Rabu, 04 November 2026
20:11 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo

Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo

layanan kereta api di Indonesia

Bagikan:
Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo
330px-Fajar_Utama_Solo_New_Generation.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api Fajar Utama Solo menuju Surakarta melaju di Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi14 Oktober 1978;48 tahun lalu (1978-10-14)
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Situs webhttps://www.kai.id
Lintas pelayanan
Stasiun awalSolo Balapan
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh570 km
Waktu tempuh rerata7 jam 50 menit[1]
Frekuensi perjalananSatu kali keberangkatan tiap hari dengan arah yang berbeda, Fajar Utama Solo mengarah ke timur dengan jadwal pagi sedangkan Senja Utama Solo mengarah ke barat dengan jadwal malam.
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEksekutif dan Ekonomi
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    bisa direbahkan
  • 72 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi)
    kursi dapat direbahkan dan diputar secara arah perjalanan KA.
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional80–110 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal73-74
Peta rute
ke Madiun, Surabaya
ke Semarang
Solo Balapan
ke Wonogiri
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Yogyakarta
Y P YA Trans Jogja
Wates
ke YIA Bandara Internasional Yogyakarta
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Kutoarjo
P Trans Jateng Terminal Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalibel
ke Tegal via Slawi
Jawa Tengah
Jawa Barat
ke Tegal, Semarang
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
ke Bandung
Karawang
Bekasi
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_5_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_10_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_11_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ke Gambir
Pasar Senen
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-BSicon_BUS3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Transjakarta Mikrotrans Terminal Pasar Senen
Ke Jakarta Kota dan Tanjung Priok

Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo merupakan dua layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero), melayani relasi Solo Balapan–Pasar Senen melalui lintas selatan Pulau Jawa. Layanan kereta api dengan waktu keberangkatan dari Jakarta pada pagi hari disebut Fajar Utama Solo, sedangkan layanan kereta api dengan waktu keberangkatan dari Solo Balapan pada malam hari disebut Senja Utama Solo.

Sejarah

Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo diluncurkan pada 14 Oktober 1978 dengan rute dahulunya Solo Balapan-Gambir. Layanan yang merupakan kelas II/bisnis ini menggunakan rangkaian kereta buatan Goša asal Yugoslavia. Kereta api ini diresmikan oleh Kepala Perusahaan Jawatan Kereta Api serta Kepala Eksploitasi Tengah.[2][3] Rangkaian kereta tersebut memiliki ciri khas, yaitu jumlah jendela sebanyak delapan buah pada masing-masing sisi. Jumlah jendelanya kemudian disesuaikan seperti kereta bisnis lain.

Pada 1990-an, kereta ini juga sempat membawa kereta eksekutif-A, eksekutif-B, dan couchette (kereta tidur dengan kasur paten), sebelum akhirnya dikembalikan menjadi sepenuhnya bisnis.[4] Pada 25 November 1994, kereta kelas couchette ini dibanderol dengan tarif Rp33.000,00.[5]

Pada 2016, kereta api Fajar dan Senja Utama Solo kembali melayani kelas eksekutif.[butuh rujukan]

Mulai 21 Mei 2018, kereta api ini beroperasi menggunakan rangkaian kereta baja nirkarat buatan PT INKA dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium.

Dengan berlakunya grafik perjalanan kereta api per 1 Desember 2019, kereta api ini mengalami perubahan jadwal perjalanan—waktu keberangkatan dari DKI Jakarta pada pagi hari sedangkan waktu keberangkatan dari Kota Surakarta, Jawa Tengah pada malam hari—sehingga nama kereta api mengalami penyesuaian.[6]

Mulai 31 Januari 2025, Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo resmi menggunakan kereta campuran kelas eksekutif dan ekonomi generasi terbaru berbahan baja nirkarat buatan PT INKA Madiun. Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo ini menggunakan Trainset 23 bekas dari kereta api Direct Train relasi Gambir–Semarang Tawang (bukan lungsuran dari rangkaian Kereta api Logawa), untuk rangkaian kereta ekonomi premium akan dimutasi ke Depo Purwokerto (PWT) untuk pengoperasian Kereta api Logawa ini.

Stasiun pemberhentian

960px-Senja_Utama_Solo_%26_Fajar_Utama_Solo_train_route_geographic_map_%282025%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta rute geografis kereta api Senja dan Fajar Utama Solo berdasarkan Gapeka 2025
Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun[7] Keterangan Status
Daerah Khusus Ibukota Jakarta Pasar Senen 20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_2_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_5_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_14_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun ujung, terintegrasi dengan layanan BRT Transjakarta dan Commuter Line Cikarang
★
Jatinegara 20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_5_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_10_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_11_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terintegrasi dengan layanan BRT Transjakarta dan Commuter Line Cikarang
■
Jawa Barat Kota Bekasi Bekasi 20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terintegrasi dengan Commuter Line Cikarang
■
Karawang Karawang LW

Terintegrasi dengan Commuter Line Jatiluhur dan Walahar

■
Indramayu Haurgeulis – ■
Jatibarang ■
Kota Cirebon Cirebon Terletak di Jalan Lintas Utara Jawa ■
Jawa Tengah Banyumas Purwokerto Terintegrasi dengan Teman Bus (Trans Banyumas) dan Trans Jateng di Terminal Pasar Pon ■
Cilacap Kroya – ■
Banyumas Sumpiuh Hanya Senja Utama Solo arah Jakarta ▲
Kebumen Karanganyar – ■
Kebumen ■
Purworejo Kutoarjo P
Terintegrasi dengan Commuter Line Prambanan Ekspres
■
Daerah Istimewa Yogyakarta Kulon Progo Wates P YA
Terintegrasi dengan Commuter Line Prambanan Ekspres dan Lin Yogyakarta International Airport.
■
Kota Yogyakarta Yogyakarta Y P YA
Terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta, Prambanan Ekspres, Lin Yogyakarta International Airport, layanan bus Trans Jogja Istimewa dan Teman Bus Yogyakarta
■
Jawa Tengah Klaten Klaten Y AS
Terintegrasi dengan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo dan Commuter Line Yogyakarta
■
Kota Surakarta Solo Balapan Y AS
Stasiun ujung, terintegrasi dengan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo, Commuter Line Yogyakarta, layanan bus Batik Solo Trans dan Trans Jateng di Terminal Tirtonadi
★

Legenda

★ Stasiun ujung (terminus)
■ Berhenti untuk semua arah
▲ Berhenti hanya mengarah ke Pasar Senen (satu arah)
▼ Berhenti hanya mengarah ke Surakarta (satu arah)

Insiden

Pada tanggal 30 Oktober 1980, kereta api Senja Utama Solo terperosok ke dalam banjir di Sibrama, Kemranjen, Banyumas. Sebanyak 6 dari 11 kereta masuk ke dalam luapan air.[8]

Pada 21 Januari 1981, kereta api ini bertabrakan dengan kereta api Matarmaja yang disebabkan oleh kelalaian baik dari kru kedua kereta tersebut maupun dari petugas Stasiun Kebasen dan Stasiun Notog pada saat itu.

Pada 23 Januari 2014, kereta api Senja Utama Solo menabrak warga dan pelajar pada perlintasan sebidang di Banyuraden, Gamping, Sleman karena terjadi kesalahan pada pintu perlintasan otomatis sehingga mengakibatkan empat korban tewas.[9]

Pada 19 Mei 2016, KA Senja Utama solo terlibat kecelakaan dengan bus transjakarta dan mobil Avanza bernopol B 2198 TFO dan Transjakarta di perlintasan kereta di Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan. tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.[10]

Pada 22 September 2024, insiden empat orang tewas tertabrak kereta api terjadi di jalur hulu Km 88+700 pada petak jalan Cikampek-Tanjungrasa, Kampung Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Saat itu, kereta api Fajar Utama Solo dengan rute Pasar Senen-Solo Balapan tengah melintas dari arah Pasar Senen menuju Solo Balapan (mengarah Haurgeulis). Tiga korban ditemukan tergeletak di sekitar lokasi kejadian, sedangkan salah satu korban tersangkut di bagian depan bemper lokomotif CC 204 03 01 YK hingga mencapai Stasiun Tanjungrasa, Desa Tanjungrasa Kidul, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang.[11]

Galeri

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fajar and Senja Utama Solo Train.
  • Kereta api Senja Utama Solo melintas di dekat Jembatan Progo.
    Kereta api Senja Utama Solo melintas di dekat Jembatan Progo.
  • Rangkaian kereta api Senja Utama Solo saat menggunakan rangkaian kereta kelas bisnis dilangsir di Stasiun Solo Balapan.
    Rangkaian kereta api Senja Utama Solo saat menggunakan rangkaian kereta kelas bisnis dilangsir di Stasiun Solo Balapan.
  • Kereta api Fajar (Senja) Utama Solo saat melintasi Walet, Tambun
    Kereta api Fajar (Senja) Utama Solo saat melintasi Walet, Tambun

Referensi

  1. ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Nasional di Pulau Jawa Tahun 2025" (Dokumen). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. {{cite document}}: Parameter tidak dikenal |access-date= diabaikan; Parameter tidak dikenal |url= diabaikan
  2. ↑ "Senja Utama". Pelita. 1978-10-17.
  3. ↑ "Pada gambar sesaat..." Angkatan Bersenjata. 1978-10-16.
  4. ↑ "Perumka "Sapu Bersih" Penumpang Arus Balik Lebaran". Berita Yudha. hlm. 10.
  5. ↑ "Penyesuaian Tarip Baru KA Non Ekonomi Mulai 25 November". Berita Yudha. 23 November 1994. hlm. 11.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Febrianto, Fajar (2019-12-01). Tri, Rahma (ed.). "Kereta Senja Utama Solo Resmi Ganti Nama Jadi Fajar Utama Solo". Tempo.co. Surakarta.
  7. ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023" (Dokumen). Bandung: PT Kereta Api Indonesia (Persero). 30 Desember 2024. hlm. 227.{{cite document}}: Parameter tidak dikenal |access-date= diabaikan; Parameter tidak dikenal |url= diabaikan; Parameter tidak dikenal |via= diabaikan
  8. ↑ "(Judul tidak diperlihatkan)". Sinar Harapan. 1980-11-03.
  9. ↑ "Palang Misterius Menjemput Maut". Kedaulatan Rakyat. 28 Januari 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-03.
  10. ↑ "KAI: Tak Ada Korban Jiwa Kereta Tabrak Transjakarta di Mangga Dua". Liputan6. 19 Mei 2016. Diakses tanggal 9 April 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Media, Kompas Cyber (2024-09-23). "Penjelasan KAI soal Kereta Api Fajar Utama Tabrak 4 Orang di Karawang". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-09-24.

Lihat pula

Pranala luar

(Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia

Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
  • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
Kereta api antarkota
Eksekutif
Campuran
Eksekutif dan Bisnis
Eksekutif dan Ekonomi
Ekonomi
Susunan kursi 2–2
Susunan kursi 3–2
120px-CC_206_13_24_%2B_KA_Sri_Tanjung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api lokal
Ekonomi lokal
KA perintis dan
bus rel
LRT
KA bandara dan
pengumpan KAI
Layanan lain dan topik terkait
Kereta wisata
Rencana beroperasi
Pengganti KA
  • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
  • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
Topik terkait
Tidak beroperasi
  • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
  • Miring: KA tambahan/fakultatif.
  • Garis bawah: KA aglomerasi.
  • Dimutakhirkan 1 Mei 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan