Jumat, 23 Oktober 2026
10:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Lokomotif B52

Lokomotif B52

salah satu lokomotif uap di Indonesia

Bagikan:
Lokomotif B52
330px-Lokomotif_B52.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokomotif B5212 di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Jenis dan asal
Sumber tenagaUap
ProdusenHartmann, Chamnitz Jerman
Nomor seriB52/SCS 110
ModelB52
Tanggal produksi1908-1913
Jumlah diproduksi27 unit
Data teknis
Konfigurasi:
​
 • Whyte0-4-0
 • AARB
 • UICB
Lebar sepur1.067 mm
Diameter roda1.050 mm
Jari-jari lengkung terkecil120 m
Panjang11.650 mm
Lebar2.460 m
Jenis bahan bakarKayu jati
Jumlah silinder300mm x 460mm
Performansi
Daya mesin255 hp

Lokomotif B52 adalah lokomotif uap dengan susunan gandar 0-4-0 buatan pabrik Hertmann di Chemnitz, Jerman. Lokomotif ini di lengkapi dengan tender. Uniknya, tender yang berfungsi sebagai penampungan bahan bakar ini dibuatkan penutup yang menyerupai kabin masinis. Sehingga jika dilihat, lokomotif ini seolah memiliki dua kabin masinis, padahal sebenarnya hanya satu kabin.

B52 diklaim sebagai desain lokomotif termodern di zamannya. Sistem pembakarannya menggunakan tekhnologi superheated. Superheated adalah sistem pembakaran dengan mengalirkan uap bertekanan tinggi tidak dari piston pada umumnya, melainkan dari kubah yang mengalir ke semprong lalu ke silinder. Hasil dari pembakaran ini adalah uap kering, yang secara kinerja lebih efisien dibanding lainnya. Alokasi terbesar B52 berada di Tegal. Sebagian besar lokomotif B52 bertugas di Eksploitasi Tengah Pulau Jawa, yakni pada lintas Tegal-Prupuk-Purwokerto-Kudus.

Naamloze Veenotschap Semarang-Cheribonsche Stoomtram Maatschappij (NV. SCSM) membuka trayek pertamanya Semarang-Kalibodri via Kendal pada 2 Mei 1897, setelah memperoleh konsesi untuk membangun jalur Semarang-Cheribon. Saat mengajukan konsesi, SCS sempat mengusulkan lebar sepur 914mm. Namun yang diizinkan tetap dengan lebar sepur 1067mm dengan tipe rel R25. Perusahaan ini pernah mengimpor 27 unit lokomotif B52 pada tahun 1908-1911 sebagai aramada pada lintas utama.[1]

Lokomotif yang memiliki nomor seri asli SCS 112-27 ini bertugas menarik rangkaian kerta api penumpang. Beberapa di antaranya difungsikan untuk menarik kereta api barang, terutama di Kudus, Tegal dan Purwokerto. Berdasarkan data PNKA, pada akhir tahun 1960 masih terdapat 27 unit lokomotif B52, tetapi hingga akhir tahun 1970 hanya tersisa 15 unit. Kini, keberadaan lokomotif B52 hanya tinggal dua saja. Lokomotif B5212 ada di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan B5210 di Museum Kereta Api Ambarawa.

Galeri

  • Lokomotif B5227 di Semarang, 1946.
  • Bangkai lokomotif B5203, 2002.
  • Lokomotif B5212 di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), 2002.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Bagus Prayogo, Yoga; Yohanes Sapto, Prabowo; Radityo, Diaz (2017). Kereta Api di Indonesia. Sejarah Lokomotif di Indonesia. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher. hlm. 56. ISBN 978-602-0818-55-9.
Mesin tunggal
Lokomotif penggerak terbagi
dan Dupleks
Lokomotif berartikulasi
Fairlie, Meyer dan Garratt
Lokomotif berartikulasi
Mallet
(termasuk tripleks)
Lokomotif berartikulasi
Engerth
Lokomotif bergigi
Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
  • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
Kereta api antarkota
Eksekutif
Campuran
Eksekutif dan Bisnis
Eksekutif dan Ekonomi
Ekonomi
Susunan kursi 2–2
Susunan kursi 3–2
120px-CC_206_13_24_%2B_KA_Sri_Tanjung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api lokal
Ekonomi lokal
KA perintis dan
bus rel
LRT
KA bandara dan
pengumpan KAI
Layanan lain dan topik terkait
Kereta wisata
Rencana beroperasi
Pengganti KA
  • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
  • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
Topik terkait
Tidak beroperasi
  • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
  • Miring: KA tambahan/fakultatif.
  • Garis bawah: KA aglomerasi.
  • Dimutakhirkan 1 Mei 2026.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Indonesian SCS 101-127 (B52) class.


Ikon rintisan

Artikel bertopik lokomotif ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan