Selasa, 03 November 2026
13:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Lokomotif DSM 22

Lokomotif DSM 22

Bagikan:
Lokomotif DSM 22
330px-DSM_14.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monument lokomotif DSM 14 di Balai Yasa Pulu Brayan
Jenis dan asal
Sumber tenagaUap
ProdusenHohenzollern (DSM 14), dan Sächsische Maschinenfabrik vormals Richard Hartmann AG (DSM 22), Jerman
Nomor seri548
Model0-6-0T
Tanggal produksi1890
Data teknis
Konfigurasi:
​
 • AARB
 • UICB
Lebar sepur1.067 mm
Diameter roda1100 mm
Jenis bahan bakarKayu jati
Jumlah silinder295 x 400 mm
Performansi
Daya mesin-

Lokomotif DSM 14 atau DSM 22 adalah lokomotif sang spesialis pelangsir di Stasiun Belawan dan Pelabuhan Belawan. Lokomotif ini buatan Hohenzollern berjenis B-1 atau 0-4-2T hasil konversi dari 0-6-0T, unit terakhir dari spesiesnya yang bertahan dari tahun 1890 hingga 1970an. Diyakini merupakan lokomotif yang kini menjadi monumen di Balaiyasa Pulubrayan.

Sejarah

Deli Spoorweg Maatschappij mendatangkan 9 unit lokomotif tipe 0-6-4T (C2) dari Pabrikan Sächsische Maschinenfabrik vormals Richard Hartmann AG Chemnitz, Jerman. Lokomotif Hartmann C2 ini dibeli dalam 3 tahap yakni pada tahun 1900 sebanyak 4 buah yang diberi nomor 17 - 20, tahun 1901 sebanyak 2 buah yang diberi nomor 21 - 22, dan tahun 1902 sebanyak 3 buah yang diberi nomor 23 - 25.[1] Namun yang kini Tersisa hanyalah jenis 0-4-2T yang sebenarnya DSM 14 di Balai Yasa pulubrabyan

Referensi

  1. ↑ Kereta, Deli. "DSM 22".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan