Terminal Kampung Rambutan merupakan terminal bus yang berada di Jalan Lingkar Luar Selatan (Jl. TB. Simatupang), kawasan Rambutan, Jakarta Timur. Terminal ini dibangun pada tahun 1986 untuk menggantikan Terminal Cililitan yang kelak akan menjadi Pusat Grosir Cililitan, serta diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Wiyogo Atmodarminto pada awal tahun 1990-an.
Terminal ini terbagi menjadi 2 gedung utama yang masing-masing melayani bus antarkota serta angkutan perkotaan, serta satu halte Transjakarta koridor 7 yang terletak di bangunan sendiri. Pada 2022 Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan modernisasi pelayanan terminal yang dibiayai dana hibah dari Korea Selatan. Setelah modernisasi dilakukan, penjualan tiket dilayani secara daring melalui mesin tiket dan loket terpadu pada bangunan terminal antarkota.[3]
Angkutan Perkotaan Jabodetabek
Bus Transjakarta dan Transjabodetabek terparkir di terminal dalam kota
Lin 7A: Kampung Rambutan-Stasiun MRT Lebak Bulus (via T.B. Simatupang - R.A. Kartini - Pasar Jumat Raya untuk rute reguler atau via JORR S - R.A. Kartini - Pasar Jumat Raya untuk rute ekspres)
Lin 7B: Kampung Rambutan-Terminal Blok M (via Bogor Raya - Dewi Sartika - TMP Kalibata - Mampang Prapatan Raya - Jalur layang Koridor dari Rawa Barat sampai Pasar Santa)
Lin 7D: Kampung Rambutan-Pancoran Tugu (via TMII - Tol HEK - Koridor dari Cawang Sentral sampai Pancoran Tugu)
Lin 7E: Kampung Rambutan-Ragunan (via T.B. Simatupang - R.M. Harsono)
Agra Mas C: Terminal Cikarang–Terminal Poris Plawad (via Jalan Teuku Umar (Bekasi) – Jalan Tol Cimanggis–Cibitung – Jalan Tol Jakarta–Cikampek – Jalan Tol Lingkar Luar – Supriyadi – Jalan Tol Ulujami–Serpong – Jalan Pelayangan – Jalan Pahlawan Seribu – Jalan Serpong Raya – Jalan M.H. Thamrin (Kota Tangerang) – Jalan Jenderal Sudirman (Kota Tangerang) - Jalan Benteng Betawi)