Senin, 21 September 2026
04:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta

Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta

layanan kereta bandara di Indonesia

Artikel ini berisi tentang layanan kereta ekspres Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk armada kereta yang digunakan untuk layanan tersebut, lihat Kereta rel listrik seri EA203.
Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta
40px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Perubahan_Logo_pada_Lin_Soekarno-Hatta_MRI.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KRL seri EA203 sedang menunggu waktu keberangkatan dari Stasiun Manggarai kini dikelola oleh KAI Commuter.

Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta
osm-intl,a,a,a,323x300.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Commuter_Line_Bandara_Soekarno-Hatta&revid=29806104&groups=_01f442eee9e0c0e766161728869da4d2837ddb92&parser=parsoid
Ikhtisar
JenisEksekutif
SistemKereta api bandara (airport rail link)
StatusBeroperasi
Lokal
TerminusBandara Soekarno-Hatta
Manggarai
Stasiun6
LayananBandara Soekarno-Hatta
Manggarai
Penumpang harian5.746 (TW I 2025)[a]
Penumpang87.874.720 (2024)
Operasi
Dibuka
  • 26 Desember 2017 (Rute SHIA—Duri—BNI City)
  • 19 Juni 2018 (Rute SHIA—Duri—Manggarai—Bekasi)
  • 5 Oktober 2019 (jalur saat ini)
Ditutup8 September 2019 (Rute Bekasi—Manggarai—Duri—SHIA)
PemilikPT Kereta Api Indonesia (Persero)
Operator
DepoManggarai (MRI)
Data teknis
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Elektrifikasi1.500 V DC
Kecepatan operasi60–90 km/h (37–56 mph)
Peta rute
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Cikarang
20px-Jakarta_KRL_B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Bogor
Manggarai
A01 B09 C13 S11 414
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Pulo Gadung
20px-Jakarta_-_LRT_Jakarta_S_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Kelapa Gading
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_6_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Ragunan
20px-Jakarta_KRL_B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Jakarta Kota
20px-Jakarta_LRT_CB.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Harjamukti
20px-Jakarta_LRT_BK.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Jati Mulya
Sudirman
C12 M12 CB01 BK01 S12 109 417 619
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_1_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
menuju Blok M Right arrow
Left arrow menuju Kali Besar
20px-Jakarta_MRT_M.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
menuju Lebak Bulus Right arrow
Left arrow menuju Bundaran HI
BNI City
A02 C11 M12
20px-Jakarta_KRL_R.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Rangkasbitung
Duri
A03 T01C09
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Kampung Bandan
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_9_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
menuju Pinang Ranti Right arrow
Left arrow menuju Pluit
Rawa Buaya
A03a T06
Batu Ceper
A04 T09
20px-Jakarta_KRL_T.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Tangerang
Bandara Soekarno-Hatta
A05 Soekarno–Hatta International Airport
20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Skytrain_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
menuju Terminal 3 Right arrow
Left arrow menuju Terminal 1
Keterangan:
Nama stasiun yang dicetak tebal menandakan bahwa stasiun tersebut juga melayani kereta api jarak jauh.

Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta), atau disebut juga Lin Soekarno-Hatta, adalah layanan kereta api ekspres bandara milik Kereta Api Indonesia yang dioperasikan oleh KAI Commuter dari dan menuju Bandara Soekarno Hatta (sebagai Airport Railink Station) dan Manggarai.[2] Setiap satu perjalanan kereta ekspres ini menggunakan rangkaian KRL seri EA 203 buatan PT INKA dan Bombardier Transportation. Pada peta perjalanan Commuter Line, relasi ini berwarna biru dongker, dan layanan ini sering disebut kereta bandara Soekarno-Hatta.

Sejarah

Ide mengenai kereta api bandara Soekarno-Hatta telah tercetus sejak Soemino Eko Saputro menjabat sebagai Direktur Jenderal Perkeretaapian yang pertama. Pada 2006, ia mengemukakan perencanaan pembangunan jalur kereta api baru untuk mendukung operasional Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten. Dalam rencana yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), jalur KA Bandara Soekarno-Hatta dimulai dari Stasiun Manggarai hingga ke kompleks Bandara dan dibangun 2007–2008, rampung 2009. Proyek ini ditaksir mencapai Rp490 miliar, yang mencakup peningkatan jalur kereta api segmen Duri–Kalideres, Kalideres–Soekarno-Hatta, peralatan persinyalan dan telekomunikasi, pembebasan lahan, Stasiun Kalideres, serta rancang bangun dan supervisi.[3] Rencana ini juga dilakukan segera sehubungan dengan pembentukan PT Railink (sekarang KAI Bandara). Perusahaan ini dibentuk 28 September 2006 oleh KAI dan Angkasa Pura II untuk melaksanakan tugas tersebut.[4]

Gagasan ini kemudian mangkrak bertahun-tahun dan baru dimulai lagi ketika DJKA membuat jalur cabang dari Stasiun Batu Ceper (BPR) ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (BST) pada bulan Juli 2015 dan rampung pada akhir 2017.[5][6][7][8][9][10] Jalur ini mulai diujicobakan untuk publik mulai 26 Desember 2017,[2] dan diresmikan penggunaannya pada 2 Januari 2018.[11]

Untuk mendukung operasional kereta api ini, dibuka pula sebuah stasiun khusus kereta bandara, yakni Stasiun Sudirman Baru (SUDB). Bank Negara Indonesia (BNI), Kereta Api Indonesia (KAI), dan Railink sepakat mengubah nama stasiun menjadi BNI City sebagai strategi dalam mewujudkan sinergi antar badan usaha milik negara, serta menjadi stasiun pertama di Indonesia yang menggunakan hak penamaan.[12] BNI turut serta mengelola stasiun ini bersama PT Railink dan PT KAI; dengan menyediakan fasilitas penunjang berupa ATM dan mesin tiket.[13]

Awalnya penumpang dari bandara dan menuju bandara hanya bisa naik dan turun dari stasiun ini, sebelum akhirnya Stasiun Manggarai baru bisa melayani penumpang sejak 10 Oktober 2019.[14] Pada 19 Juni 2018, beberapa jadwal perjalanan KRL Bandara Soekarno-Hatta sempat diperpanjang sampai Bekasi.[15][16] Pada 8 September 2019, perjalanannya kembali dipangkas menjadi BNI City–Bandara Soekarno-Hatta pp untuk optimalisasi pelayanan. Menurut hasil evaluasi yang dilakukan oleh PT Railink, perjalanan KRL Bandara saat melintasi Stasiun Manggarai sering mengalami keterlambatan akibat terkendala kesiapan infrastruktur stasiun yang saat itu masih dalam serangkaian renovasi untuk menjadi stasiun tersebut sebagai stasiun sentral di DKI Jakarta.[17][18]

Per 1 Januari 2023, KAI Commuter resmi mengakuisisi layanan kereta api Bandara Soekarno-Hatta dari KAI Bandara dengan ditekennya dokumen peralihan operator pelayanan operasional dan akta jual beli pada 30 Desember 2022.[19]

KAI Commuter mengumumkan mulai 1 Maret 2024, Stasiun Rawa Buaya mulai melayani kereta api Bandara Soekarno-Hatta. Sehingga pada stasiun ini pun ditambahkan sebuah gerbang yang khusus difungsikan untuk akses masuk dan keluar penumpang kereta api Bandara Soekarno-Hatta.[20]

Pada tanggal 2 Januari 2025, KAI Commuter bakal memindahkan pemberhentian kereta api Bandara Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru (BNI City) ke Stasiun Sudirman Lama di Februari 2025 supaya penumpang yang dari Stasiun LRT Dukuh Atas yang ingin transit ke kereta api Bandara bisa lebih mudah, dan mengurangi waktu tempuh perjalanan kereta api Bandara Soekarno-Hatta dari yang semula 56 menit menjadi 40 menit dari stasiun pemberangkatan awal Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta karena Stasiun Karet juga akan ditutup.[21][22]

Stasiun

No. stasiun 20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Stasiun Antarmoda penghubung Keterangan Lokasi
A01B09C13 Manggarai DKI Jakarta
A02C11 BNI City
A03C09T01 Duri
A03aT06 Rawa Buaya
  • Stasiun pemberhentian Commuter Line Tangerang
Perbatasan Provinsi DKI Jakarta
Perbatasan Provinsi Banten
A04T09 Batu Ceper Kota Tangerang Banten
A05
20px-Plane_icon_nose_up.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
03
Soekarno-Hatta

Metode pembayaran

Pembayaran Commuter Line Bandara Soekarno–Hatta dapat dilakukan melalui beberapa pilihan metode pembayaran yang terbagi berdasarkan kanal pembayarannya:

Mesin tiket

Tersedia mesin tiket yang dapat digunakan untuk melakukan pembelian tiket yang tersedia dalam bentuk tiket elektronik (e-ticket) maupun tiket termal yang otomatis akan dicetak kenbali oleh mesin. Pemesanan tiket melalui mesin tiket tersedia maksimal 5 menit sebelum keberangkatan kereta bandara.[23] Beberapa pilihan metode pembayaran dengan kanal ini yaitu:

Aplikasi dan situs web

Pemesanan tiket juga dapat dilakukan melalui Aplikasi Access by KAI (yang juga dapat diakses untuk layanan kereta api bandara oleh KAI Bandara) dan situs resmi pemesanan tiket oleh KAI Commuter. Metode pembayaran yang tersedia pada dua kanal ini yakni:

  • QRIS (pada Aplikasi Access by KAI dan situs web)
  • Dompet digital (pada Aplikasi Access by KAI): KAI Pay, OVO, MotionPay

Tap and Go

Mulai 5 Oktober 2020, semasa dinaungi oleh KAI Bandara, KRL Basoetta dapat diakses dengan melakukan Gate In menggunakan kartu uang elektronik (KUE) secara langsung di gerbang stasiun tanpa perlu membeli tiket di mesin tiket terlebih dahulu. Kartu yang dapat digunakan untuk memanfaatkan metode pembayaran bertajuk Tap and Go ini yakni Kartu Multi Trip (KMT) Commuter Line, TapCash dari BNI, Flazz dari BCA, BRIZZI dari BRI, dan Jakcard dari Bank DKI. Meskipun praktis, penggunaan fitur ini memastikan penumpang tunduk pada aturan tertentu seperti penggunaan 1 kartu untuk 1 penumpang dengan 1 kursi saja serta hanya tersedia paling cepat 10 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta.[24]

Apabila melanggar beberapa ketentuan dari penggunaan fasilitas Tap and Go, penumpang dapat dikenakan denda sebagai berikut.

PelanggaranDenda
Gate Out, tidak Gate InRp70.000,00
Gate In, 2 (dua) kaliRp70.000,00
Gate Out lebih dari 2 (dua) jamRp90.000,00
(tarif maksimal + suplesi Rp20.000,00)
Gate In dan Gate Out di stasiun yang samaRp35.000,00

Pada 1 Agustus 2024, KAI Commuter Bandara mengumumkan penggunaan Tap and Go pada Commuter Line Basoetta terbatas menggunakan KMT saja, sehingga kartu uang elektronik perbankan sebelumnya tidak dapat digunakan secara langsung di gerbang stasiun. Penggunaan KMT untuk kereta bandara ini pun kemudian dihentikan sementara mulai 1 Maret 2025 untuk dilakukan pengembangan sistem e-ticketing. Alhasil, fasilitas Tap and Go tidak dapat dimanfaatkan selama beberapa waktu.[25][26]

Setahun berselang melalui pengumuman resmi KAI Commuter Bandara, metode pembayaran Tap and Go dapat digunakan kembali di seluruh stasiun yang melayani Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta. Penumpang hanya dapat menggunakan KMT Commuter Line untuk memanfaatkan metode pembayaran ini dengan saldo minimal Rp 80.000,00.[27]

Insiden

Pada tanggal 20 Februari 2026, KA 806A Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta relasi DuriBandara Soekarno-Hatta tertemper oleh truk angkutan sekoci di JPL 21 dekat Stasiun Poris. Akibatnya, KA bandara tersebut anjlok dan menabrak tiang LAA sehingga seluruh perjalanan KA di Lin Soekarno-Hatta dan Lin Tangerang terganggu.[28]

Catatan kaki

  1. Data penumpang harian diperoleh dari menjumlahkan angka penumpang naik dan turun, kemudian dibagi 90.[1]

Referensi

Referensi Khusus

  1. "Perjalanan tiga bulan pertama telah dilewati, KAI Commuter menorehkan capaian dari sepanjang rel wilayah operasional yang terbentang". Instagram. KAI Commuter. 2025-04-30. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-05-30.
  2. 1 2 Idhom, Addi M. (2017-12-25). "Kereta Bandara Soetta Beroperasi 26 Desember 2017: Tarif Rp30 Ribu". tirto.id. Diakses tanggal 2025-04-06.
  3. mti. "KA Bandara Soetta" (PDF). Tokoh Indonesia. 32: 34.
  4. Harinowo et al. 2019, hlm. 15.
  5. PKPS, Admin. "JULI KONSTRUKSI KA BANDARA SOETTA DIMULAI". pkps.bappenas.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-03-16. Diakses tanggal 2017-01-31.
  6. "Belum Rampung, Kereta Bandara Soetta Batal Lalui Stasiun Manggarai | Bandara Soekarno-Hatta 2017". bandarasoekarnohatta.com. Diakses tanggal 2017-01-31.
  7. Andri Donnal Putera (23 Mei 2017). "Rute Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta". Kompas.com. Diakses tanggal 4 Agustus 2017.
  8. Muhammad Idris (11 April 2017). "Ini Daftar Stasiun yang Dilewati Kereta Bandara Soetta". detikFinance. Diakses tanggal 4 Agustus 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Hasan Kurniawan (24 April 2017). "Ini Jalur Menuju Stasiun Kereta Api Bandara Soetta". SINDOnews.com. Diakses tanggal 4 Agustus 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Hilda B Alexander (12 April 2017). "Ini Progres Terbaru Stasiun Kereta Bandara Soekarno-Hatta". Kompas.com. Diakses tanggal 4 Agustus 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. KA Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi 2 Januari, Harga Tiket Rp 70.000 - Kompas.com
  12. Rahman, Abdul (2018-01-09). "Asal Usul Nama Stasiun BNI City". Bisnis.com. Diakses tanggal 2024-02-07.
  13. Rachman, Fadhly Fauzi (5 Desember 2017). "Stasiun Kereta Bandara, Sudirman Baru atau BNI City?". detikcom. DetikFinance. Diakses tanggal 4 Januari 2018.
  14. "Railink | Stasiun Kereta Api Bandara". www.railink.co.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-27. Diakses tanggal 2021-06-09.
  15. Purba, David Oliver (18 Juni 2018). Maharani, Dian (ed.). "Besok, KA Bandara Mulai Diuji Coba dari Stasiun Bekasi". Kompas.com. Diakses tanggal 19 Juni 2018.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  16. "Hari Ini Railink Uji Coba Operasi KA Bekasi-Bandara Soetta". BeritaSatu.com. 19 Juni 2018. Diakses tanggal 19 Juni 2018.
  17. "Minggu, PT Railink Hentikan Operasional Kereta Bekasi-Bandara Soetta". Sindonews.com. Diakses tanggal 2019-09-08.
  18. Iswinarno, Chandra (2019-09-06). "Operasional Kereta Bandara Soetta Dari dan Menuju Bekasi Dihentikan". Suara.com. Diakses tanggal 2019-09-08.
  19. antaranews.com (2023-03-04). "KAI Commuter resmi kelola Kereta Bandara Soekarno-Hatta". Antara News. Diakses tanggal 2024-04-30.
  20. Media, Kompas Cyber (2024-03-01). "Mulai 1 Maret 2024, KAI Uji Coba Stasiun Rawa Buaya untuk Kereta Bandara". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-05-12.
  21. Septalisma, Bisma (2025-01-02). "Waktu Tempuh Kereta Bandara ke Soetta Bakal Dipersingkat Jadi 40 Menit". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2025-01-02.
  22. Novelino, Andry (2025-01-02). "KAI Buka Wacana Kereta Bandara Berhenti di Stasiun Sudirman". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2025-01-02.
  23. "Masih bingung cara pembelian tiket secara On the spot ..." Instagram. KAI Commuter. 2025-03-06. Diakses tanggal 2025-04-06.
  24. Sulistyo, Bayu Tri (2020-10-06). "Naik KA Bandara Soetta Cukup Tap Pakai KMT dan Kartu Bank". Railway Enthusiast Digest. Diakses tanggal 2025-04-06.
  25. "Tap & Go Commuterline Bassoeta". Instagram. KAI Commuter. 2024-08-01. Diakses tanggal 2025-04-06.
  26. "Informasi Penting !". Instagram. KAI Commuter. 2025-03-01. Diakses tanggal 2025-04-06.
  27. "Nikmati perjalanan yang lebih praktis dan efisien bersama Commuter Line Basoetta dengan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) sebagai metode pembayaran ...". Instagram. KAI Commuter Bandara. 2025-08-01. Diakses tanggal 2025-08-28.
  28. Rafni, Intan Afrida (2026-02-20). Purba, David Oliver (ed.). "Kereta Bandara Anjlok Usai Tabrak Truk di Poris Tangerang". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-02-20.

Daftar pustaka

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Commuter Line Bandara Soekarno–Hatta.
Transportasi umum di Jakarta
Sarana transportasi
Bus
Kereta rel listrik
Kereta api antarkota
Eksekutif
Eksekutif dan Ekonomi
Ekonomi
Angkutan cepat
Kereta cepat
250px-DMR-250284_Perum_DAMRI_Transjakarta_E-Cityline_3_Laksana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Perdana_dinas_KRL_INKA_seri_iE305_Trainset_2_lintas_Bogor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Gajayana_New_Generation_with_Gambir_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Jakarta_MRT_TS12_entering_Blok_A_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Hyundai_Rotem_LRT_Jakarta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Jabodebek_LRT_at_TMII_LRT_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Whoosh_400_set_ke-3_memasuki_stasiun_Tegalluar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Infrastruktur
Jalan bebas hambatan
dan tol dalam kota
Jalur kereta api
Terminal
Stasiun
Stasiun kereta api dan KRL
Stasiun kereta api Barang
Stasiun MRT Jakarta
Stasiun LRT Jakarta
Stasiun LRT Jabodebek
Transportasi air
Bandar Udara
Organisasi dan perusahaan
Operator
Tiket
Regulator
Integrator
  • Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek
  • Integrasi Transportasi Jakarta
  • Jakarta Lingko Indonesia (Jak Lingko)
  • * dalam tahap pengerjaan
  • ** dalam tahap penyelesaian
  • Coret: tidak beroperasi
Armada
KRL non-AC,
tak beroperasi
KRL AC impor dari
Jepang dan buatan PT INKA, tak beroperasi
Tokyo Metropolitan Government (Toei)
JR East
Toyo Rapid Railway
Tokyo Metro
PT INKA
Tokyu Corporation
KRL AC impor
dari Jepang, Tiongkok dan buatan PT INKA
Tokyo Metro
JR East
PT INKA
CRRC
Non-KRL
120px-Logo_KAI_Commuter.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Layanan yang beroperasi (Commuter Line ...)
Kereta api bandara****
Kereta api komuter*
Kereta api lokal***
Layanan yang tidak beroperasi**
Topik terkait
*)Tidak pernah dioperasikan KAI Commuter secara langsung, namun pernah beroperasi di layanan-layanan yang kemudian diambil alih KAI Commuter di Jabodetabek, Bandung, Yogya-Solo, dan Surabaya

*dioperasikan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (hingga 20 September 2017) dan PT Kereta Commuter Indonesia (hingga saat ini)
**dioperasikan oleh PT Kereta Api Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek (hingga 15 September 2008) & PT KA Commuter Jabodetabek (hingga 2 Juli 2011)
***operasional dialihkan dari swakelola perusahaan induk karena berfokus pada layanan antarkota dan aglomerasi.
****operasional dialihkan dari KAI Bandara


20px-Jakarta_KRL_B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Bogor
Jalur cabang Nambo
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang
20px-Jakarta_KRL_R.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Rangkasbitung
20px-Jakarta_KRL_T.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tangerang
20px-Jakarta_KRL_TP.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tanjung Priok
Y Commuter Line Yogyakarta
20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Basoetta
  • Tebal: Stasiun awal/akhir dan stasiun transit
    : Hanya melayani satu arah
Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan