Minggu, 04 Oktober 2026
02:06 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Express Rail Link

Express Rail Link

perusahaan asal Malaysia

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang Pemilik dan operator kereta bandar udara di Malaysia. Untuk jalur kereta api perbatasan di Tionghoa dan Hong Kong, lihat Guangzhou-Shenzhen-Hong Kong Express Rail Link. Untuk jaringan transportasi pengangkutan di Pelabuhan New York dan New Jersey, lihat ExpressRail.
Express Rail Link
60px-Logo_Express_Rail_Link_03.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-KLIAekspres_SalakSelatan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ikhtisar
PemilikExpress Rail Link Sdn Bhd
LokasiLembah Klang, Malaysia
Jenis transitKereta bandar udara
Jumlah jalur 6   7 
Jumlah stasiun6
Penumpang harian27.307 (2015)
Penumpang tahunan9,967 juta (2015)[1]
(Kenaikan 7.9%)
Situs webkliaekspres.com
Operasi
Mulai beroperasiApril 14, 2002;24 tahun lalu (2002-04-14)
Jumlah kendaraan8 kereta (bergerbong-4) Desiro ET 425 M Electric Multiple Unit 6 kereta (bergerbong-4) CRRC Changchun Equator Electric Multiple Unit.
Teknis
Panjang sistem57 km (35 mi) (total)
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8+1⁄2 in) sepur standar
Kecepatan tertinggi176 km/h (109 mph)

Express Rail Link Sdn Bhd adalah sebuah perusahan yang menaungi dan mengoperasikan kereta bandar udara yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) dengan Kuala Lumpur Sentral (KL Sentral) sejauh 57 kilometer. Perusahaan ini mengoperasikan dua layanan kereta berbeda:

  • KLIA Ekspres, layanan kereta bandar udara langsung dari KLIA ke KL Sentral, yang diluncurkan pada 14 April 2002.
  • KLIA Transit, layanan kereta komuter dengan tiga pemberhentian tambahan di antara KLIA dan KL Sentral, yang diluncurkan pada 1 Juni 2002.

Latar belakang

Express Rail Link Sdn Bhd (ERL) adalah perusahaan patungan swasta bersama YTL Corporation Berhad, Lembaga Tabung Haji dan Trisilco Equity Sdn Bhd dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 50%, 40% dan 10%. Pada 25 Agustus 1997, pemerintah Malaysia telah menyerahkan konsesi 30 tahun kepada perusahaan ini untuk membiayai, membangun, mengoperasikan, dan mengatur sistem dan layanan kereta api Kuala Lumpur-Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur.

Pekerjaan konstruksi dimulai pada Mei 1997 dan selesai lima tahun kemudian. Ini diajukan kepada konsorsium SYZ, sebuah konsorsium usaha patungan antara Jerman dan Malaysia, Siemens AG, Teknik Listrik Siemens Sdn Bhd dan Perusahaan Konstruksi Yeoh Tiong Lay Sdn Bhd. Dukungan Pemeliharaan ERL Sdn Bhd didirikan pada tahun 1999 yang bertanggung jawab atas operasi dan pemeliharaan perusahaan induk. Awalnya perusahaan ini merupakan usaha patungan antara Express Rail Link Sdn Bhd dan Siemens AG tetapi saat ini sepenuhnya dimiliki oleh Express Rail Link Sdn Bhd.[2]

Krisis keuangan yang melanda kawasan Asia pada tahun 1997 menyebabkan proyek ini terhenti. Namun, atas dukungan pemerintah Malaysia, proyek kereta penghubung Kuala Lumpur-Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur berlanjut. Nilai total biaya proyek RM2,4 miliar yang dibiayai melalui konsolidasi ekuitas (RM500 juta), pinjaman keuangan sebesar RM940 juta dari Bank Pembangunan dan Infrastruktur Malaysia Berhad (Bank Pembangunan) dan sisanya melalui fasilitas ekspor kredit[3] dari empat lembaga keuangan Jerman. Express Rail Link Sdn Bhd meraih laba pada tahun 2003 setelah baru satu tahun beroperasi.

Kecelakan

Pada 24 Agustus 2010, Express Rail Link menerima laporan kecelakaan pertama mereka yang menyebabkan 3 penumpang mengalami luka-luka. Dua kereta ERL bertabrakan di Kuala Lumpur Sentral, yang salah satu diantaranya berangkat pada pukul 21.45 dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur sementara kereta lainnya, yang tak berpenumpang, menabrak bagian belakang kereta tersebut. [4] [5]

Ekspansi

Ekspansi layanan kereta bandar udara ke terminal KLIA2 yang baru dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur sepanjang 2.14 km. Komersialisasi layanan ini dimulai pada 1 Mei 2013.[6]

Penghargaan dan pencapaian

Tahun Penghargaan Kategori Hasil Ref.
2014 Global AirRail Awards North Star Air Rail Link of the Year Menang [7]
2015 Global AirRail Awards North Star Air Rail Link of the Year Menang [7]
2016 Global AirRail Awards North Star Air Rail Link of the Year Menang [7]
Social Responsibility Menang [7]

Galeri

  • Rangkaian kereta KLIA Ekspres menuju stasiun KL Sentral.
    Rangkaian kereta KLIA Ekspres menuju stasiun KL Sentral.
  • Peron stasiun ERL Putrajaya/Cyberjaya pada malam hari.
    Peron stasiun ERL Putrajaya/Cyberjaya pada malam hari.
  • Rangkaian kereta KLIA Ekspres di depo Salak Tinggi.
    Rangkaian kereta KLIA Ekspres di depo Salak Tinggi.
  • Rangkaian kereta KLIA Ekspres melewati stasiun Bandar Tasik Selatan.
    Rangkaian kereta KLIA Ekspres melewati stasiun Bandar Tasik Selatan.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "JADUAL 2.9 : BILANGAN PENUMPANG BAGI PERKHIDMATAN SISTEM ALIRAN RINGAN, SUKU KEEMPAT, 2015" [Table 2.9 : Number of Passengers for Light Rail Transit (LRT) Services, Fourth Quarter, 2015] (PDF) (dalam bahasa Melayu and Inggris). Kementerian Transportasi Malaysia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2016-10-07. Diakses tanggal 31 Maret 2016.
  2. ↑ Developing local capabilities in Malaysia Diarsipkan 2016-04-14 di Wayback Machine. Railway Gazette International April 2006
  3. ↑ "Import Credit Definition from The Free Dictionary". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-21. Diakses tanggal 2019-02-05.
  4. ↑ "2 ERLs crash at KL Sentral". Diarsipkan dari asli tanggal 26 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "2 ERLs crash at KL Sentral, 3 hurt". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-10-31. Diakses tanggal 2019-02-05.
  6. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 23 November 2012. Diakses tanggal 21 November 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 3 4 "ERL named 'North Star Air Rail Link of the Year' for third time". New Straits Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-02-07. Diakses tanggal 19 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Express Rail Link.
Kereta api
antarkota
Semenanjung
Malaysia
Malaysia Timur
Transportasi
kota
Kawasan utara
Lembah Klang
Kereta api
komuter
Kereta komuter
Kereta bandara
Metro
LRT
MRT
Penggerak massa
Monorel
APM
Kawasan selatan
Kawasan timur
Akan datang
Dalam pembangunan
Sedang dijalankan
Terkendala
Rencana
Tidak berfungsi
Pemilik &
pengendali
Saat ini
Dibubarkan
Pengumpul tarif
otomatis
Otoritas
Gerbong kereta api
Depot
Saat ini
Dalam pembangunan
Indonesia Indonesia
Jakarta Raya
Sumatera Selatan
Jawa Timur
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Jawa Tengah - Yogyakarta
Jawa Barat
Aceh
Malaysia Malaysia
Myanmar Myanmar
Filipina Filipina
Metro Manila
Bicol Region
Singapura Singapura
Thailand Thailand
Vietnam Vietnam
Catatan: Rute yang sedang dalam pembangunan & direncanakan ditulis miring
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan