Selasa, 06 Oktober 2026
00:25 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Terminal Cicaheum

Terminal Cicaheum

terminal bus di Indonesia

Bagikan:
60px-Applications-development_current.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini membahas mengenai bangunan, struktur, infrastruktur, atau kawasan terencana yang sedang dibangun atau akan segera selesai. Informasi di halaman ini bisa berubah setiap saat (tidak jarang perubahan yang besar) seiring dengan penyelesaiannya.
Terminal Cicaheum

ᮒᮨᮁᮙᮤᮔᮜ᮪ ᮎᮤᮎᮠᮩᮙ᮪
Terminal Penumpang Tipe A
330px-Trans_Metro_Bandung_Buses_at_Cicaheum_Bus_Terminal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lainTerminal Caheum
Lokasi
Koordinat6°54′08″S 107°39′24″E / 6.902360°S 107.656685°E / -6.902360; 107.656685
PemilikPemerintah Kota Bandung
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (rencana)
OperatorUPTD Pengelolaan Terminal Dinas Perhubungan Kota Bandung
Sejarah
Dibuka23 Agustus 1975
Ditutup26 Mei 2026 (sebagian layanan AKAP)
26 Juni 2026 (layanan AKAP dan AKDP)
Lokasi pada peta
Terminal Cicaheum di Bandung
Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum (Kota Bandung)
Tampilkan peta Bandung
Terminal Cicaheum di Jawa Barat
Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum (Jawa Barat)
Tampilkan peta Jawa Barat
Terminal Cicaheum di Jawa
Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum (Jawa)
Tampilkan peta Jawa
Terminal Cicaheum di Indonesia
Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Terminal Cicaheum (bahasa Sunda:ᮒᮨᮁᮙᮤᮔᮜ᮪ ᮎᮤᮎᮠᮩᮙ᮪) adalah terminal penumpang tipe A nonaktif yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Kompleks terminal yang memiliki luas sekitar 1,1 hektar ini memiliki 14 shelter pemberangkatan yang mampu menampung sekitar 517 bus selama 24 jam. Terminal ini merupakan pintu masuk ke Kota Bandung dari arah timur.[1]

Terminal ini menyediakan pelayanan transportasi angkutan perkotaan (seperti angkot dan bus perkotaan), angkutan antarkota (seperti angkutan MPU dan bus antarkota yang melayani Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) Jawa Barat bagian timur (Sumedang, Majalengka, Cirebon, Indramayu, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran) dan juga Antarkota Antarprovinsi (AKAP) (Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali).[2]

Pada 26 Juni 2026, dalam rangka persiapan pembangunan Depo BRT Metro Jabar Trans maka seluruh layanan bus antarkota resmi dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang sehingga hanya layanan angkot yang masih tersedia di area barat terminal. Sedangkan untuk layanan bus perkotaan dipindahkan ke jalan raya dekat pintu keluar terminal dan layanan MPU dipindahkan ke jalan raya seberang terminal untuk sementara waktu.[3]

Sejarah

Terminal ini diresmikan oleh Wali Kota Bandung ke-13, Otje Djundjunan pada tanggal 23 Agustus 1975. Terminal legendaris ini jadi saksi bisu hilir mudik para penduduk serta telah menyimpan banyak kenangan bagi mereka yang mengadu nasib di Kota Bandung. Pada tahun 1980-an, terminal ini terkenal dengan banyaknya aksi premanisme. Dengan rekam jejaknya, terminal ini sempat pernah dijadikan sebagai lokasi syuting dari serial Preman Pensiun.[4]

Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Barat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mencanangkan Terminal Cicaheum menjadi Depo Bus Rapid Transit (BRT) Cekungan Bandung. Sehingga seluruh bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) akan dialihkan seluruhnya ke Terminal Leuwipanjang.[5] Kini proses pembangunan depo sedang dalam tahap persiapan konstruksi.[6]

Bangunan dan tata letak

Terminal Cicaheum memiliki bangunan utama yang terletak di sisi timur terminal. Area terminal dibagi menjadi tiga, yakni area utara untuk bus perkotaan, area selatan untuk bus antarkota dan area barat untuk angkot. Pada 26 Juni 2026, layanan bus antarkota resmi dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang sehingga hanya area barat yang masih berfungsi.

Jalur 1—14 tidak ada layanan (calon area Depo BRT Metro Jabar Trans)
Area barat Angkot

Rute transportasi umum

Angkot

Angkutan kota dilayani oleh kendaraan yang biasanya disebut angkot oleh masyarakat Bandung. Angkot di Bandung terdiri dari dua jenis, yaitu angkot dalam kota dan angkot antarkota dalam provinsi (AKDP). Berikut merupakan rute angkot yang masuk ataupun hanya melewati Terminal Cicaheum.

Jenis Trayek No. Trayek Trayek Warna Armada
Dalam Kota 40px-Bdg_01A.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Abdul Muis — Cicaheum (via Binong) Hijau tua strip kuning
40px-Bdg_01B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Abdul Muis — Cicaheum (via Aceh) Hijau tua strip merah marun
40px-Bdg_05.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Cicaheum — Ledeng Hijau tua strip hitam
40px-Bdg_06.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Cicaheum — Ciroyom Hijau tua strip oranye
40px-Bdg_18.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Cisaranten Kulon — Dipatiukur Putih strip kuning merah tua hijau tua
40px-Bdg_33.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Gedebage — Rumah Sakit Santo Borromeus Merah muda strip putih hijau tua
Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) N/A Cicaheum — Cileunyi Hijau tua strip putih

Bus perkotaan

Bus perkotaan atau bus kota di Bandung mulai beroperasi pada 22 Juni 1978. Bus ini menggantikan kendaraan roda tiga dan bemo yang sebelumnya melayani transportasi warga Kota Bandung. Berdasarkan SK Wali Kota Bandung No. 10/85/1978, Perum DAMRI ditunjuk menjadi operator kendaraan massal tersebut dan membuat rute bus di Bandung. Pada awalnya, DAMRI hanya mengoperasikan 70 unit bus Tata buatan India. Rentang tahun 1978 sampai dengan 1988 semua bus Tata diganti dengan Mercy 1113. Peremajaan tersebut untuk memberikan pelayanan pada masyarakat dan semakin meningkatnya permintaan akibat meningkatnya populasi penduduk. Pada tahun 2002, DAMRI Bandung mengoperasikan bus Rute Pelayanan Prima (RPP).[7]

DAMRI melayani 15 jalur di Cekungan Bandung serta beberapa trayek antarkota. Namun, pada Oktober 2021 sebanyak 8 jalur DAMRI di Cekungan Bandung dihentikan operasionalnya dan hanya menyisakan 3 jalur. Lalu pada 10 Desember 2021, kembali beroperasi kembali satu jalur DAMRI di Cekungan Bandung yaitu DAMRI Reguler Jalur 8 yang melayani rute Tanjungsari — Kebon Kalapa sehingga sampai saat ini jumlah jalur DAMRI di Cekungan Bandung yang masih beroperasi tersisa 5 jalur saja.[8]

Selain DAMRI, bus perkotaan di Bandung juga dilayani oleh Trans Metro Bandung (TMB) yang merupakan bus perkotaan di Kota Bandung dan sebagian Kota Cimahi yang diresmikan pada tanggal 22 Desember 2004, namun baru beroperasi pada tanggal 23 September 2009. Bus ini diharapkan akan mengurangi jumlah volume kendaraan pribadi dan menjadi solusi kemacetan di Kota Bandung.[9]

Berikut merupakan rute bus perkotaan yang melewati Terminal Cicaheum.[10]

Layanan No. Koridor Rute Halte Keberangkatan Halte Kepulangan Tarif
Trans Metro Bandung K2 Cicaheum — Elang Terminal Cicaheum – Simpang Cicadas Kiaracondong – Kiara Artha Park – Jalan Banten – Kebon Waru – Gor KONI – Jalan Bengawan – Jalan Mangga – Kantor Pos Kosambi – Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang – Katapang Kaler – Simpang Lima Asia Afrika – Jalan Kasim – Monumen 0 KM Kota Bandung – Gedung Merdeka – Alun-alun Bandung – KEB Hana Bank – GKI Anugerah – Mayapada Tower – Toko Ambon – Kemenag Kanwil Jabar – Optik Krida – Sudirman 3 – Rajawali Barat – Plaza Telkom Rajawali – Elang Elang – Rajawali 1 – Dungus Cariang – SMA Trinitas – RS Kebon Jati – SMA Pasundan – Terminal Stasiun Hall – Stasiun Timur – Perintis Kemerdekaan – Bank Indonesia – Lembong – Museum Mandala Wangsit Siliwangi – Rumah Sakit Umum Bungsu – Simpang Veteran - Sunda – Katapang Kaler – Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang – Kantor Pos Kosambi – Jalan Mangga – Jalan Bengawan – Simpang Supratman - Ahmad Yani – Simpang Cikaso - Bogor – Jembar Awi Bitung – Terminal Cicaheum Tunai:

Rp. 2.000,- (Pelajar) & Rp. 4.000,- (Umum)

Nontunai:

Rp. 1.000,- (Pelajar) & Rp. 3.000,- (Umum)

K3 Cicaheum — Sarimanis Terminal Cicaheum – PHH Mustofa 1 – PHH Mustofa 2 – Sukasenang – BKKBN – Surapati 1 – Surapati 2 – Cikapayang 1 – Griya Pasteur – Warung Cepot – Surya Sumantri 1 – Lemahneundeut – Sarimanis Sarimanis – Surya Sumantri 2 – Pasteur 1 – Cikapayang 2 – Surapati 3 – Surapati 4 – Surapati 5 – Dapen Telkom – Surapati 6 – Sukasenang – PHH Mustofa 3 – PHH Mustofa 4 – Surapati Core – Terminal Cicaheum
DAMRI Reguler D11 Cibiru — Leuwipanjang Cibiru – Terminal Cicaheum – Simpang Cicadas Kiaracondong – Kiara Artha Park – Jalan Banten – Kebon Waru – Gor KONI – Jalan Bengawan – Jalan Mangga – Kantor Pos Kosambi – Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang – Katapang Kaler – Simpang Lima Asia Afrika – Jalan Kasim – Monumen 0 KM Kota Bandung – Gedung Merdeka – Alun-alun Bandung – Jalan Dalem Kaum – Toko Mas ABC – Simpang Ijan – Lapang Tegalega Bandung – Muara – Rumah Sakit Imanuel – SDN Babakan Tarogong – Leuwipanjang Soekarno Hatta – Terminal Leuwipanjang Terminal Leuwipanjang – SDN Babakan Tarogong – ITC Kebon Kelapa – Grand Yogya Kepatihan – Jalan Alun-alun Timur – Alun-alun Bandung – Kantor Pos Banceuy – Simpang Banceuy - ABC – Rumah Sakit Murni Teguh Naripan – Simpang Veteran - Sunda – Katapang Kaler – Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang – Kantor Pos Kosambi – Jalan Mangga – Jalan Bengawan – Simpang Cikaso - Bogor – Jembar Awi Bitung – Terminal Cicaheum – Cibiru Tunai:

Rp. 8.000,-

Mobil Penumpang Umum (MPU)

Mobil Penumpang Umum (MPU) dilayani oleh kendaraan yang disebut Elf. Elf merupakan alat transportasi antarkota selain bus dan angkot yang sering digunakan warga Bandung untuk bepergian menuju daerah di kawasan Jawa Barat bagian timur yang mempunyai kontur jalanan pegunungan yang sempit dan berliku. Elf ini mempunyai bentuk minibus dengan kapasitas sekitar 12 orang, yang terkadang diisi sampai dengan 20 orang menggunakan bangku tambahan. Berikut merupakan trayek mobil penumpang umum (MPU) yang tersedia di Terminal Cicaheum.[11]

  1. Bandung — Garut — Singaparna — Taraju
  2. Bandung — Malangbong — Tasikmalaya — Kawali
  3. Bandung — Malangbong — Panjalu — Kawali
  4. Bandung — Sumedang — Kadipaten — Jatigede
  5. Bandung — Sumedang — Kadipaten — Majalengka — Cirebon
  6. Bandung — Sumedang — Kadipaten — Majalengka — Rajagaluh
  7. Bandung — Sumedang — Wado — Bantarujeg
  8. Bandung — Garut — Cikajang — Pameungpeuk

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ B, Author Serba; ung (2017-08-31). "Terminal Bus di Bandung Ada di Cicaheum dan Leuwipanjang". Serba Bandung (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-05-18.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik
  2. ↑ "Pengaruh Pengelolaan Terminal Cicaheum Kota Bandung Terhadap Aksesibilitas Calon Penumpang" (PDF). Diakses tanggal 19 Mei 2020.
  3. ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2026-06-27.
  4. ↑ Aurellia, Anindyadevi. "Terminal Cicaheum, Memorimu Dulu dan Kini". detikjabar. Diakses tanggal 2025-10-15.
  5. ↑ Agency, ANTARA News. "Kemenhub mencanangkan Terminal Cicaheum jadi Depo BRT Bandung Raya". ANTARA News Jawa Barat. Diakses tanggal 2025-10-15.
  6. ↑ "LPSE Kementrian Perhubungan - Home". spse.inaproc.id. Diakses tanggal 2025-10-15.
  7. ↑ B, Author Serba; ung (2015-08-05). "Rute Bus Damri di Bandung yang Wajib Harus Diketahui". Serba Bandung (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-05-18.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik
  8. ↑ "Pencinta DAMRI Community (PDC) • Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2022-03-18.
  9. ↑ "WEBSITE BRT NUSANTARA". www.brtnusantara.com. Diakses tanggal 2020-05-18.
  10. ↑ Network, Ayo Media (2019-10-20). "Masih Bingung dengan Rute TMB? Ini Info Lengkapnya". AyoBandung.com. Diakses tanggal 2020-05-18.
  11. ↑ hishigimibu (2011-09-18). "Trayek Elf dari Bandung". Transport Info Blog (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-05-18.

Pranala luar

Jalur transportasi umum
Bus
Kereta api lokal
Kereta api antarkota
Infrastruktur
Jalan bebas hambatan
Jalur kereta api
Jalur bus
Bandar udara
Terminal bus
Stasiun kereta api
Organisasi dan perusahaan
Operator dan regulator
  • * dalam tahap perencanaan
  • ** dalam tahap pembangunan/pengadaan
  • Miring: tidak beroperasi
Sumatra
Aceh
Tipe A
Sumatera Utara
Tipe A
Sumatera Barat
Tipe A
Riau
Tipe A
Jambi
Tipe A
Sumatera Selatan
Tipe A
Bengkulu
Tipe A
Lampung
Tipe A
Kepulauan Riau
Tipe A
Kepulauan Bangka Belitung
Tipe A
Jawa
Banten
Tipe A
Tipe B
Jakarta
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Barat
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Tengah
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Yogyakarta
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Timur
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
Tipe A
Tipe C
Nusa Tenggara Barat
Tipe A
Nusa Tenggara Timur
Tipe A
Tipe B
Kalimantan
Kalimantan Timur
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kalimantan Barat
Tipe A
Tipe B
Kalimantan Selatan
Tipe A
Kalimantan Tengah
Tipe A
Kalimantan Utara
Tipe A
Sulawesi
Sulawesi Utara
Tipe A
Tipe B
Gorontalo
Tipe A
Sulawesi Tengah
Tipe A
Sulawesi Tenggara
Tipe A
Sulawesi Barat
Tipe A
Sulawesi Selatan
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Maluku
Tipe B/C
Maluku Utara
Tipe B/C
Papua
Tipe A
Tipe B/C
Papua Barat
Tipe B/C
Papua Barat Daya
Tipe B/C
Papua Tengah
Tipe B/C
Papua Pegunungan
Tipe B/C
Papua Selatan
Tipe B/C
Ikon rintisan

Artikel bertopik terminal ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan