Selasa, 20 Oktober 2026
15:41 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Lokomotif B11

Lokomotif B11

salah satu lokomotif uap di Indonesia

Bagikan:
Lokomotif B11
330px-B11_03%3B_Lempujangan%3B_Yogyakarta%3B_Central_Java%3B_Indonesia_August_1972_%2853348449798%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenis dan asal
Sumber tenagaUap
ProdusenBeyer Peacock, Inggris
Nomor seriB11 / NIS 336 / NIS 15
ModelB11
Tanggal produksi1883 - 1898
Jumlah diproduksi4
Data teknis
Konfigurasi:
​
 • Whyte2-4-0ST
 • AARB
 • UICB
Lebar sepur1.067 mm
Diameter roda1.191 mm
Jari-jari lengkung terkecil-
Panjang-
Lebar-
Jenis bahan bakarKayu jati
Jumlah silinder330 mm × 457 mm
Performansi
Daya mesin-

Lokomotif B11 adalah salah satu lokomotif tertua milik Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij dengan ukuran rel 1067 mm yang masih memiliki dokumentasi yang cukup baik. Lokomotif ini dibuat oleh pabrik Beyer Peacock, Inggris dan dipesan sebanyak 4 unit oleh NIS pada tahun 1883 sampai dengan 1898. Hingga penghujung tahun 1970-an, ada satu lokomotif yang tersisa, yaitu dengan seri B1103 dan sudah dalam kondisi tidak aktif. Data terakhir menunjukkan lokomotif ini berada di depo lokomotif Gundih pada tahun 1972.[1] Beberapa tahun kemudian dipindahkan ke Los Bunder Lempuyangan, Yogyakarta untuk dilakukan preservasi. Namun sayang, lokomotif ini harus dirucat dan hanya menyisakan potongan boilernya saja, diyakini milik Lokomotif B1103, yang kemudian broiler tersebut digabungkan pada atas sasis lokomotif uap NIS 107 di SMKN 2 Yogyakarta [2]

Referensi

  1. ↑ Durrant, A. E. 1972. PNKA Power Parade Indonesian Steam Locomotives. Locomotives of the Perusahaan Negara Kereta Api. Continental Railway Circle. Middlesex, England.
  2. ↑ Bagus Prayogo, Yoga; Yohanes Sapto, Prabowo; Radityo, Diaz (2017). Kereta Api di Indonesia. Sejarah Lokomotif di Indonesia. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher. hlm. 32. ISBN 978-602-0818-55-9.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan