Rabu, 21 Oktober 2026
07:21 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Lokomotif C29

Lokomotif C29

salah satu lokomotif uap di Indonesia

Bagikan:
Lokomotif C29
330px-DKA_C29_%28C_29_02_A_W%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokomotif C2902
Jenis dan asal
Sumber tenagaUap
ProdusenHanomag, Jerman
Nomor seriC29
Tanggal produksi1922
Jumlah diproduksi2 unit
Data teknis
Konfigurasi:
​
 • Whyte0-6-0WT
 • AARC
 • UICC
Lebar sepur1.067 mm
Diameter roda?? mm
Panjang?? mm
Jenis bahan bakarKayu jati
Jumlah silinder340 mm × 370 mm
Performansi
Kelajuan maksimum30 km/jam
Daya mesin?? HP
Karier
LokalPulau Jawa

Lokomotif C29 adalah lokomotif uap buatan pabrik Hanomag, Jerman. Lokomotif ini memiliki susunan gandar 0-6-0WT dan berat 21 ton. Lokomotif ini dapat menggunakan dua bahan bakar: kayu jati.

Sejarah

Keuntungan finansial yang diperoleh perusahaan kereta api swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg maatschappij (NIS) dari pengoperasian jalur kereta api rute Semarang–Solo–Yogyakarta dan Jakarta–Bogor memberi harapan baru kepada para pengusaha swasta yang telah berminat untuk menanamkan modal mereka dalam kegiatan jasa angkutan dengan kereta api. Perusahaan kereta api swasta Modjokerto Stoomtram Maatschappij (MSM) mendapat konsesi dari pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1895 untuk membangun jalan rel di kota Mojokerto dan sekitarnya.[1]

Konstruksi jalan rel pertama dibangun MSM pada rute Gempol–Japanan–Bangsal–Mojokerto (36 km) dan selesai dibangun pada tahun 1898. Selanjutnya rute Japanan–Pandaan–Bangil (25 km) dan rute Bangsal–Pandaan–Pohjejer (17 km) selesai dibangun tahun 1899. Pada tahun 1898–1899, MSM telah berhasil membangun jalan rel dengan total panjang 78 km.

Untuk melayani rute tersebut, MSM mendatangkan 2 lokomotif C29 pada tahun 1922 dari pabrik Hanomag (Jerman). Jalan rel milik MSM ini mempunyai peranan yang cukup besar bagi perkembangan industri di kota Mojokerto dan sekitarnya. Fasilitas transportasi kereta api ini banyak dimanfaatkan untuk perjalanan oleh masyarakat umum. Jalan rel yang dibangun oleh MSM tersebut terhubung dengan jalan rel milik perusahaan kereta api Staats Spoorwegen (SS) yaitu rute Sidoarjo–Porong–Gempol–Gunung Gangsir–Bangil dan rute Sidoarjo–Tarik–Mojokerto–Jombang.

Lokomotif C29 dengan susunan roda 0-6-0WT merupakan lokomotif yang memiliki silinder berdimensi 340 mm X 370 mm pada sisi luar dengan roda penggerak berdiameter 850 mm. Berat keseluruhan 21 ton. Lokomotif ini dapat melaju hingga kecepatan maksimum 30 km/jam. Lokomotif C29 menggunakan bahan bakar kayu jati atau batubara.

Dari 2 lokomotif C29, saat ini masih tersisa 1 buah lokomotif C29, yaitu C29 02. C29 02 berada di Taman Seribu Lampu Cepu. Lokomotif ini Dipajang Menjadikan Pajangan Statis

Referensi

  1. ↑ Bagus Prayogo, Yoga; Yohanes Sapto, Prabowo; Radityo, Diaz (2017). Kereta Api di Indonesia. Sejarah Lokomotif di Indonesia. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher. hlm. 80. ISBN 978-602-0818-55-9.
Ikon rintisan

Artikel bertopik lokomotif ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan