winarti, Makanan Tradisional dalam Serat Centhini, Yogyakarta Pusat Kajian Makanan Tradisional UGM, 1998.
  7. ↑ Mutci Intan Sari. "Resep dan Cara Membuat Kue Awug-awug". resepedia.id. Resepedia.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan