Sabtu, 26 September 2026
22:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Terminal Caruban

Terminal Caruban

terminal bus di Indonesia

Artikel ini mengenai terminal regional di ibukota Kabupaten Madiun. Untuk terminal regional di Kota Madiun, lihat Terminal Purboyo.
Lihat pula: Stasiun Caruban.
Terminal Caruban
Bus antarkota Mobil penumpang umum
40px-Logo_of_the_Ministry_of_Transportation_of_the_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terminal Caruban
330px-Aktivitas_angkutan_umum_di_peron_Terminal_Caruban_%282023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kenampakan aktivitas angkutan umum di dalam Terminal Caruban pada 20 Januari 2023. Hanya terparkir satu unit bus Perum DAMRI pada peron penumpang.
Lokasi
Koordinat7°32′53″S 111°40′15″E / 7.54806°S 111.67083°E / -7.54806; 111.67083
PemilikPemerintah Provinsi Jawa Timur
Operator
    • Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
      • Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Madiun
LetakNasional 17 di {{Rute/Kode daerah Lintas Tengah Jawa
Rute bus
  • Antarkota dalam provinsi
  • Antarkota antarprovinsi
Layanan
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
StatusBeroperasi
KlasifikasiTerminal bus tipe B
Operasi layanan
Terminal sebelumnya Layanan bus antarkota Terminal berikutnya
Anjuk Ladang
menuju Purabaya
Lintas Tengah
Surabaya–Madiun–Yogyakarta–Magelang–Banjarnegara–Bumiayu, p.p.
Purboyo
menuju Bumiayu
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.5480555555556,111.67083333333,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Terminal_Caruban&revid=29978215&groups=_0f084b3d112e73dd799441a2c6b48a7648b3ef2c&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Terminal Caruban adalah nama sebuah terminal bus tipe B yang berlokasi pada ibukota Kabupaten Madiun di perkotaan Caruban.[1][2] Walaupun nama daerah sudah diganti dengan "Mejayan", tetapi penggunaan nama terminal tetap mempertahankan nama lama "Caruban", begitupula dengan nama pasar, stasiun dan stadion di kawasan ini.[3] Terminal seluas 3 ha ini diperuntukkan sebagai titik menaikturunkan penumpang angkutan umum seperti bus antarkota, baik tujuan dalam provinsi maupun antarprovinsi.[4] Terminal ini dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dibawah Unit Pelaksana Teknis Lalu Lintas Angkutan Jalan (UPT LLAJ) wilayah kerja Madiun Raya.[5]

Walau fisik bangunan Terminal Caruban tergolong megah dan terletak di tepian jalan nasional, aktivitas penumpang di dalam terminal tampak mati suri. Selain tidak adanya penumpang, aktivitas perekonomian di dalam terminal nyaris diam ditempat. Hanya lima dari dua belas kios/pertokoan yang hidup geliat usahanya, sebagian difungsikan sebagai warung dan penyedia jasa tiket bus jarak jauh. Pada tahun 2012, terminal ini hanya mampu menyumbang PAD sebesar Rp138,29 juta.[6] Berdasarkan hasil pantauan Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun pada tanggal 1–7 November 2021, tercatat 62 penumpang dari 101 unit bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan 176 penumpang dari 388 unit bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang masuk melintasi terminal ini.[7]

Keberadaan terminal yang kurang strategis menjadi salah satu penyebab sepinya aktivitas di dalam Terminal Caruban. Calon penumpang umumnya lebih memilih naik-turun di luar area terminal.[8] Selain itu, okupansi penumpang lebih banyak terkonsentrasi pada kawasan strategis lain seperti di dekat taman kota atau pasar umum.[9][10]

Layanan Perum DAMRI

Angkutan KSPN

330px-DAMRI_KSPN_Caruban%E2%80%93Ngebel_%282022%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah unit Toyota HiAce milik Perum DAMRI sebagai angkutan KSPN relasi perjalanan Caruban–Ngebel terparkir di tepi Telaga Ngebel, Ponorogo pada Februari 2022.

Per Februari 2022, Perum DAMRI Cabang Ponorogo mulai mengaktifkan layanan angkutan pariwisata bernama Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di kawasan Madiun Raya. Salah satu jalur trayek yang dioperasikan adalah angkutan minibus dengan relasi perjalanan Caruban–Ngebel.[11][12] Rute perjalanannya dimulai dari Terminal Caruban menuju Kota Madiun, Dolopo, Mlilir, Kota Ponorogo hingga tujuan akhir di kawasan wisata alam Telaga Ngebel. Sebagai hasil kerjasama dengan PT KAI, layanan ini akan melintasi beberapa sarana transportasi kereta api di sepanjang jalur lintasan seperti Stasiun Caruban dan Stasiun Madiun. Selain itu, layanan ini juga akan mampir di beberapa kawasan strategis seperti Perkantoran Kabupaten Madiun, Pahlawan Street Center (PSC), Alun-alun Kota Madiun, Tugu Titik Nol Kota Madiun, Hotel Aston Kota Madiun dan Mall PCC. Kehadiran Angkutan KSPN pada jalur ini diharapkan dapat meningkatkan kemajuan pada sektor pariwisata guna menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara serta meningkatkan pendapatan warga setempat.[13]

Baru setahun beroperasi, layanan angkutan KSPN relasi perjalanan Caruban–Ngebel akhirnya dihapus permanen per tanggal 25 Desember 2022. Kebijakan ini didasari oleh hasil evaluasi Perum DAMRI yang menunjukkan bahwa tingkat okupansi penumpang sangat rendah, bahkan tidak ada 10 persen. Selain berakibat kerugian operasional, kehadiran angkutan KSPN pada jalur tersebut dinilai belum mampu membawa dampak apapun untuk warga sekitar.[14]

Angkutan perintis

330px-DAMRI_perintis_Caruban%E2%80%93Ngawi_di_Terminal_Caruban_%282023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah unit bus medium milik Perum DAMRI Cabang Ponorogo yang diperuntukkan sebagai angkutan perintis relasi perjalanan Caruban–Ngawi terparkir di peron pemberangkatan Terminal Caruban pada 20 Januari 2023.

Perum DAMRI Cabang Ponorogo bekerjasama dengan PT KAI mulai mengoperasikan jalur baru angkutan umum perintis dari Terminal Caruban sejak awal 2023. Jalur yang dihadirkan adalah bus perintis dengan relasi perjalanan Caruban–Ngawi. Rute perjalanannya dimulai dari terminal ini menuju Balerejo, Nglames, Sawahan, Barat, Pojok, Kendung, Kersikan, Kersikan, Dempel, Kersoharjo, Klitik, hingga Terminal Kertonegoro. Selain menjangkau kawasan yang tidak tersentuh angkutan umum, bus perintis ini juga melintasi titik singgahan strategis di sepanjang jalur lintasannya seperti Kampus UNS Caruban, Stasiun Caruban, Terminal Purboyo, Stasiun Magetan (Barat) dan Stasiun Ngawi (Paron).[15]

Eksistensi angkutan pedesaan

Moda mobil penumpang umum (MPU) jenis angkutan pedesaan terkadang masih bisa ditemukan di perkotaan Caruban, terutama di kawasan dekat pasar pada jam-jam tertentu. MPU yang dimaksud adalah kendaraan Isuzu Elf yang mempunyai izin trayek dengan relasi perjalanan Caruban–Gemarang. Namun eksistensi MPU jalur tersebut menunjukkan tren penurunan tiap tahun, termasuk pada jalur lainnya di Madiun Raya. Salah satunya disebabkan oleh semakin banyaknya kendaraan pribadi yang dianggap lebih praktis dan cepat daripada MPU.[16]

Bus antarkota

Mikrobus

330px-Bus_kecil_Caruban%E2%80%93Ngawi_di_Terminal_Kertonegoro_%282023%29_--versi_2--.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah unit MPU jenis bus kecil dengan relasi perjalanan Caruban–Ngawi bergerak keluar dari kawasan Terminal Kertonegoro Ngawi pada 20 Januari 2023.

MPU antarkota yang masih beroperasi rutin di perkotaan Caruban adalah bus kecil dengan relasi perjalanan Caruban–Ngawi (via Karangjati).[a] Jalur bus kecil ini sudah mulai dioperasikan sejak tahun 1970-an, menghubungkan Kota Caruban dengan Kota Ngawi tanpa melintasi Kota Madiun. Keberadaan bus kecil ini banyak diandalkan para pelajar dan pedagang pasar. Namun okupansi penumpang semakin berkurang seiring banyaknya warga yang beralih ke kendaraan pribadi.[17]

Walaupun izin trayeknya sampai Terminal Caruban, namun hampir tidak pernah ditemui bus kecil yang melintasi terminal tersebut. Dalam praktiknya, bus kecil biasanya akan berhenti pada pangkalan atau titik pengendapannya di sekitar Taman Kota Caruban Asri saja.[18] Hampir seluruh unit bus kecil yang beroperasi pada jalur ini dimiliki oleh perseorangan, bukan koperasi ataupun perusahaan otobus.[19] Pada tahun 2016, tercatat 25 unit bus kecil yang mengantongi izin trayek dari Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, dengan jumlah unit yang beroperasi setiap harinya sebanyak lima belas unit.[20]

Bus AKDP/AKAP

330px-Gapura_Terminal_Caruban_%282023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah unit bus antarkota milik PO Sugeng Rahayu relasi perjalanan Surabaya–Yogyakarta berjalan melintasi depan area Terminal Caruban pada 20 Januari 2023.

Terminal Caruban mempunyai fungsi sebagai titik lintasan dan singgahan berbagai jalur trayek bus antarkota, baik dalam maupun antarprovinsi. Sebagian besar yang melintasi terminal ini didominasi oleh bus antarkota kelas ekonomi dari Surabaya dengan tujuan akhir hingga Ponorogo, Pacitan, Yogyakarta, Semarang atau Wonogiri, begitupula sebaliknya. Beberapa operator bus jarak jauh bertujuan akhir ke Bali, Jawa Barat, Jakarta hingga Sumatera juga membuka kantor perwakilan atau agen penyedia layanan tiket bus di kawasan sekitar terminal ini. Diantaranya seperti PO Harapan Jaya, PO Rosalia Indah, PO Medali Mas, PO Handoyo, PO Laksmi Langgeng, PO Ranajaya, PO Puspa Jaya, PO Wisata Komodo, PO Sedya Mulya, dsb.[4][5]

Semenjak Jalan Tol Trans-Jawa mulai beroperasi, aktivitas lalu lalang bus antarkota yang melintasi terminal ini menjadi semakin sepi. Beberapa unit bus antarkota mulai memperbarui izin trayek dengan memanfaatkan lintasan jalan tol untuk efisiensi waktu. Akibatnya waktu tunggu bus antarkota dari dan ke Surabaya via Caruban menjadi semakin lama.[21]

Galeri

250px-Papan_nama_Terminal_Caruban_%282023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail250px-Gedung_penumpang_Terminal_Caruban_%282023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Kantor_Dishub_Kabupaten_Madiun_di_Terminal_Caruban_%282023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail250px-Formasi_lajur_peron_Terminal_Caruban_%282023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kenampakan fisik gedung Terminal Caruban.

Referensi

Catatan penjelas

  1. ↑ Jalur lintasan bus kecil relasi perjalanan Caruban–Ngawi beririsan dengan jalur lintasan bus AKAP kelas ekonomi relasi perjalanan Surabaya–Solo–Semarang. Untuk menghindari konflik, seluruh unit bus AKAP ekonomi tersebut dilarang menaikturunkan penumpang disepanjang ruas jalan antar Caruban dengan Ngawi selama jam operasional bus kecil masih berlangsung.

Referensi

  1. ↑ Pemerintah Provinsi Jawa Timur (2012). "Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Tahun 2011—2031" (PDF). jdih.surabaya.go.id. hlm. 52. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  2. ↑ Pemerintah Provinsi Jawa Timur (2020). "Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 43 Tahun 2020 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2021". peraturan.bpk.go.id. hlm. 154–155. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  3. ↑ Presiden Republik Indonesia (2019). "Penjelasan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2010 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Madiun dari Wilayah Kota Madiun ke Wilayah Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur". peraturan.bpk.go.id. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  4. 1 2 Firdaus (2020). "Aplikasi metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk analisa peningkatan kualitas pelayanan berdasarkan persepsi pengguna moda transportasi bus AKDP dan AKAP pada terminal type B (Studi kasus pada Terminal Caruban – Kabupaten Madiun)". Develop. 4 (1): 63–84. doi:10.26740/proteksi.v1n1.p22-29.
  5. 1 2 Sukesi (Agustus 2020). Adriono (ed.). Kualitas Pelayanan Publik, Studi Kepuasan Pengguna Terminal Tipe B di Jatim. CV Revka Prima Media. hlm. 65–70. ISBN 978-602-417-277-0.{{cite book}}: |work= diabaikan
  6. ↑ Sudarmawan (11 September 2013). Heru Pramono (ed.). "Terminal Caruban mati suri". surabaya.tribunnews.com. Diakses tanggal 22 Januari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Mizan Ahsani, ed. (9 November 2021). "Terminal Caruban, Dulu sempat ramai, Kini kembali sepi". radarmadiun.jawapos.com. Diakses tanggal 22 Januari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Mizan Ahsani, ed. (12 April 2022). "Pilih tunggu bus di luar Terminal Caruban". radarmadiun.jawapos.com. Diakses tanggal 22 Januari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Muhammad Faishal Fadlie; R. Reza Hudiyanto (2015). "Caruban 2010-2014: Perkembangan kota pasca perubahan status dari kota kecamatan menjadi ibu kota Kabupaten Madiun". Program Studi Ilmu Sejarah, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.
  10. ↑ Kurnianto Fery Wibowo; Agung Kumoro; Moh. Asrori (2011). "Konsep perencanaan dan perancangan penataan kembali Pasar Umum Caruban Kabupaten Madiun". Program Studi Arsitektur, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
  11. ↑ Louis Rika Stevani (7 Maret 2022). Didik Kusbiantoro (ed.). "Pemkab Madiun buka trayek minibus rute Caruban--Ngebel Ponorogo". jatim.antaranews.com. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  12. ↑ Nur Aini (7 Maret 2022). "Pemkab Madiun akan buka trayek bus rute Caruban-Telaga Ngebel". republika.co.id. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  13. ↑ Humas Perum DAMRI (2022). "Press Release Perum DAMRI No. 238/XXII/DMR/2022: Rute perjalanan DAMRI untuk wilayah Madiun dan sekitarnya" (PDF). compro.damri.co.id. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  14. ↑ "Penumpang sepi, DAMRI jurusan Caruban-Madiun-Ngebel-Ponorogo resmi dihapus". gemasuryafm.com. 10 Januari 2023. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  15. ↑ Yoga Pratama (4 Januari 2023). "Tarif DAMRI Ngawi Rp15 Ribu dengan 2 Jadwal keberangkatan dari Terminal Kertonegoro, Ini rute tujuannya". aspirasiku.id. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  16. ↑ Mizan Ahsani, ed. (5 November 2022). "Angkot-angdes di Kabupaten Madiun makin ditinggalkan". radarmadiun.jawapos.com. Diakses tanggal 22 Januari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Edy Raharja (4 Oktober 2019). "Riwayat bus Caruban-Ngawi". Video Dokumenter Edy Raharja. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  18. ↑ Rizka Nur Laily M. (27 Desember 2021). "Fakta di balik kernet meninggal di bus Madiun, Belum diketahui siapa keluarganya". merdeka.com. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  19. ↑ Sri Rahayuningsih (14 Maret 2021). "Bus angkutan umum legendaris". karangmalang.ngawikab.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-22. Diakses tanggal 22 Januari 2023.
  20. ↑ Khafid Ihsan; Alik Ansyori A.; Khoirul Abadi (2017). "Evaluasi kinerja mobil penumpang umum trayek Caruban - Ngawi". Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Malang.
  21. ↑ Mizan Ahsani, ed. (5 Agustus 2022). "Terminal sepi, Bus lewat tol". radarmadiun.jawapos.com. Diakses tanggal 22 Januari 2023.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Caruban Bus Terminal.
Sumatra
Aceh
Tipe A
Sumatera Utara
Tipe A
Sumatera Barat
Tipe A
Riau
Tipe A
Jambi
Tipe A
Sumatera Selatan
Tipe A
Bengkulu
Tipe A
Lampung
Tipe A
Kepulauan Riau
Tipe A
Kepulauan Bangka Belitung
Tipe A
Jawa
Banten
Tipe A
Tipe B
Jakarta
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Barat
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Tengah
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Yogyakarta
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Timur
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
Tipe A
Tipe C
Nusa Tenggara Barat
Tipe A
Nusa Tenggara Timur
Tipe A
Tipe B
Kalimantan
Kalimantan Timur
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kalimantan Barat
Tipe A
Tipe B
Kalimantan Selatan
Tipe A
Kalimantan Tengah
Tipe A
Kalimantan Utara
Tipe A
Sulawesi
Sulawesi Utara
Tipe A
Tipe B
Gorontalo
Tipe A
Sulawesi Tengah
Tipe A
Sulawesi Tenggara
Tipe A
Sulawesi Barat
Tipe A
Sulawesi Selatan
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Maluku
Tipe B/C
Maluku Utara
Tipe B/C
Papua
Tipe A
Tipe B/C
Papua Barat
Tipe B/C
Papua Barat Daya
Tipe B/C
Papua Tengah
Tipe B/C
Papua Pegunungan
Tipe B/C
Papua Selatan
Tipe B/C
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan