Terminal Singosari merupakan nama sebuah prasarana umum berupa sub terminal atau terminal penumpang tipe C milik Pemerintah Kabupaten Malang yang terletak di Kecamatan Singosari.[1] Lokasi terminal ini tepat di belakang gedung Pasar Singosari, sehingga sering disebut juga sebagai Terminal Pasar Singosari.[2] Terminal seluas 1.080,00 m2 dengan bangunan seluas 240,00 m2 ini dibangun pada lahan eks pasar hewan yang terletak di sisi timur pasar. Akses pintu masuk terminal melalui Jalan Sidomulyo mengelilingi belakang pasar, sedangkan akses pintu keluar melalui Jalan Ken Arok.[3][4] Walaupun berada pada kawasan yang sama dengan pasar, tetapi tata kelola terminal ini dikelola oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Malang melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perhubungan Singosari. UPT tersebut juga mengelola beberapa sub terminal lain di sisi utara kabupaten seperti Terminal Karangploso dan Terminal Pujasera Lawang.[5]
Jaringan trayek angkutan umum
Selain menjadi titik lintasan mobil penumpang umum (MPU) dari dan ke Kota Malang, Terminal Singosari menjadi titik awal keberangkatan dari sebelas jalur trayek MPU angkutan pedesaan kawasan utara Kabupaten Malang. Jenis kendaraan angkutan pedesaan sebagian besar berupa Suzuki Carry dan sebagian kecil Toyota Kijang. Angkutan pedesaan tersebut menghubungkan Pasar Singosari dengan beberapa kawasan yang tersebar pada pedesaan di Kecamatan Singosari, Lawang [info 1]
, Karangploso, Pakis hingga perbatasan Kota Malang di Terminal Arjosari.[6][7]
Singosari–Langlang–Glugur
Singosari–Klampok–Sumbul
Singosari–Klampok–Purwoasri
Singosari–Biru–Gunungrejo
Singosari–Sumberawan
Singosari–Toyomarto–Wonosari
Singosari–Lowokjati
Singosari–Dengkol–Wonorejo–Jabung
Lawang–Arjosari
Singosari–Karangploso
Singosari–Tanjung–Cakalan–Wendit–Sekarpuro (Madyopuro)
Singosari–Ketangi–Landungsari
Dikarenakan terbatasnya area parkir kendaraan (APK) di Terminal Singosari serta sulitnya akses masuk ke terminal ini dari Jalan Sidomulyo akibat aktivitas pedagang kaki lima (PKL), beberapa trayek angkutan pedesaan menjadikan beberapa titik di luar terminal sebagai titik pangkalan yang berbeda. Angkutan pedesaan trayek
,
Langlang, dan
Sekarpuro tetap mempunyai pangkalan dari terminal ini. Angkutan pedesaan trayek
dan
mempunyai pangkalan di depan Pasar Singosari (selatan jembatan penyeberangan orang (JPO). Angkutan pedesaan trayek
Lowokjati mempunyai pangkalan di Pertigaan Garuda. Sedangkan angkutan pedesaan trayek
dan MPU bison dari dan ke Kota Malang tidak masuk terminal, melainkan hanya melintasi depan Pasar Singosari atau Pusat Studi Kendedes (eks Kawedanan Singosari).[8][9]
Galeri
Kenampakan fasilitas beserta angkutan umum yang terdapat di Terminal Singosari dan sekitarnya. Foto diambil pada rentang tahun Juni–Juli 2022.
Referensi
Catatan bawah
- ↑ Trayek angkutan pedesaan yang mempunyai titik lintasan dari APK Pasar Lawang dan Terminal Pujasera Lawang antara lain:
1.
Lawang–Arjosari
2.
Sumber Porong–Lawang–Ketindan–Wonosari
3.
Sidoluhur–Patal–Lawang
Referensi
Lihat pula
- Stasiun Singosari
- Candi Singasari
- Jalan Tol Pandaan–Malang
- Bandar Udara Abdul Rachman Saleh
- Gunung Arjuno
Pranala luar
|
|---|
|
|
|
|
|
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua |
|---|
|
|