Sabtu, 03 Oktober 2026
05:46 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
LRT Jakarta

LRT Jakarta

Sistem angkutan cepat di Jakarta, Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai LRT Jabodebek.
PT LRT Jakarta
250px-Logo_LRT_Jakarta.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah rangkaian kereta LRT berjalan menuju Stasiun Boulevard Selatan
Sebuah rangkaian kereta LRT berjalan menuju Stasiun Boulevard Selatan
Ikhtisar
PemilikPT Jakarta Propertindo (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta)
LokasiJakarta
Jenis transitAngkutan cepat, Transportasi umum
Jumlah jalur1
Jumlah stasiun11
Penumpang harian1.500 (2022) [1]
Pimpinan utamaHendri Saputra[2]
(Direktur Utama)
Mohamad Pramintohadi Sukarno
(Komisaris Utama)
Kantor pusatGedung MCC - Depo Pegangsaan Dua
Jalan Kelapa Nias No. 80, RW. 25
Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading
Jakarta Utara 14250
Situs weblrtjakarta.co.id
Operasi
Mulai beroperasi1 Desember 2019;6 tahun lalu (2019-12-01)
OperatorPT LRT Jakarta
Jumlah kendaraan16 kereta à 8 rangkaian
Panjang kereta28.000 mm (tiap rangkaian, termasuk ujung perangkai)
Waktu antara15 menit
Teknis
Panjang sistem12,2 km (7,58 mi)
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8+1⁄2 in) sepur standar
Radius lengkung minimum
  • Jalur utama: 60 m
  • Depo: 40 m
Elektrifikasi750 V DC rel ketiga
Kecepatan tertinggi90 km/h (56 mph)
Peta sistem
Rencana perpanjangan ke utara
Left arrow menuju Cikarang 20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Kampung Bandan Right arrow
Rajawali
U11 C06
Kemayoran
U10
Benyamin Sueb
U09
Martadinata
U08
Fase 3A: dibuka TBA
Fase 2A: dibuka TBA
Left arrow menuju Jakarta Kota 20px-Jakarta_KRL_TP.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Tanjung Priok Right arrow
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_14_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Senen
JIS
U07 TP04 1410
Sunter Barat
U06 Transjakarta
Gelanggang Remaja
U05 Transjakarta
Sunter Timur
U04
Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
Artha Gading
U03
Kelapa Nias
U02
Fase 2A: dibuka TBA
Fase 1A: dibuka 2019
Kelapa Gading
S01U01
Depo Pegangsaan Dua
Boulevard Utara
S02
Boulevard Selatan
S03
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_2_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
menuju Pulo Gadung Right arrow
Left arrow menuju Monumen Nasional
Pulomas
S04 203
Equestrian
S05
Velodrome
S06 405
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Pulo Gadung
Fase 1A: dibuka Juni 2019
Fase 1B: dibuka September 2026
Rawamangun
S07 407
Left arrow menuju Tanjung Priok 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_10_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju PGC Right arrow
Pramuka
S08
Matraman
S09
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
menuju Cikarang Right arrow
Left arrow
menuju Kampung Bandan
melalui Pasar Senen
Left arrow menuju Ancol 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_5_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Kampung Melayu Right arrow
Proklamasi
S10
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Cikarang
Left arrow menuju Jakarta Kota 20px-Jakarta_KRL_B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Bogor Right arrow
Manggarai
S11 A01 B09 C13 414
20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Bandara Soekarno-Hatta
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Kampung Bandan melalui Angke
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail menuju Galunggung
Rencana perpanjangan ke barat
Fase 1B: dibuka September 2026
Fase 1C: dibuka TBA
S16
Dukuh Atas (LRTJ)
20px-Jakarta_MRT_M.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-Jakarta_LRT_CB.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-Jakarta_LRT_BK.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Transjakarta Transjakarta#Pengumpan Perbatasan
Fase 1C: dibuka TBA
Fase 1D: dibuka TBA
Rencana perpanjangan ke barat
Diagram ini:

Lintas Raya Terpadu Jakarta (disingkat LRT Jakarta) adalah sistem lintas rel terpadu yang beroperasi di DKI Jakarta. Saat ini, LRT Jakarta memiliki jalur sepanjang 12,2 km (7,6 mi) yang melayani delapan stasiun.[3] LRT Jakarta dimiliki dan dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Layanannya sendiri dioperasikan oleh PT LRT Jakarta yang merupakan anak usaha dari PT Jakarta Propertindo (Perseroda), sebuah badan usaha milik daerah DKI Jakarta. Pembangunan sistem LRT dimulai pada bulan Juni 2016 dan beroperasi penuh tanggal 1 Desember 2019.[4][5][6]

Sejarah

Latar belakang

Usulan sistem LRT di Jakarta muncul ketika proyek pembangunan Monorel Jakarta mangkrak. Mangkraknya pembangunan monorel disebabkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak menyetujui pembangunan depo monorel di atas Waduk Setiabudi. Rencana depo ini ditolak agar kejadian Banjir Jakarta 2013 yang disebabkan oleh jebolnya Tanggul Latuharhari tidak terulang kembali. Pada akhirnya, proyek monorel benar-benar dihentikan karena investornya tidak memenuhi persyaratan lanjutan yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta. Setelahnya, pembangunan LRT Jakarta menjadi prioritas lanjutan. Gubernur Basuki Tjahaja Purnama mengharapkan proyek LRT dapat lebih konsisten dan tidak mangkrak seperti proyek monorel yang telah dihentikan.[7][8][9]

Rencana pembangunan LRT Jakarta mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Transportasi Umum di Provinsi DKI Jakarta. LRT Jakarta diharapkan jadi pelengkap transportasi umum di Jakarta untuk mempersiapkan Asian Games 2018. Menyikapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta menunjuk langsung PT Jakarta Propertindo dan PT Pembangunan Jaya untuk membangun LRT Jakarta.[10][11]

Fase IA

250px-LRT_Jakarta_-_Hyundai_Rotem_LRV_Leaving_Velodrome_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta Hyundai Rotem meninggalkan Stasiun Velodrome, diambil saat percobaan terbatas, 7 September 2018.

Pemasangan tiang pancang pertama (groundbreaking) pembangunan LRT Jakarta sebelumnya direncanakan dilakukan bersamaan dengan groundbreaking LRT Jabodebek pada bulan September 2015. Groundbreaking LRT Jakarta baru dilakukan pada tanggal 22 Juni 2016, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-489.[4][12] Pada bulan Desember 2016, PT Wijaya Karya ditunjuk menjadi kontraktor proyek pembangunan LRT senilai Rp5,29 triliun.[13][14] Pembangunannya sendiri baru dimulai pada awal tahun 2017 setelah proses persiapan lahan telah selesai.[15]

Armada LRT Jakarta untuk fase I telah dipesan sejak Februari 2017 dan hingga kini dikenal sebagai Light Rail Vehicle (LRV). Armada LRT tersebut merupakan LRV Seri 1100 yang terdiri atas delapan rangkaian dengan dua kereta di setiap rangkaiannya.[16] Kereta ini diproduksi oleh Hyundai Rotem, perusahaan asal Korea Selatan. Pengiriman pertama tiba di Tanjung Priok tanggal 13 April 2018 yang terdiri atas satu rangkaian kereta.[17]

Pembangunan LRT Jakarta sepanjang 5,8 km (3,6 mi) yang ditargetkan selesai sebelum Asian Games 2018, terlambat. Akibatnya, pada saat perlombaan itu berlangsung, LRT Jakarta hanya dapat beroperasi terbatas.[18] Pengoperasian ini dilakukan mulai tanggal 15 Agustus 2018 sebagai uji coba operasi terbatas.[19][20]

Uji coba operasi kembali dilakukan mulai tanggal 11 Juni 2019 tanpa tarif. Uji coba tersebut dapat diakses oleh warga dengan cara melakukan registrasi pendaftaran terlebih dahulu.[21][22] Uji coba tersebut diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan dari yang seharusnya berakhir tanggal 21 Juni 2019. Setelah perpanjangan, warga dapat mengikuti uji coba tanpa harus melakukan registrasi terlebih dahulu.[23] Fase I LRT Jakarta resmi beroperasi penuh pada tanggal 1 Desember 2019. Mulai hari tersebut, layanan LRT telah dikenakan tarif. Dengan ini, uji coba publik yang dilakukan sejak 11 Juni 2019 telah berakhir.[5][6]

Fase IB

120px-Proses_Pembangunan_LRT_Jakarta_Fase_1B_%28Agustus_2024%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Proses_Pembangunan_LRT_Jakarta_Fase_1B_di_Manggarai_%28Oktober_2025%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Proses pembangunan Fase 1B.

Pembangunan LRT Jakarta fase 1B dari Velodrome ke Manggarai dimulai 30 Oktober 2023. Pada fase ini, akan dibangun jalur sepanjang 6,4 km dengan 5 stasiun yang terdiri atas Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan berakhir di Stasiun Manggarai.[24] Uji coba jalur ini pertama kali dilaksanakan di bentang lengkung lintas Velodrome—Rawamangun untuk memastikan keselamatan dan kelancaran jalur. Uji coba pertama tersebut dilakukan pada tanggal 30 September 2024 menggunakan kereta MRV (Maintenance Rail Vehicle) milik LRT Jakarta.[25] Perkiraan total dana pembangunan fase ini yaitu sebesar Rp 5,5 triliun yang semua bersumber dari APBD Jakarta.[26] Pada Juni 2024 progres pembangunan telah mencapai sudah mencapai 18,147%.

Sebelumnya, pembangunan fase 1B ditargetkan beroperasi pada awal 2026.[27] Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, seiring dengan keikutsertaannya menguji coba fase 1B pada 14 Agustus 2026 memutuskan untuk menetapkan pembukaan jalur untuk melayani masyarakat umum pada 26 Agustus 2026 memperhatikan kesiapan operasional jalur dan stasiun.[28] Peresmian layanan LRT Jakarta fase 1B dilaksanakan bersama dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Stasiun LRT Manggarai.[29][30] Saat pembukaan, Stasiun Matraman dan Stasiun Proklamasi ditunda pengoperasiannya untuk mengoptimalkan kesiapan akses dan prasarana stasiun, hingga kemudian diputuskan untuk menunda pengoperasian seluruh jalur fase 1B untuk menyempurnakan sejumlah fasilitas stasiun di sepanjang jalur. Pembukaan jalur fase 1B yang menambah lintasan pelayanan LRT Jakarta menjadi 12,2 km ini dijadwalkan ulang peresmiannya pada 16 September 2026 yang diawali dengan perjalanan dari Stasiun Kelapa Gading dan melintas langsung menuju Stasiun Manggarai mengendarai rangkaian LRV berstamformasi 4 kereta. Melalui paparan laporan kepada presiden, Pramono mengungkapkan total akhir dana pembangunan fase ini yaitu sebesar Rp 12,1 triliun. Direncanakan pengoperasian fase 1B ini akan dijalankan dengan rangkaian LRV berkapasitas maksimal 270 penumpang dengan jumlah penumpang ditargetkan sebanyak 80.000 penumpang per hari. Prabowo, melalui sambutannya, menyampaikan pula terkait arahannya untuk melibatkan Danantara dalam mendukung perpanjangan LRT Jakarta hingga kompleks Stasiun kereta cepat Halim dan Stadion Internasional Jakarta (JIS), yakni pada fase 2 dan 3.[31][32]

Seiring dengan peresmian, uji coba dilaksanakan dengan menggandeng para pemangku kepentingan yang terbagi menjadi beberapa periode terjadwal. Untuk tahap pertama dilaksanakan pada 10—16 September 2026 bersama dengan undangan yang terdiri dari warga setempat, lembaga-lembaga, jurnalis, serta key opinion leader (KOL). Uji coba pada tahap ini hanya membuka Stasiun Rawamangun dan Stasiun Manggarai. Tahap kedua yakni pada tanggal 17 September—2 Oktober 2026 dibuka kepada masyarakat umum melalui notifikasi undangan setelah terlebih dahulu melakukan registrasi secara daring. Uji coba ini berlangsung selama 09.00—16.00 WIB pada tanggal yang sudah ditentukan dalam notifikasi registrasi. Selanjutnya pada tahap ketiga, uji coba kepada masyarakat semakin diperluas pada tanggal 12 Oktober—30 November 2026 karena masyarakat dapat naik LRV di sepanjang trase fase 1B pada waktu operasional 05.30—00.20 WIB tanpa perlu registrasi. Pada tahap ini seluruh stasiun di fase 1B dibuka untuk melayani penumpang. Pramono pun menetapkan tarif Rp8,00 bagi penumpang yang naik dan turun di sepanjang trase 1B dan gratis bagi pemegang Kartu Layanan Gratis (KLG).[33] Pascaperesmian oleh Presiden, ditetapkanlah uji coba khusus selama 8 hari dari tanggal 16—23 September 2026, yakni pada periode tahap kedua. Mulai tahap ini, seluruh masyarakat dapat mengakses Stasiun Rawamangun dan Stasiun Manggarai untuk naik dan turun tanpa harus melakukan registrasi. Uji coba khusus dilakukan pada jam operasional pukul 05.30—20.00 WIB, dengan operasional pada fase 1A tidak terpengaruh.[34]

Jaringan

500px-LRT_Jakarta_-_Hyundai_Rotem_LRV_in_Boulevard_Utara_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rangkaian LRV dari LRT Jakarta sedang berada di Stasiun LRT Boulevard Utara.

Lin Selatan

Saat ini, jalur LRT Jakarta yang telah beroperasi terdiri atas satu lintas pelayanan, yaitu Lin Selatan dengan panjang 5,8 km (3,6 mi). Jalur ini menghubungkan Stasiun Kelapa Gading di daerah Kelapa Gading dengan Stasiun Velodrome di Pulo Gadung.[3]

Jalur LRT ini sepenuhnya berbentuk layang yang terdiri atas 11 stasiun, dengan 5 stasiun diantaranya sedang dipersiapkan pengoperasiannya untuk melayani pelanggan. Stasiun Kelapa Gading yang berlokasi di Pegangsaan Dua selain menjadi terminus jalur ini, juga menjadi depo penyimpanan rangkaian LRV, yang menjadi sarana utama pelayanan LRT Jakarta, serta MRV yang menjadi aparatus perawatan sarana rel dan evakuasi LRV.[35]

Nomor Kode 40px-Jakarta_-_LRT_Jakarta_S_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Stasiun Antarmoda Penghubung Keterangan Lokasi
Fase 1A (Beroperasi): Kelapa Gading—Velodrome
S01U01 KPG Kelapa Gading
  • Terminus
  • Depo
Jakarta Utara
S02 BVU Boulevard Utara Summarecon Mall Terhubung dengan Mall Kelapa Gading
S03 BVS Boulevard Selatan
S04 PUM Pulomas 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_2_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_roundel_2A.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Pulomas) Jakarta Timur
S05 EQT Equestrian Berdekatan dengan JIEP
S06 VEL Velodrome 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Pemuda Rawamangun)
Fase 1B (Beroperasi): Velodrome—Manggarai
S07 RWM Rawamangun 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Kayu Jati) Berdekatan dengan Universitas Negeri Jakarta Jakarta Timur
S08 PKA Pramuka 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Simpang Pramuka)
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_10_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Pemuda Pramuka)
Untuk sementara, kereta tidak berhenti di stasiun ini
S09 MAT Matraman Commuter Line (di Stasiun Kramat)

20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_roundel_4D.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Pasar Genjing)

Untuk sementara, kereta tidak berhenti di stasiun ini
S10 PKM Proklamasi Untuk sementara, kereta tidak berhenti di stasiun ini
S11 MGI Manggarai

Commuter Line (di Stasiun Manggarai)
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_roundel_4D.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Manggarai) Transjabodetabek (Transjakarta): B25

Terminus Fase 1B Jakarta Selatan
Fase 1C (Rencana): Manggarai—Dukuh Atas
S12 Dukuh Atas (LRTJ) Commuter Line (di Stasiun BNI City dan Sudirman)
20px-Jakarta_MRT_M.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Lin Utara—Selatan (di Stasiun Dukuh Atas)
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_1_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Dukuh Atas)
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_6_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Galunggung)
LRT Jabodebek (di Stasiun Dukuh Atas)

Transjabodetabek (Transjakarta): B25

Bagian dari Simpang Temu Dukuh Atas Jakarta Selatan
Fase 2B (Diajukan): Velodrome—Klender
S08 Pemuda 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Layur) Jakarta Timur
S09 Pulo Gadung Barat 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_4_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Pemuda Merdeka)
S10 Jayakarta
S11 Klender Commuter Line (di Stasiun Klender)

20px-TransJakarta_BRT_Corridor_11_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Flyover Klender)

Terminus Fase 2B
Fase 3B (Diajukan): Klender—Halim
S12 Pahlawan Revolusi Jakarta Timur
S13 Pondok Bambu
S14 Kalimalang
S15 Halim Whoosh Whoosh (di Stasiun Halim)
Kereta Api Indonesia LRT Jabodebek (di Stasiun Halim)
Terminus Fase 3B

Lin Utara (rencana)

Nomor Kode 40px-Jakarta_LRT_Northern_Line.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Stasiun Antarmoda penghubung Keterangan Letak
Fase 2A (diajukan): Kelapa Gading—Jakarta International Stadium (JIS)
U01S01 KPG Kelapa Gading 20px-Jakarta_-_LRT_Jakarta_S_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Lin Selatan
  • Terminus
  • Depo
Jakarta Utara
U02 Kelapa Nias
U03 Boulevard Gading 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_10_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_12_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Sunter Kelapa Gading)
U04 Sunter Timur
U05 Gelanggang Remaja 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_12_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Sunter Karya)
U06 Sunter Barat 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_12_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Sunter Utara)
U07 Jakarta International Stadium Commuter Line (di Stasiun Jakarta International Stadium)
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_14_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Jakarta International Stadium)
Fase 3A (diajukan): Jakarta International Stadium (JIS)—Rajawali
U08 Martadinata Commuter Line (di Stasiun Ancol) Jakarta Utara
U09 Benyamin Sueb 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_14_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte JIEXPO Kemayoran) Berdekatan dengan Pekan Raya Jakarta
U10 Kemayoran
U11 Rajawali Commuter Line (di Stasiun Rajawali)
20px-TransJakarta_BRT_Corridor_5_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-TransJakarta_BRT_Corridor_12_Icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (di Halte Jembatan Merah)
Terminus Fase 3A Jakarta Pusat

Tiket dan tarif

Tarif perjalanan

Mulai 1 Desember 2019, LRT Jakarta telah memberlakukan tarif layanan. LRT Jakarta memberlakukan tarif senilai Rp5.000. Tarif tersebut merupakan tarif datar sehingga berlaku untuk semua pengguna untuk jarak jauh maupun dekat. Sejak 2 Januari 2022, pengguna LRT Jakarta tidak dapat melakukan tap masuk dan tap keluar di stasiun yang sama, baik dengan kartu maupun dengan aplikasi.[5][6]

Metode pembayaran tiket

Single Journey Trip

250px-Singletrip_LRTJ.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kartu Single Journey Trip LRT Jakarta

LRT Jakarta menerima pembayaran dalam bentuk tunai maupun non-tunai. Pengguna yang tidak memiliki kartu non-tunai dapat menaiki LRT Jakarta dengan kartu Single Journey Trip. Pengguna diharuskan membayar deposit Rp20.000 terlebih dahulu walaupun tarif LRT hanya Rp5.000. Nantinya, sisa saldo yang bernilai Rp15.000 dapat diambil kembali dengan jaminan hingga 7 hari setelah pengguna melakukan tap keluar.[36][37] Namun, sejak Pandemi COVID-19, transaksi tunai dan penjualan tiket sekali jalan ditiadakan. Penjualan tiket sekali jalan pun diadakan kembali di loket dengan ketentuan baru, yakni membeli kartu senilai Rp15.000 untuk masa berlaku 90 hari. Kartu kemudian di isi ulang setiap kali hendak menaiki LRT Jakarta.

Kartu uang elektronik

Selain itu, pengguna juga dapat melakukan pembayaran secara non-tunai. Salah satunya, pengguna dapat menggunakan kartu uang elektronik (KUE) e-money (Bank Mandiri), Flazz (Bank BCA), TapCash (Bank BNI), BRIZZI (Bank BRI), Jakcard (Bank Jakarta), dan Kartu Multi Trip (KAI Commuter). LRT Jakarta juga menerima kartu Jak Lingko yang disediakan oleh Bank DKI, Bank Mandiri, Bank BRI, maupun Bank BNI. Pengguna kartu uang elektronik dapat dengan langsung mengetap masuk (tapping in) dan mengetap keluar (tapping out) sehingga saldo terpotong secara otomatis. Saldo yang diperlukan untuk menaiki layanan LRT Jakarta minimal Rp8.500. Apabila kartu telah didaftarkan pengguna ke dalam aplikasi LRTJ Apps, pengguna akan mendapatkan poin loyalitas yang disebut "Sahabat LRT e-Card" (SLC) yang dapat ditukarkan dengan voucer diskon dan pernak pernik cendera mata.[36][37]

Kode QR Aplikasi Digital

Mulai 3 Agustus 2020, LRT Jakarta juga menerima sistem pembayaran LinkAja. Pengguna yang melakukan pembayaran menggunakan LinkAja hanya dengan menunjukkan kode QR kepada alat pembaca di mesin pintu tiket otomatis.[38] Pembayaran dengan kode QR juga bisa dilakukan melalui aplikasi JakLingko App dengan memindai kode QR dari tiket yang telah dibeli di aplikasi tersebut atau QR ABT yang telah diaktifkan oleh pelanggan.

LRT Jakarta juga meluncurkan dompet digital bernama LarataPay yang disediakan dengan menggandeng Bank DKI pada 1 Desember 2024, bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-5 operasi komersial LRT Jakarta. LarataPay disediakan di dalam aplikasi LRTJ Apps untuk dapat melakukan pembelian tiket melalui aplikasi tersebut untuk kemudian dipindai di mesin pembaca kode QR pada gerbang stasiun. Saat ini LarataPay belum dapat digunakan sejak aplikasi LRTJ Apps diperbarui sampai dengan waktu yang belum ditentukan.[39][40]

QRIS Tap

Pada hari Bank Indonesia meluncurkan inovasi QRIS Tap, teknologi Kode QR Standar Indonesia yang dihantarkan melalui komunikasi medan dekat (near-field communication/NFC) yang dimiliki pada kebanyakan ponsel cerdas di Indonesia, MRT Jakarta menjadi yang pertama kali menerapkan penggunaan QRIS Tap di stasiun MRT di Jakarta melalui uji coba terbatas pada 14 Maret 2025. Sebelumnya penerapan QRIS Tap ini telah direncanakan untuk turut serta diterapkan di LRT Jakarta pada bulan Juni 2025.[41] Penerapan pun baru dapat dilaksanakan pada akhir bulan Oktober 2025 melalui pengumuman secara resmi oleh pihak LRT Jakarta. Penumpang yang menggunakan metode ini diarahkan untuk menggunakan aplikasi keuangan yang mendukung QRIS Tap dan mengetap gawai di alat pembaca gerbang (reader gate) yang tersedia di seluruh stasiun dengan prinsip yang serupa dengan KUE.[42]

Jumlah penumpang

250px-Interior_of_LRT_Jakarta_2025_%2801%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Interior kereta LRT Jakarta pada tahun 2025.

Pada awal pembangunan LRT Jakarta target harian jumlah penumpang sampai dengan 14.225 orang per hari atau 5,19 juta orang per tahun.[43] Pada tahun 2023 LRT Jakarta telah mengangkut 1.037.162 orang (2.842 orang per hari) atau 20% dari target awal. Setelah pembangunan jalur Velodrome dengan Manggarai yang direnacanakan selesai pada akhir 2026, jumlah penumpang ditargetkan 80.000 penumpang per hari atau 29,2 juta per tahun.[44]

Jumlah Penumpang
TahunPenumpangReferensi
2020480.690Ref
2021315.366Ref
2022685.249Ref
20231.037.162Ref
20241.213.470Ref
2025 1.313.520 Ref
2026

Barang promosi

Untuk membantu menunjang operasional sekaligus meningkatkan minat dan brand engagement dengan masyarakat, LRT Jakarta menghadirkan barang promosi berupa cendera mata dan suvenir untuk pelanggan. Karena difokuskan untuk promosi, suvenir yang disediakan tidak dijual secara umum, melainkan tersedia saat pelanggan memenuhi syarat tertentu seperti memperoleh sejumlah poin dengan menaiki LRT Jakarta bagi pemilik "Sahabat LRTJ e-Card" (SLC) atau mengikuti permainan atau misi tertentu yang diadakan oleh LRT Jakarta. Suvenir yang dapat diperoleh yakni botol minum, tas selempang, jam digital, hingga boneka LARATA.[45][46][47]

Sedangkan untuk cendera mata yang disediakan sering kali berupa bentuk pernak-pernik memorabilia untuk memperingati hari besar atau aktivasi tertentu. Beberapa cendera mata yang diadakan LRT Jakarta secara umum yaitu:

Stiker stasiun

Penumpang yang menaiki LRT Jakarta menuju stasiun tertentu, berkesempatan untuk memperoleh stiker stasiun mulai 25 Januari 2025 selama persediaan masih ada. Stiker ekslusif tersebut terdiri atas kotak miniatur papan nama stasiun-stasiun LRT Jakarta fase 1A dan visual tematik yang mencerminkan stasiun-stasiun tersebut, dengan dihadirkan pula stiker stasiun dengan tema Betawi pada 15 Maret 2025. Stiker stasiun dapat diminta secara gratis di loket stasiun usai penumpang melakukan tap-out pada stasiun tujuan. Penyediaan stiker ini terbukti meningkatkan minat masyarakat untuk naik LRT Jakarta, terutama pada Stasiun Velodrome sebagai stasiun dengan stiker terbanyak yang diambil.[48][49]

Stempel stasiun

Blanko kertas cap stempel stasiun.
Blanko kertas cap stempel stasiun.

Mengingat terbatasnya jumlah stiker stasiun yang tersedia, LRT Jakarta menerbitkan stempel stasiun (駅スタンプ, eki sutanpu) sejak 30 Maret 2025 yang menggambarkan visual tematik stasiun-stasiun LRT Jakarta dengan bertajuk "Wara-Wiri LRTJ". Serupa dengan MRT Jakarta, cap stempel perjalanan tersebut dapat diperoleh secara gratis setelah melakukan tapping out di seluruh stasiun LRT Jakarta fase 1A. Jika memerlukan kertas koleksi untuk tempat pengecapan stempel, kertas koleksi dapat dimintakan kepada petugas di loket Stasiun LRT Velodrome. Untuk tahap awal hingga 5 April 2025, penumpang yang melengkapi keenam stempel stasiun akan mendapatkan hadiah suvenir eksklusif.[50] Kemudian dalam rangka merayakan Hari Perhubungan Nasional tahun 2025, LRT Jakarta meluncurkan buku stempel (book stamp) bernama 'Larata Book' yang pertama kali tersedia pada kegiatan Fun Walk Harhubnas 2025. Penukarannya dengan suvenir tersedia hanya sampai tanggal tertentu selama periode acara-acara spesial LRT Jakarta dengan biaya sejumlah poin SLC.

Insiden

11 Maret 2025

Sebuah insiden kebakaran terjadi pada proyek konstruksi fase 1B Jalur LRT Jakarta lintas Velodrome—Manggarai di Jalan Pemuda 1, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Api disinyalir berasal dari percikan las yang jatuh ke tangki drum berisi solar dengan volume hingga 500 liter. Solar pun terbakar hingga api menyebar ke Jalan Pemuda 1, jalan di sekitar lokasi kejadian. Api pun berhasil dipadamkan dalam 30 menit dan 6 orang berhasil diselamatkan dari insiden tersebut, walaupun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.[51]

Referensi

  1. ↑ "Penumpang LRT Jakarta Tembus 1.500 Orang per Hari". tempo.co. 2022-12-08. {{cite news}}: Parameter tidak dikenal |access= diabaikan (|access-date= disarankan)
  2. ↑ "Jajaran Komisaris". www.lrtjakarta.co.id. Diakses tanggal 2023-09-12.
  3. 1 2 Tamtomo, Akbar Bhayu (18 Juni 2019). "INFOGRAFIK: Uji Publik LRT Jakarta, Ini Informasi dan Cara Pendaftaran". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  4. 1 2 Mega Purnamasari, Deti (22 Juni 2016). "HUT ke-489, Pemprov DKI Groundbreaking LRT di Rawamangun". Berita Satu. Diakses tanggal 2021-01-15.
  5. 1 2 3 Pahrevi, Dean (21 November 2019). "LRT Jakarta Dikomersilkan 1 Desember, Tarifnya Rp 5.000 Sekali Perjalanan". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-08-16.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 Amali, Zakki (1 Desember 2019). "LRT Jakarta Resmi Berbayar 1 Desember, Tarif Rp5 Ribu Jauh-Dekat". tirto.id. Diakses tanggal 2020-08-16.
  7. ↑ Aziza, Kurnia Sari (29 Mei 2015). "Ahok: Kami Tidak Mau Lagi Kembangkan Monorel". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  8. ↑ Aziza, Kurnia Sari (10 September 2015). "Ahok: "Bye-bye" Monorel..." Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-16.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Sutianto, Feby Dwi (20 Agustus 2015). "Ngotot Soal LRT, Ahok: Monorel Jadi Pengalaman". detikcom. Diakses tanggal 2021-01-16.
  10. ↑ Wuragil, Zacharias, ed. (12 Agustus 2018). "Gagal Buat Asian Games, Ini Perjalanan Proyek LRT Sejak Era Ahok". Tempo.co. Diakses tanggal 2021-01-16.
  11. ↑ Aziza, Kurnia Sari (26 Juni 2015). "Ahok Tunjuk Langsung Jakpro dan Pembangunan Jaya Bangun LRT". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  12. ↑ Bintang, Amri (22 Juni 2016). "Groundbreaking LRT Jakarta Menjadi Kado HUT Kota Jakarta Yang ke-489". KAORI Nusantara. Diakses tanggal 2021-01-16.
  13. ↑ "Greater Jakarta: Wijaya Karya selected as LRT contractor". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). 22 Desember 2016. Diakses tanggal 2021-01-16.
  14. ↑ Wening, Andhika Anggoro (21 Desember 2016). Sukarno, Puput Ady (ed.). "Jakpro Resmi Tunjuk WIKA Garap LRT DKI Jakarta". Bisnis.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  15. ↑ Simorangkir, Eduardo (20 Desember 2016). "LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Velodrome Mulai Konstruksi Maret 2017". detikcom. Diakses tanggal 2021-01-16.
  16. ↑ Pitoko, Ridwan Aji (18 Agustus 2017). "Rangkaian Kereta untuk LRT Jakarta Tiba April 2018". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  17. ↑ Ramadhan, Ardito (14 April 2018). "Ini Spesifikasi Kereta LRT yang Tiba di Jakarta". Kompas.com. Diakses tanggal 2018-11-02.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ Simorangkir, Eduardo (10 Agustus 2018). "LRT Jakarta Hanya Beroperasi Terbatas saat Asian Games 2018". detikcom. Diakses tanggal 2021-01-16.
  19. ↑ Ramadhan, Ardito (15 Agustus 2018). "Uji Coba LRT Jakarta Hanya untuk Kalangan Terbatas". Kompas.com. Diakses tanggal 2018-09-15.
  20. ↑ Exist, Exist In (16 Agustus 2018). "Gagalnya LRT Jakarta Melayani Publik di Asian Games 2018". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2021-01-16.
  21. ↑ Alaidrus, Fadiyah (10 Juni 2019). "LRT Jakarta Mulai Uji Coba Publik pada 11 Juni 2019". tirto.id. Diakses tanggal 2021-01-16.
  22. ↑ Jatmiko, Agung (8 Juni 2019). "Mulai Selasa 11 Juni, LRT Jakarta Akan Layani Uji Coba Publik Gratis". katadata.co.id. Diakses tanggal 2021-01-16.
  23. ↑ Ariefana, Pebriansyah; Aranditio, Stephanus (21 Juni 2019). "Hore! Uji Coba Publik LRT Diperpanjang Tanpa Batas, Tanpa Harus Daftar". Suara.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  24. ↑ Cyber Media, Kompas (2024-06-26). "Progres LRT Jakarta Fase 1B Sudah 15,1 Persen, Warga Antusias Menanti Rampung". kompas.com. Diakses tanggal 2024-06-26.
  25. ↑ Pardamean, Martin Yogi (2024-09-30). Hidayati, Nufus Nita (ed.). "Uji Coba Jalur LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Rawamangun - foto". Cantika. Jakarta: Tempo. Diakses tanggal 2026-08-26.
  26. ↑ detikcom, Tim (2023-11-01). "Serba-serbi Proyek LRT Jakarta Fase 1B Rute Velodrome-Manggarai". detik.com. Diakses tanggal 2024-06-26.
  27. ↑ Komara, Indra (2024-06-26). "LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Rampung 2026, Operasional Awal 2027". detik.com. Diakses tanggal 2024-06-26.
  28. ↑ Putra, Reza Pratama (2026-07-14). "Proyek LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Capai 95 Persen". beritajakarta. Jakarta: Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Diakses tanggal 2026-08-30.
  29. ↑ Ramli, Moh (2026-08-22). "LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai Segera Beroperasi". TIMES Indonesia. Diakses tanggal 2026-08-23.
  30. ↑ TV, Adiantoro. "Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus". NusantaraTV. Diakses tanggal 2026-08-23.
  31. ↑ "Prabowo & Pramono Naik LRT Kelapa Gading-Manggarai Sebelum Meresmikan". Peristiwa. Jakarta: CNN Indonesia. 2026-09-16. Diakses tanggal 2026-09-16.
  32. ↑ Yanwardhana, Emir (2026-09-16). "Sirene Meraung! Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai". CNBC Indonesia. Jakarta. Diakses tanggal 2026-09-16.
  33. ↑ Sari, Brigitta Belia Permata. "Pramono Siapkan Tarif Uji Coba LRT Jakarta Rp 8, Segera Terbitkan Pergub". detiknews. Diakses tanggal 2026-08-29.
  34. ↑ Hikam, Herdi Alif Al (2026-09-10). "Catat! Ini Jadwal Uji Coba LRT Jakarta Velodrome-Manggarai". detikFinance. Jakarta: Trans Digital Media. Diakses tanggal 2026-09-12.
  35. ↑ Nurhayat, Wiji (26 September 2019). "Stasiun Pegangsaan Dua Punya Fasilitas Depo LRT Jakarta". kumparanBisnis. Diakses tanggal 2021-01-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. 1 2 Rahma, Athika (1 Desember 2019). Nurmayanti (ed.). "Resmi Berbayar, Ini Beragam Cara Beli Tiket LRT Jakarta". Liputan6.com. Diakses tanggal 2020-03-25.
  37. 1 2 Setiyadi, Bima (2 Desember 2019). "Tiket LRT Jakarta Bisa Gunakan Seluruh Uang Elektronik". Sindonews.com. Diakses tanggal 2021-01-17.
  38. ↑ Catriana, Elsa (3 Agustus 2020). "Bayar LRT Jakarta Bisa Pakai LinkAja, Ini Promonya". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-17.
  39. ↑ Albanna, Morteza S. (2024-12-04). "LRT Jakarta Gandeng Bank DKI Luncurkan LarataPay". Teropong News. Diakses tanggal 2025-10-30.
  40. ↑ Tobing, Aldi Geri Lumban (2024-11-26). Maulana, Erikyanri (ed.). "HUT ke-5 Operasi Komersial, LRT Jakarta Perkenalkan LarataPay hingga Gelar Fun Run". berita jakarta. Jakarta: Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Diakses tanggal 2025-10-30.
  41. ↑ Indraini, Anisa. "Ini Transportasi Umum yang Sudah Bisa Pakai QRIS Tap, LRT-KRL Nyusul". detikfinance. Jakarta. Diakses tanggal 2025-10-30.
  42. ↑ "Udah tau belum? ..." Instagram. LRT Jakarta. 2025-10-30. Diakses tanggal 2025-10-30.
  43. ↑ "LRT Jakarta, Pelengkap Itegrasi Moda Transportasi Jakarta". lrtjakarta.co.id. 2019-05-02.{{cite news}}: Parameter tidak dikenal |access= diabaikan (|access-date= disarankan)
  44. ↑ "LRT Jakarta Targetkan 80 Ribu Penumpang Per Hari Usai Rampungnya Fase 1B". disway.id. 2024-12-06.{{cite news}}: Parameter tidak dikenal |access= diabaikan (|access-date= disarankan)
  45. ↑ "Beragam Promo Menarik, Simak Keuntungan Member Sahabat LRTJ e-Card (SLC)!". LRT Jakarta. 2014-05-02. Diakses tanggal 2025-03-31.
  46. ↑ Setyaningsih, Wuri (2020-10-07). Maulana, Erkyandri (ed.). "Ini Keuntungan Gunakan Sahabat LRTJ E-Card". berita jakarta. Diakses tanggal 2025-03-31.
  47. ↑ "Jadi Member Sahabat LRTJ e-Card (SLC) banyak untungnya, lho!". Facebook. LRT Jakarta. 2024-11-20. Diakses tanggal 2025-03-31.
  48. ↑ "Udah #NaikLRTJ? Jangan lupa ambil stiker eksklusif di stasiun!". Facebook. LRT Jakarta. 2025-01-25. Diakses tanggal 2025-03-30.
  49. ↑ "Ada yang seru nih di Stasiun LRT Jakarta! Mulai 15 Maret 2025, yuk #NaikLRTJ dan cari sticker eksklusif bertema Betawi di stasiun LRT Jakarta!". Facebook. LRT Jakarta. 2025-03-11. Diakses tanggal 2025-03-30.
  50. ↑ "Wara-Wiri LRTJ, Stempel Perjalanan #NaikLRTJ". LRT Jakarta. 2025-03-29. Diakses tanggal 2025-03-30.
  51. ↑ Zahdomo, Ryandi (2025-03-12). Kuswandi (ed.). "Detik-Detik Kebakaran Hebat di Proyek LRT Jakarta, Solar 500 Liter Ludes, Kerugian Puluhan Juta Rupiah". Jawa Pos. Jakarta. Diakses tanggal 2025-03-12.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jakarta LRT.
Transportasi umum di Jakarta
Sarana transportasi
Bus
Kereta rel listrik
Kereta api antarkota
Eksekutif
Eksekutif dan Ekonomi
Ekonomi
Angkutan cepat
Kereta cepat
250px-DMR-250284_Perum_DAMRI_Transjakarta_E-Cityline_3_Laksana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Perdana_dinas_KRL_INKA_seri_iE305_Trainset_2_lintas_Bogor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Gajayana_New_Generation_with_Gambir_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Jakarta_MRT_TS12_entering_Blok_A_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Hyundai_Rotem_LRT_Jakarta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Jabodebek_LRT_at_TMII_LRT_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Whoosh_400_set_ke-3_memasuki_stasiun_Tegalluar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Infrastruktur
Jalan bebas hambatan
dan tol dalam kota
Jalur kereta api
Terminal
Stasiun
Stasiun kereta api dan KRL
Stasiun kereta api Barang
Stasiun MRT Jakarta
Stasiun LRT Jakarta
Stasiun LRT Jabodebek
Transportasi air
Bandar Udara
Organisasi dan perusahaan
Operator
Tiket
Regulator
Integrator
  • Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek
  • Integrasi Transportasi Jakarta
  • Jakarta Lingko Indonesia (Jak Lingko)
  • * dalam tahap pengerjaan
  • ** dalam tahap penyelesaian
  • Coret: tidak beroperasi
Indonesia Indonesia
Jakarta Raya
Sumatera Selatan
Jawa Timur
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Jawa Tengah - Yogyakarta
Jawa Barat
Aceh
Malaysia Malaysia
Myanmar Myanmar
Filipina Filipina
Metro Manila
Bicol Region
Singapura Singapura
Thailand Thailand
Vietnam Vietnam
Catatan: Rute yang sedang dalam pembangunan & direncanakan ditulis miring
**
**
**
*
* Hanya sistem transit cepat di bagian Asia Rusia yang ditampilkan. Untuk yang lainnya, lihat Angkutan cepat di Eropa.

** Armenia, Azerbaijan, dan Georgia dianggap sebagai negara lintas benua dan juga termasuk dalam Angkutan cepat di Eropa.

*** Sedang dibangun.
Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan