Minggu, 25 Oktober 2026
13:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Stasiun Pasar Senen

Stasiun Pasar Senen

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Pasar Seni.
Untuk kegunaan lain, lihat PSE.
Stasiun Pasar Senen
Kereta Api Indonesia KAI Commuter
C04

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_PSE.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Pasar_Senen_Station_facade.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan Stasiun Pasar Senen, 2020
Lokasi
Koordinat 6°10′25.00″S 106°50′39.01″E / 6.1736111°S 106.8441694°E / -6.1736111; 106.8441694
Ketinggian+4,7 m
Operator
Otoritas transportasiDirektorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (hanya untuk layanan kereta api komuter Commuter Line)
Letak
km 6+145 lintas Jakarta—Jatinegara—Cikampek[1]
Jumlah peronEmpat peron sisi
Jumlah jalur6 (jalur 3 dan 4: sepur lurus)
Layanan
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Fasilitas sepedaYa
Akses difabelYa
ArsitekJ. van Gendt
Gaya arsitekturHindia Baru
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka31 Maret 1887 (generasi pertama)
Dibangun kembali19 Maret 1925 (generasi kedua)
Nama sebelumnyaStation Passar-Senen
Penumpang
202421.904/hari(KAI[a])
Peringkat1
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail KAI Commuter Stasiun berikutnya
Kemayoran Commuter Line Cikarang Gang Sentiong
Perjalanan satu arah
menuju Bekasi atau Cikarang tidak berhenti di sini
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Antarkota Stasiun berikutnya
Jatinegara Lintas Utara Jawa Terminus
Jatinegara Lintas Selatan Jawa
Layanan penghubung
Halte sebelumnya 20px-JakIcon_BusBRT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Transjakarta Halte berikutnya
Galur Koridor 2 Kwitang
Perjalanan satu arah
Galur
Perjalanan satu arah
Senen Raya
Galur Koridor 2
05.00–22.00
Kwitang
menuju Rawa Buaya
Galur Koridor 7
05.00–09.00 dan 15.00–21.00
Kwitang
menuju Juanda
Senen Raya
Terminus
Koridor 14 Tanah Tinggi
Lapangan Banteng
menuju Ancol
Koridor 5
transfer di Jaga Jakarta
Pal Putih
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Parkir sepeda Jalur difabel Gedung parkir Tangga naik/turun Eskalator Layanan pelanggan Musala Toilet Mesin tiket Cetak tiket mandiri Pemesanan langsung di loket Ruang/area tunggu VIP Ruang menyusui Pos kesehatan Tempat bermain anak Area merokok Tempat naik/turun Wastafel Pertokoan/area komersial Penitipan barang Troli Isi baterai Galeri ATM Restoran Wi-Fi Sistem pengenalan wajah Ruang kerja bersama Air minum Pengering payung/payung gratis 
Jenis persinyalan
  • Elektrik tipe Solid State Interlocking[3]
JenisBangunan
KriteriaProvinsi
Ditetapkan29 Maret 1993
No. referensiCB.6060.20150709.00011
Nomor SK475/1993
Diagram lintasan stasiun
ke Kemayoran
Jl. Kepu Selatan
Jl. Letjen.
Suprapto
Ke Gg. Sentiong
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.1736111111111,106.84416944444,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Pasar_Senen&revid=30028827&groups=_299f1bf3222c401cee3bacb98b069a4aba78eebd&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Pasar Senen (PSE) (juga disebut sebagai Stasiun Senen atau Jakarta Pasar Senen) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Senen, Senen, Jakarta Pusat, tepatnya di wilayah ramai dekat Gelanggang Remaja Jakarta Pusat dan pusat perbelanjaan Pasar Senen; termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi I Jakarta serta KAI Commuter pada ketinggian +4,7 m dan salah satu dari lima stasiun utama di Provinsi DKI Jakarta. Stasiun kereta api utama lainnya adalah Stasiun Gambir yang difokuskan pada kereta api antarkota kelas eksekutif dan sebagian kecil kelas campuran. Stasiun ini berdiri di atas lahan seluas 2 ha (4,9 ekar) dan berjarak 6 km arah selatan dari Jakarta Kota.[4]

Stasiun Pasar Senen melayani kereta api antarkota kelas campuran serta ekonomi menghubungkan DKI Jakarta[b] dengan Jawa Barat[c], Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan kereta api komuter Commuter Line. Bangunan stasiun yang sekarang ini dibangun pada tahun 1916 dan diresmikan pada tanggal 19 Maret 1925.

Berdasarkan jumlah penumpang kereta api antarkota yang dirilis PT Kereta Api Indonesia (KAI) antara Januari—Oktober 2024, Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun kereta api tersibuk di Indonesia dengan mencatatkan 6.680.734 penumpang berdasarkan total jumlah penumpang naik maupun turun.[a]

Sejarah

Nama stasiun kereta api ini berasal dari sebuah pasar dengan nama yang sama. Dinamakan Pasar Senen karena pasar ini hanya buka pada hari Senin; didirikan oleh Pemerintah Kolonial pada tahun 1733 untuk menghidupkan perekonomian masyarakat Weltevreden yang kelak menjadi Gambir, Jakarta Pusat.[6][7]

Pada masa kepemimpinan Gubernur Jenderal Petrus Albertus van der Parra, Pasar Senen semakin ramai sehingga buka setiap hari. Banyak pedagang Tionghoa yang membuka usahanya di pasar ini. Semenjak kemerdekaan hingga 1975, Pasar Senen terus dikembangkan sebagai pusat perdagangan Senen dan telah menjadi tulang punggung perekonomian Jakarta pada masa itu.[7]

Generasi pertama (1887—1925)

250px-Stasiun_Pasar_Senen_Lama_-_Page_86_-_Boekoe_Peringatan_dari_Staatsspoor-en_Tramwegen_di_Hindia-Belanda_1875-1925.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bangunan pertama Stasiun Pasar Senen

Pengembangan Pasar Senen membutuhkan sebuah fasilitas transportasi yang memadai, terutama kereta api. Stasiun ini dibuka oleh Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij (BOS) pada 31 Maret 1887 sebagai sebuah perhentian kecil. Pembukaan stasiun ini bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Batavia—Bekasi. Jalur tersebut kemudian dibeli oleh Staatsspoorwegen (SS) pada tahun 1898 karena utang BOS yang membengkak.[8]

Pada 1904, majalah De Ingenieur menyebutkan bahwa stasiun ini sempat menjalani renovasi (kemungkinan mengubah bangunan menjadi permanen). Pembangunan ini juga sepaket dengan pembangunan Stasiun Kemayoran yang keduanya menggelontorkan dana sebesar ƒ350.000,00.[9] Bangunan stasiun generasi pertama ini bergaya Hindia Belanda, kecil, dan memiliki atap kanopi busur yang mirip dengan Stasiun Maos, Kutoarjo, dan Purworejo.[10]

Generasi kedua (1925—sekarang)

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Perron_Pasar_Senen_met_gereedstaande_treinen_Weltevreden_Batavia_TMnr_10014014.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Pasar Senen generasi kedua

Seiring peningkatan arus penumpang, Stasiun Pasar Senen kemudian dibangun ulang dengan wajah yang cukup besar. Stasiun tersebut dibuka pada 19 Maret 1925 setelah menjalani pembangunan selama delapan tahun.[10] Memiliki tata letak stasiun pulau, stasiun ini dilengkapi dengan dua terowongan bawah tanah. Terowongan sengaja dibuat dua, yaitu satu untuk penumpang berangkat dan satu untuk penumpang keluar dari stasiun.[11]

Bangunan stasiun generasi pertama kemudian dialih fungsikan menjadi gudang.[12] Kemudian fungsi bangunan lama ini tak berubah hingga akhirnya dibongkar imbas dari pembangunan Gelanggang Remaja, Jakarta Pusat (Planet Senen). Gelanggang tersebut dibuka pada 20 Agustus 1974 oleh Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta kala itu.[13]

Pembangunan ulang ini dilakukan untuk menyambut operasional layanan baru SS, yaitu kereta api komuter berbasis kereta rel listrik serta memperingati ulang tahun SS yang ke–50 pada 6 April 1925. SS mempersembahkan sejumlah stasiun kereta api megah di Batavia yang diharapkan dapat memberikan kepuasan penumpang.[14]

Saat ini bangunan stasiun berstatus sebagai cagar budaya oleh Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur PT Kereta Api Indonesia (Persero), Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penetapan status cagar budaya ini didasarkan pada SK Menbudpar No: PM.13/PW.007/MKP/05 dan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No 475 Tahun 1993.[15] Dalam peningkatan pelayanan, di Stasiun Pasar Senen sedang dibangun eskalator pada akses terowongan penyebrangan orang mulai dari tanggal 6 Mei 2024 sampai dengan 30 November 2024. Tahap pertama dalam pembangunan eskalator adalah penyeberangan antarperon di jalur 1 dan 3 yang selesai pada September 2024, tahap kedua adalah di jalur 4 yang direncanakan akan selesai pada Oktober 2024, dan tahap ketiga di jalur 6 yang direncanakan akan selesai pada akhir November 2024.[16]

Hak penamaan

Sebagai inovasi dalam mengoptimalkan asetnya, KAI menawarkan program hak penamaan. Program ini dijalankan kembali setelah terakhir dilaksanakan pada Stasiun BNI City pada 2018 dan Stasiun Metland Telagamurni pada 2019. Melalui program ini, jenama (brand) dari mitra yang menjalin kontrak dapat diterapkan pada berbagai aspek media KAI meliputi papan petunjuk , peta jalur, hingga pengumuman baik di stasiun maupun di dalam kereta.[17]

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan program hak penamaan stasiun fase 1 dapat selesai tahun ini. Oleh karena itu pada 20 September 2022, KAI melaksanakan Exclusive Meeting Gathering bagi para calon mitra di Hotel Mulia, Jakarta. Untuk fase 1 ini, hak penamaan ditawarkan bagi stasiun kereta api antarkota seperti Stasiun Pasar Senen serta beberapa stasiun di Jakarta, antara lain Stasiun Jatinegara, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Tebet, Stasiun Cikini, Stasiun Sudirman, Stasiun Juanda, Stasiun Gondangdia, Stasiun Palmerah dan Stasiun Manggarai.[18]

Fasilitas

Pada 28 September 2022, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melakukan uji coba proses keberangkatan KA antarkota menggunakan sistem pengenalan wajah di stasiun ini, sebelumnya rencana ketersediaan fasilitas ini akan digunakan di semua stasiun keberangkatan penumpang di Indonesia. Setelah melakukan uji coba di Stasiun Bandung selama empat bulan, fasilitas tersebut sudah digunakan pada semua stasiun KA utama lainnya.[19]

Bangunan dan tata letak

Stasiun ini memiliki enam jalur kereta api dengan jalur 3 dan 4 merupakan sepur lurus.

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail C04 120px-PapanNamaStasiunKomuter_PSE.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
G Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan keberangkatan KA dari arah timur Jalur 6 ← (Kemayoran)      Commuter Line Cikarang tujuan Kampung Bandan ← Kereta Api Indonesia Jalur kedatangan KA antarkota ← Sepur belok → Jalur 5 Jalur parkir rangkaian KA antarkota Jalur 4 ← Sepur lurus → Kereta Api Indonesia Jalur keberangkatan dan kedatangan KA antarkota ↔ Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kiri kedatangan KA dari arah timur Bangunan tengah stasiun Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kiri keberangkatan KA ke arah timur Jalur 3 Kereta Api Indonesia Jalur keberangkatan dan kedatangan KA antarkota ↔ ← Sepur lurus → Jalur 2 Jalur parkir rangkaian KA antarkota Jalur 1 Kereta Api Indonesia Jalur keberangkatan dan kedatangan KA antarkota Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan keberangkatan KA ke arah timur G Bangunan utama stasiun

Bangunan utama

Bangunan ini diarsiteki oleh J. van Gendt, dengan gaya arsitektur Neo-Indische. Karakter vernakularnya sangat menonjol, dapat dilihat dari atap limasan yang mendominasi dengan ditambahkan atap teritisan di atas pintu masuk hall untuk melindungi bangunan dari rembesan air hujan, dan jika dilihat dari luar terlihat seperti bangunan dengan dua lantai. Pintu-pintunya bergaya Romantik dengan balutan konsol atap yang diekspos.[20]

Stasiun ini menjadi populer karena selalu didatangi oleh kaum pemudik yang hendak menggunakan jasa angkutan kereta api ke berbagai jurusan di Pulau Jawa.[21] Agar pengaturan penumpang lebih nyaman, pihak Daerah Operasi I Jakarta menyediakan pintu-pintu yang terpisah menurut jenis keretanya, yakni untuk kereta api jarak jauh dan untuk layanan kereta api komuter Commuter Line. Selain itu, terdapat pula terowongan bawah tanah yang menghubungkan peron jalur 1 dengan 3 dan jalur 4 dengan 6.[22]

Integrasi antarmoda dan Monumen Tekad Merdeka

250px-Monumen_PSE_Side.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Monumen Tekad Merdeka" atau "Perjuangan Senen" yang terletak pada selasar depan stasiun

Bagian depan Stasiun Pasar Senen telah mengalami perombakan total dan diresmikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 17 Juni 2020. Program renovasi ini merupakan proyek kerja sama KAI, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, dan MRT Jakarta. Lahan seluas 1.427,5 m² di depan stasiun dijadikan sebuah plaza dengan akses pejalan kaki dan difabel serta terintegrasi dengan Halte Senen Toyota Rangga dan Jaga Jakarta yang melayani Koridor 2 Transjakarta dan Koridor 5 Transjakarta. serta titik jemput transportasi daring dan bajaj. Dalam rangka menciptakan kawasan sehat, plaza tersebut juga memiliki kanopi peneduh, ruang terbuka hijau, serta rak parkir sepeda.[23]

250px-Independent_Struggle_Monument_at_Pasar_Senen%2C_Jakarta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monumen Perjuangan Senen yang terletak di pojok antara Jalan Pasar Senen dengan Jl Letjen Suprapto (Taman HKSN) Pasar Senen, Jakarta.

Monumen di depan stasiun, yaitu Monumen Tekad Merdeka dan Monumen Perjuangan Senen, juga ikut dimunculkan. Monumen untuk memperingati pertumpahan darah melawan tentara Sekutu di kawasan Senen, Jakarta Pusat 29 September 1945 ini diresmikan tanggal 2 Mei 1982 oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat saat itu, A. Munir. Monumen ini dibuat dengan konstruksi beton cor bubut batu semen dan didatangkan dari Kabupaten Sleman, Yogyakarta.[24]

Menurut kajian JICA, Stasiun MRT Senen yang berada di Lin MRT Timur–Barat akan dibangun di selatan stasiun ini, dengan salah satu akses masuknya tersambung ke pintu selatan via terowongan.[25]

Ciri khas

Stasiun ini memiliki ciri khas berupa bel bersuara lagu instrumental "Kicir-Kicir" yang sering diputarkan setiap kali ada kedatangan kereta Api penumpang antarkota di seluruh stasiun besar di DKI Jakarta.

Stasiun ini juga memiliki layanan stempel stasiun (駅スタンプ, eki sutanpu), serupa dengan stasiun-stasiun di Jepang yang bertajuk Stamp Rally. Stempel Stasiun Pasar Senen disediakan sejak tanggal 24 Agustus 2026 dengan gambar cap yang tercantum di dalam stempel stasiun yakni merupakan gambar simbolis yang mencerminkan cerita, sejarah, dan budaya di lingkungan stasiun. Berbeda dengan stasiun yang lain, stempel stasiun di Stasiun Pasar Senen tersedia di luar area stasiun tanpa harus masuk ke area berbayar. Stempel dapat dibubuhkan pada buku khusus bernama KAI Stamp Rally Passport atau pada media lainnya.[26]

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 11 Juni 2026.[27]

Antarkota

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Sawunggalih Eksekutif Pasar Senen Kutoarjo Via Cirebon—Purwokerto
Ekonomi Premium
Kutojaya Utara Eksekutif Via Cirebon Prujakan—Purwokerto

Dijalankan pada hari tertentu


Ekonomi
Fajar dan Senja Utama Yogyakarta Eksekutif Yogyakarta Via Cirebon—Purwokerto
Ekonomi Premium
Bogowonto Eksekutif Lempuyangan Via Cirebon Prujakan—Purwokerto
Ekonomi
Gajahwong Eksekutif
Ekonomi Premium
Fajar dan Senja Utama Solo Eksekutif Solo Balapan Via Cirebon—Purwokerto

Perjalanan kereta api menuju Surakarta hanya pada pagi hari, sedangkan sebaliknya pada malam hari.

Ekonomi
Mataram Eksekutif Via Cirebon—Purwokerto

Perjalanan kereta api menuju Surakarta hanya pada malam hari, sedangkan sebaliknya pada pagi hari.

Ekonomi
Madiun Jaya Eksekutif Madiun Via Cirebon—Purwokerto
Ekonomi Premium
Bangunkarta Eksekutif Jombang
Ekonomi
Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif Surabaya Gubeng Via Cirebon Prujakan—Purwokerto
Ekonomi
Singasari Eksekutif Blitar Via Cirebon—Purwokerto
Ekonomi
Ekonomi
Serayu Ekonomi Pasar Senen Purwokerto Via Cikampek–Kiaracondong
Progo Lempuyangan Via Cirebon Prujakan—Purwokerto
Bengawan Purwosari
Jaka Tingkir Solo Balapan
Jayakarta Ekonomi Premium Surabaya Gubeng Via Cirebon—Purwokerto
Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Tegal Bahari Eksekutif Pasar Senen Tegal –
Ekonomi
Tawang Jaya Premium Eksekutif Semarang Tawang Via Cirebon—Tegal

Perjalanan ke Semarang pada jadwal pagi dan malam, sedangkan sebaliknya pada jadwal siang.

Ekonomi
Menoreh Eksekutif Via Cirebon Prujakan—Tegal

Perjalanan ke Semarang pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya pada jadwal pagi dan malam.

Ekonomi
Gumarang Eksekutif Surabaya Pasarturi Via Cirebon—Semarang Tawang
Ekonomi
Dharmawangsa Ekspres Eksekutif Via Cirebon Prujakan—Semarang Poncol
Ekonomi
Kertajaya Tambahan Eksekutif
Ekonomi
Brantas (reguler & tambahan) Eksekutif Blitar Via Semarang Tawang—Solo Jebres
Ekonomi
Jayabaya Eksekutif Malang Via Semarang Poncol–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Blambangan Ekspres Eksekutif Ketapang Via Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Ekonomi
Cikuray Ekonomi Pasar Senen Garut Via Cikampek–Bandung
Tawang Jaya Semarang Poncol Via Cirebon Prujakan—Tegal
Kertajaya Ekonomi Premium Surabaya Pasarturi Via Cirebon Prujakan—Semarang Poncol
Airlangga Ekonomi
Majapahit Malang Via Semarang Tawang—Solo Jebres
Matarmaja Via Semarang Poncol—Solo Jebres

Komuter

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang (half racket) Bekasi Jakarta Kota (hanya jadwal malam dan dini hari) Hanya mengarah Kampung Bandan/Jakarta Kota
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang (full racket) Kampung Bandan

Antarmoda pendukung

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
BRT Transjakarta 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_2_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Monumen Nasional—Pulo Gadung (di Halte Senen Toyota Rangga)
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_5_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Ancol—Kampung Melayu (di Halte Jaga Jakarta)
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_14_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Senen Raya—Jakarta International Stadium (di Halte Senen Toyota Rangga)
Bus kota Transjakarta 20px-Transjakarta_Non-BRT_Route_1P_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Pasar Senen—Terminal Blok M
20px-Transjakarta_Non-BRT_Route_1R_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Pasar Senen—Stasiun Tanah Abang
20px-Transjakarta_Non-BRT_Route_2P_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Pasar Senen—Stasiun Gondangdia
20px-Transjakarta_Non-BRT_Route_6H_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Pasar Senen—Lebak Bulus via Menteng Raya—Cikini Raya (juga dilayani di Halte BRT Jaga Jakarta)
20px-Transjakarta_Non-BRT_Route_12B_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Pasar Senen—Pluit via Mangga Dua
20px-Transjakarta_Non-BRT_Route_14B_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Pasar Senen—Tanjung Priok via Jakarta International Stadium (juga dilayani di Halte BRT Senen Toyota Rangga)
Mikrotrans Transjakarta 20px-Transjakarta_Non-BRT_Route_2H_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Pasar Senen—Rusun Jati Rawasari
JAK 17 Terminal Pasar Senen—Terminal Pulo Gadung via Pemuda
JAK 23 Terminal Pasar Senen—Pisangan Baru
JAK 24 Terminal Pasar Senen—Terminal Pulo Gadung via Yos Sudarso
Transjabodetabek Reguler P9A (Mayasari Bakti) Terminal Pasar Senen—Terminal Bekasi via H. Moeljadi Djojomartono
AC100A (BHP) Terminal Pasar Senen—Terminal Cileungsi via Jalan Tol Cimanggis—Cibitung

Insiden

  • Pada tanggal 8 April 1996 - tembok pembatas emplasemen Stasiun Pasar Senen dan Jalan Bungur Besar Raya runtuh. Kejadian ini menewaskan tiga orang dan menyebabkan enam lainnya terluka. Pada saat itu, Perumka Daop I Jakarta sedang menjalani perbaikan rel di area emplasemen stasiun, tetapi membantah bahwa insiden runtuhnya tembok pemisah terjadi imbas dari proyek tersebut.[28]

Galeri

  • Kereta api Majapahit di Stasiun Pasar Senen
    Kereta api Majapahit di Stasiun Pasar Senen
  • Kereta api Brantas dengan logo KAI baru di Stasiun Pasar Senen
    Kereta api Brantas dengan logo KAI baru di Stasiun Pasar Senen
  • Pelayanan Rapid Test di Stasiun Pasar Senen
    Pelayanan Rapid Test di Stasiun Pasar Senen
  • Emplasemen timur Stasiun Pasar Senen 2008.
    Emplasemen timur Stasiun Pasar Senen 2008.
  • Bagian dalam stasiun
    Bagian dalam stasiun
  • Jalur 6 di Stasiun Pasar Senen untuk KRL dan beberapa kedatangan KA jarak jauh
    Jalur 6 di Stasiun Pasar Senen untuk KRL dan beberapa kedatangan KA jarak jauh
  • Ruang tunggu bagian dalam Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat
    Ruang tunggu bagian dalam Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat
  • Rak parkir sepeda dekat dengan gerbang keluar parkir mobil.
    Rak parkir sepeda dekat dengan gerbang keluar parkir mobil.
  • Gedung Parkir sepeda motor di sisi utara stasiun.
    Gedung Parkir sepeda motor di sisi utara stasiun.

Catatan kaki

  1. 1 2 Data penumpang harian diperoleh dari menjumlahkan angka penumpang naik dan turun, kemudian dibagi 305.[5]
  2. ↑ Termasuk wilayah Bodetabek meskipun secara administrasi bagian dari Provinsi Jawa Barat dan Banten
  3. ↑ Tidak termasuk wilayah Bodebek karena termasuk kabupaten dan kota penyangga dari Provinsi DKI Jakarta

Referensi

Kutipan

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF) (46). Korean Society for Railways. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-02-27. Diakses tanggal 2020-05-09. {{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  4. ↑ Bahfein, S.; Alexander, H.B. (2024-10-18). "Penumpang Makin Banyak, Fasilitas Stasiun Pasar Senen Mau Ditambah". Kompas.com. Diakses tanggal 2024-10-18.
  5. ↑ Media, Kompas Cyber (2024-11-14). "Pasar Senen Jadi Stasiun KA Terpadat Sepanjang 2024". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-11-14.
  6. ↑ Cahya, Kahfi Dirga (2017-01-20). Patnistik, Egidius (ed.). "Pasar Senen dari Masa ke Masa". Kompas.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-03.
  7. 1 2 Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur PT KAI 2014, hlm. 18.
  8. ↑ Perquin 1921, hlm. 58.
  9. ↑ "Uit Ons Parlement: Begrooting van Ned.-Indië voor 1905: Staatsspoorwegen". De Ingenieur. No. 39. 1904. hlm. 697.
  10. 1 2 "Stasiun Pasar Senen, Stasiun Bersejarah yang Menjadi Stasiun Terpadu". kai.id. Diakses tanggal 2020-10-18.
  11. ↑ Sleeswijk 1929, hlm. 8.
  12. ↑ de Bruyn Kops 1940, hlm. 436.
  13. ↑ Nasiri, Endro Priherdityo & Munaya. "Wadah Anak Muda Bernama Gelanggang Remaja". gaya hidup. Diakses tanggal 2024-12-22.
  14. ↑ Sleeswijk 1929, hlm. 11.
  15. ↑ Yuliani, P.A. (2020-07-21). "Kawasan Stasiun Bersejarah Pasar Senen Jadi Kawasan Terpadu". Media Indonesia. Diakses tanggal 2020-10-18.
  16. ↑ Sundoro, Danang (3 Mei 2024). "Stasiun Pasar Senen Segera Dipasang Eskalator". Radio Republik Indonesia. Jakarta.
  17. ↑ Arini, Shafira Cendra (2022-09-09). "KAI Buka Peluang Perusahaan Kasih Nama Stasiun Manggarai-Jatinegara, Minat?". detikcom. Jakarta. Diakses tanggal 2022-09-14.
  18. ↑ Artada, Yessy (2022-09-09). "Tawarkan Hak Penamaan 10 Stasiun, KAI Bakal Gelar Exclusive Marketing Gathering, Catat Tanggalnya!". JPNN. Jakarta. Diakses tanggal 2022-09-22.
  19. ↑ Sri Rahayu, Isna (9 Juni 2023). "Boarding Kereta Api Hanya dengan "Face Recognition", Registrasinya Kurang dari 1 Menit". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 10 Juli 2023.
  20. ↑ Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur PT KAI 2014, hlm. 15.
  21. ↑ Rudi, Alsadad (2017-06-21). Akuntono, Indra (ed.). "Beda Suasana di Stasiun Gambir dan Senen Saat Musim Mudik Lebaran". Kompas.com (dalam bahasa Inggris). Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2018-06-03.
  22. ↑ Sudarsih 2014, hlm. 17.
  23. ↑ Sofuroh, Faidah Umu (2020-07-22). "Dibangun Zaman Kolonial, Stasiun Pasar Senen Punya Wajah Baru". detikcom. Diakses tanggal 2020-10-18.
  24. ↑ Pradana, Rio Sandy (2020-07-21). Pradana, Rio Sandy (ed.). "Sempat Terlupakan, KAI Munculkan Lagi Monumen Perjuangan Senen". Bisnis.com. Diakses tanggal 2020-10-18.
  25. ↑ "Land Acqusition and Resettlement Action Plan for Engineering Services of Jakarta MRT East—West Line Project (Phase 1: Stage 1)" (PDF) (dalam bahasa Inggris). Tokyo: Japan International Cooperation Agency. 28 April 2023. Diakses tanggal 2 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. ↑ KAI 121 (2026-08-24). "𝗔𝗱𝗮 𝗖𝗮𝗿𝗮 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗸𝗺𝗮𝘁𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗿𝗲𝗻𝗴 𝗞𝗔𝗜 𝗱𝗮𝗻 Commuter Line". Facebook. PT Kereta Api Indonesia (Persero). Diakses tanggal 2026-08-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  27. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  28. ↑ ras; trm (10 April 1996). "Runtuhnya Tembok Stasiun Senen, Perumka: Bukan Proyek Kami". Berita Yudha.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pasar Senen Station.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kemayoran Jakarta–Cikampek–Padalarang
Jakarta Kota–Cikampek
Lintas Jakarta segmen Jakarta Kota–Jatinegara
Gang Sentiong
menuju Cikampek
Topik mengenai Jakarta
Kota
120px-Coat_of_arms_of_Jakarta.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Jakarta
Sejarah
Demografi
Geografi
Ekonomi
Politik
Pendidikan
Objek wisata dan
Markah tanah
Transportasi publik
Angkutan umum
Bandar udara
Stasiun kereta api
Layanan kereta api
Transportasi air
Agama
Topik mengenai Batavia
Daerah
Duizendeilanden
Benedenstad
Bovenstad
Ommelanden
Lambang Kota Batavia
Lambang Kota Batavia
Jalan
Taman
Tim Sepak Bola
Bangunan
Pelabuhan
Stasiun Kereta Api
Halte Trem
Bandara
Tempat Pemerintahan
Rumah Besar
Penjara
Kastel/Benteng/Bastion
Tempat Ibadah
Tempat Hiburan
Rumah Sakit
Kantor Pos
dan Kantor Telegraf
Kantor Telepon
Hotel
Museum
Lapangan Bola
Pasar
Mercusuar
Lain-Lain
Perusahaan Layanan
Masyarakat
Bank

De Javasche Bank · Postspaarbank · De Chartered Bank

Sarana Pendidikan
Taman
Pemakaman Umum
Transportasi
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
20px-Jakarta_KRL_B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Bogor
Jalur cabang Nambo
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang
20px-Jakarta_KRL_R.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Rangkasbitung
20px-Jakarta_KRL_T.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tangerang
20px-Jakarta_KRL_TP.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tanjung Priok
Y Commuter Line Yogyakarta
20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Basoetta
  • Tebal: Stasiun awal/akhir dan stasiun transit
    †: Hanya melayani satu arah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan