Minggu, 20 September 2026
16:21 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Terminal Pangandaran

terminal bus di Indonesia

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Terminal Pangandaran"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Terminal Pangandaran
Terminal bus
Lokasi
Lokasi pada peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info  L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Terminal Pangandaran merupakan terminal sebuah terminal penumpang tipe B, yang merupakan terminal induk terbesar di kawasan Pangandaran. Terminal dengan luas 7.000 m2 ini terletak di Merdeka, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Terminal ini letaknya berdekatan dengan pasar Pananjung dan objek wisata Pangandaran seperti Pantai Pangandaran, Taman Nasional Pananjung, Pantai Bulaksetra dan Pantai Tagog. Terminal ini menyediakan pelayanan transportasi angkutan pedesaan, mobil penumpang umum (MPU), angkutan perintis dan angkutan antarkota.[1][2]

Informasi Umum

Sejak Terminal Pangandaran berubah status menjadi terminal tipe B sejak awal 2017 lalu, pengelolaannya diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya terminal dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Namun hingga saat ini, aset lahan terminal belum diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum bisa melakukan pembangunan. Kedepannya Terminal Pangandaran akan terintegrasi dan terkonekting dengan Kantor Pusat Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Kementerian Perhubungan melalui aplikasi daring untuk sistem pelaporan kendaraan umum.[3][4][5]

Pemerintah Kabupaten Pangandaran merencanakan relokasi lahan terminal Pangandaran bakal dialihkan dari lokasi terminal ini. Sebab di lokasi saat ini direncanakan akan dilakukan perluasan Pasar Pananjung. DED Pasar Pananjung awal mulanya direncanakan dua lantai, tetapi setelah ditinjau ulang diubah menjadi satu lantai, sehingga perlu adanya perluasan lokasi. Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat berencana meningkatkan status Terminal Pangandaran menjadi tipe B. Pembangunan terminal tipe B membutuhkan lahan yang cukup luas, sekitar 2 hektar. Pemerintah Kabupaten Pangandaran memberikan tanah untuk pembangunan terminal tipe B, yaitu di wilayah Cijulang. Adapun terminal Pangandaran yang ada saat ini akan dibuat terminal khsusus, yakni terminal transit angkutan wisata Pangandaran.[6]

Rute Angkutan Pedesaan

Angkutan Perdesaan atau biasa disebut angdes oleh masyarakat setempat merupakan alternatif utama angkutan umum yang menjangkau kawasan pedesaan di Pangandaran. Angdes menjadi sarana pendukung transportasi masyarakat di Pangandaran desa sejak berpuluh tahun lalu. Hingga kini Angdes masih digemari warga Pangandaran. Angdes di Pangandaran melalui lintasan atau trayek hingga ke pelosok-pelosok desa atau jalan yang sulit dilalui sarana transportasi umum seperti bigbus. Angdes hanya beroperasi maksimal sampai jam 18.00 WIB. Berikut merupakan trayek angkutan antarkota di Terminal Pangandaran.[7]

  1. Pangandaran - Cijulang - Keusikluhur
  2. Pangandaran - Cijulang - Masawah
  3. Pangandaran - Kalipucang - Padaherang
  4. Pangandaran - Parigi - Cigugur
  5. Pangandaran - Parigi - Selasari

Rute Angkutan Perintis

Perum DAMRI sebagai BUMN dengan bisnis jasa transportasi berbasis jalan raya, menyediakan layanan angkutan perintis dari dan menuju Terminal Pangandaran. Angkutan perintis ini dilayani oleh Perum DAMRI Cabang Bandung. Tanggal 11 Februari 2016, DAMRI mulai mengoperasikan angkutan perintis dengan rute Pangandaran - Cipatujah - Pameungpeuk - Rancabuaya - Cidaun - Sindangbarang.

Operasional bus di lintas perintis ini disubsidi oleh Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, sehingga tarifnya tergolong murah. Bus DAMRI menggunakan armada medium bus dilengkapi AC dan konfigurasi seat 2-1 serta jumlah seat sebanyak 19 buah. Bus berangkat dar Pagandaran pada pukul 07.00 WIB. Sementara dari Sindangbarang bus berangkat pukul 06.00 WIB. Masing-masing armada tiba di tujuan akhir sekitar pukul 14.00 WIB. Tarif angkutan ini disesuaikan dengan jarak tempuh. Tarif perjalanan penuh Pangandaran - Sindangbarang dan sebaliknya dipatok Rp. 60.000,00. Sementara untuk jarak terdekat seperti Pangandaran - Cimerak, penumpang dikenakan biaya Rp.15.000,00.[8][9]

Keberadaan objek-objek wisata di Pesisir Selatan Jawa Barat menjadi daya tarik tersendiri bagi penumpang jalur ini, yaitu sebagai berikut.

Rute Angkutan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP)

Berikut merupakan trayek angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Pangandaran.[10][11]

Rute Eks Karesidenan Priangan

  1. Cijulang - Pangandaran - Banjar - Tasikmalaya: Adi Bakti, Budiman, Diana Prima, Donny, Sonny Prima (Ekonomi)
  2. Pangandaran - Ciharbeuti - Bandung: Budiman (Ekonomi)(Bisnis AC)

Rute Eks Karesidenan Bogor (via Tol Purbaleunyi)

  1. Pangandaran - Depok (via Tol Cipularang): Budiman (Bisnis AC)
  2. Pangandaran - Sukabumi: Merdeka (Bisnis AC)

Rute Eks Karesidenan Karawang (via Tol Purbaleunyi - Tol Cipularang - Tol Cikampek)

  1. Pangandaran - Bekasi: Budiman (Ekonomi)(Bisnis AC)
  2. Pangandaran - Karawang - Cikarang (via Purwakarta): Budiman (Ekonomi)

Rute Angkutan Antarkota Antarprovinsi (AKAP)

Berikut merupakan trayek angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Pangandaran.[10][11]

Rute DKI Jakarta (via Ciharbeuti - Tol Purbaleunyi - Tol Cipularang - Tol Cikampek)

  1. Pangandaran - Kalideres (via Cileunyi - Tol Cipularang) : Gapuraning Rahayu, Merdeka (Ekonomi)(Bisnis AC)
  2. Pangandaran - Kalideres (via Kawali - Cikijing - Majalengka - Tol Cipali) : Merdeka (Bisnis AC)
  3. Pangandaran - Kampung Rambutan: Merdeka (Ekonomi)(Bisnis AC)
  4. Pangandaran - Tanjung Priok: Budiman (Bisnis AC)

Rute Banten (via Ciharbeuti - Tol Purbaleunyi - Tol Cipularang - Tol Cikampek - Kebon Jeruk)

  1. Pangandaran - Tangerang (Poris Plawad): Budiman, Sumber Jaya (Bisnis AC)
  2. Pangandaran - Serang: Budiman (Bisnis AC)

Rute Jawa Tengah & Yogyakarta

  1. Pangandaran - Banjar - Cilacap: Adhisa, Budiman, Hikmah Agung, Lestari, Lingkar Emas, Putra Tunggal, Sabar Subur Putri Kembar (Ekonomi)
  2. Pangandaran - Banjar - Purwokerto: Budiman, Diana Prima , Teguh (Ekonomi)
  3. Pangandaran - Sidareja - Wangon - Yogyakarta: BEsT (Bisnis AC), Budiman (Ekonomi AC)

Referensi

  1. "Terminal Pangandaran". Terminal Pangandaran. Diakses tanggal 2020-05-20.
  2. "10 Objek Wisata Pilihan di Pangandaran". CNN Indonesia. Diakses tanggal 21 Mei 2020.
  3. Kusnadi, Agus (2019-10-13). "Aset Lahan Terminal Pangandaran Masih Tarik Ulur". Pikiran-Rakyat.com. Diakses tanggal 2020-05-20.
  4. Rakyat, Tim Pikiran (2019-06-20). "Diserahkan ke Pemprov, Terminal Pangandaran Belum Ada Peningkatan". Pikiran-Rakyat.com. Diakses tanggal 2020-05-20.
  5. Kusnadi, Agus (2019-08-07). "Pemda Pangandaran akan Secepatnya Serahkan Lahan Terminal ke Provinsi". Pikiran-Rakyat.com. Diakses tanggal 2020-05-20.
  6. Madlani (2020-01-10). "Dibangun Tipe B, Terminal Pangandaran Bakal Dialihkan ke Cijulang". Harapan Rakyat Online. Diakses tanggal 2020-05-20.
  7. Andi Nurroni (2016-05-13). "Yuk, Kenali Rute dan Tarif Angkutan Perdesaan di Pangandaran?". Swarapangandaran.com: Informasi dan Aspirasi Warga. Diakses tanggal 2020-05-20.[pranala nonaktif permanen]
  8. Andi Nurroni (2016-10-31). "Damri Pangandaran-Cianjur Belum Populer". Swarapangandaran.com: Informasi dan Aspirasi Warga. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-24. Diakses tanggal 2020-05-20.
  9. GridOto.com. "Banyak Lewat Objek Wisata, Bus DAMRI Sindangbarang - Pangandaran Tetap Sepi, Rata-rata 5 Penumpang Per Bus - Halaman 2 - GridOto.com". www.gridoto.com. Diakses tanggal 2020-05-20.
  10. 1 2 Suasana Terminal Bus Pangandaran - 2018, #requesAnda, diakses tanggal 2020-05-20
  11. 1 2 Melihat Unit Bus di GARASI Bis BUDIMAN PANGANDARAN, Jawa Barat, diakses tanggal 2020-05-20
Sumatra
Aceh
Tipe A
Sumatera Utara
Tipe A
Sumatera Barat
Tipe A
Riau
Tipe A
Jambi
Tipe A
Sumatera Selatan
Tipe A
Bengkulu
Tipe A
Lampung
Tipe A
Kepulauan Riau
Tipe A
Kepulauan Bangka Belitung
Tipe A
Jawa
Banten
Tipe A
Tipe B
Jakarta
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Barat
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Tengah
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Yogyakarta
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Timur
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
Tipe A
Tipe C
Nusa Tenggara Barat
Tipe A
Nusa Tenggara Timur
Tipe A
Tipe B
Kalimantan
Kalimantan Timur
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kalimantan Barat
Tipe A
Tipe B
Kalimantan Selatan
Tipe A
Kalimantan Tengah
Tipe A
Kalimantan Utara
Tipe A
Sulawesi
Sulawesi Utara
Tipe A
Tipe B
Gorontalo
Tipe A
Sulawesi Tengah
Tipe A
Sulawesi Tenggara
Tipe A
Sulawesi Barat
Tipe A
Sulawesi Selatan
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Maluku
Tipe B/C
Maluku Utara
Tipe B/C
Papua
Tipe A
Tipe B/C
Papua Barat
Tipe B/C
Papua Barat Daya
Tipe B/C
Papua Tengah
Tipe B/C
Papua Pegunungan
Tipe B/C
Papua Selatan
Tipe B/C
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan