| Halte Transjakarta | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Halte Simpang Pramuka setelah direvitalisasi. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 6°11′32″S 106°52′26″E / 6.192144°S 106.874021°E / -6.192144; 106.874021 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Akses masuk | Melalui shelter di kedua sisi Jalan Pramuka | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ketinggian | Sebidang jalan raya | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pemilik | PT Transportasi Jakarta | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jalur | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Letak | Median jalan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Konstruksi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jenis struktur |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas sepeda | Tidak | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Akses difabel | Ya | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi lain | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Status | Tidak beroperasi (Menggunakan halte temporer) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Zona tarif | Ya | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klasifikasi | Halte bus raya terpadu | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sejarah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibuka | 10 September 2008 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibangun kembali | Februari 14, 2023;3 tahun lalu (2023-02-14) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama sebelumnya | Kehakiman (selama masa pembangunan) Pramuka BPKP (hingga tahun 2023) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Simpang Pramuka adalah sebuah halte Transjakarta yang terletak di Jalan Pramuka di antara Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat dan Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur. Halte yang berada di Koridor 4 yang membentang dari barat ke timur ini menjadi titik transit ke Koridor 10 melalui Halte Pemuda Pramuka. Nama halte ini berasal dari nama persimpangan yang berada di sebelah timur halte.
Sejarah
Halte ini, bersamaan dengan Halte Pemuda Rawamangun, merupakan halte tambahan Koridor 4 yang dibangun setelah beroperasinya Koridor ini, dan baru dibuka mulai dari tanggal 10 September 2008. Dioperasikan pertama kali dengan nama Halte Pramuka BPKP, halte ini sejak awal memiliki ukuran sedang dengan tiga pintu dermaga di tiap sisi peronnya. Sebagai halte persambungan/transfer dengan Koridor 10, bagian belakang (sisi timur) halte ini tersambung dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) panjang yang melintasi persimpangan di Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Pramuka menuju Halte Pemuda Pramuka, yang sekaligus menjadi akses satu-satunya menuju halte di Koridor 10 tersebut.
Mulai dari tanggal 6 September 2022, Halte Pramuka BPKP tidak beroperasi untuk sementara waktu dalam rangka revitalisasi halte Transjakarta bersama dengan Halte Pasar Jatinegara, Halte Pulo Gadung (1 & 2), dan Halte Kalideres. Penumpang Transjakarta dapat menggunakan halte sebelum dan sesudah halte ini (i.e. Halte Pramuka LIA dan Halte UNJ) selama proses revitalisasi sedang berjalan.[1] Halte akhirnya kembali dibuka dan melayani pelanggan 5 bulan kemudian, yaitu pada tanggal 14 Februari 2023 dengan diubah namanya menjadi Halte Simpang Pramuka bersamaan dengan netralisasi nama-nama halte Transjakarta.[2][3]
Sehubungan dengan pembangunan jalur LRT Jakarta Fase 1B dan pembangunan Stasiun LRT Pramuka BPKP. Halte Simpang Pramuka di median jalan ini pun ditutup kembali bersama dengan Halte Rawamangun pada tanggal 18 November 2024. Halte ini pun juga diruntuhkan untuk mengakomodasi proyek pembangunan LRT tersebut. Peran kedua halte tersebut digantikan sementara oleh halte temporer dengan Simpang Pramuka 1 dan Simpang Pramuka 2 untuk halte ini, serta pemasangan rampa JPO sementara untuk akses menuju Halte Pemuda Pramuka selama pembangunan berlangsung.[4]
Bangunan dan tata letak
Halte Simpang Pramuka yang baru dibangun dengan 3 pintu peron di tiap sisinya serta terhubung dengan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), arah timur untuk transfer dan mengakses Halte Pemuda Pramuka, arah barat untuk akses keluar dari halte. Tidak banyak fasilitas yang tersedia bahkan seusai halte direvitalisasi. Tidak terdapat musala ataupun toilet umum ramah disabilitas seperti yang disediakan pada halte-halte yang baru saja direvitaliasi. Hal ini karena keterbatasan ruang untuk akses penumpang dari dan menuju Halte Pemuda Pramuka yang harus melewati area Halte Simpang Pramuka dan tidak adanya penyesuaian JPO selama revitalisasi berlangsung. Hal ini berbeda dengan Halte Cempaka Mas yang masih dapat mengalihkan alur penumpang yang turun dari dan hendak menuju halte transfernya, Halte Simpang Cempaka, pada gedung concourse yang tersedia di atas JPO.
Selama proses pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, digunakan halte temporer yang masing-masing dibuat dari badan kontainer serta memiliki tinggi peron yang rendah setara trotoar. Halte temporer terbagi menjadi Halte Simpang Pramuka 1 untuk ke arah Pulo Gadung dan Halte Simpang Pramuka 2 untuk ke arah Galunggung. Perbedaan keduannya yakni Halte Simpang Pramuka 1 hanya berfungsi sebagai ruang tunggu sedangkan Halte Simpang Pramuka 2 juga berfungsi sebagai tempat transit menuju Koridor 10 karena sifatnya yang terhubung langsung dengan JPO menuju Halte Pemuda Pramuka.
Aksesibilitas
Akses dari dan ke shelter temporer dilakukan melalui pintu depan bus, yang terdapat anak tangga, sehingga akses tersebut tidak sepenuhnya ramah bagi pengguna kursi roda.
| Utara | Peron sisi, pintu peron terbuka di sisi kiri arah perjalanan | |||
| (Rawamangun) → | ||||
| Peron nonaktif, tidak melayani penumpang | ||||
| ← (Pramuka Sari) | ||||
| Selatan | Peron sisi, pintu peron terbuka di sisi kiri arah perjalanan | |||
Halte transfer
Layanan bus kota non-BRT
| Jenis | Trayek | Tujuan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Bus kota Transjakarta | 4C | Bundaran Senayan—JIEP (MetroTrans EV) |
Di luar halte |
Galeri
Suasana jalanan di sekitar halte, 2009- Halte Simpang Pramuka yang terletak di persimpangan Jalan Pramuka dengan Jalan Pemuda dan Jalan Ahmad Yani sebelum direvitalisasi, 2009
JPO menuju Halte Pramuka BPKP dan Pemuda Pramuka, 2022
Halte Pramuka BPKP saat menjalani tahap revitalisasi, 2022
Suasana pada peron halte usai revitalisasi, 2023
Kenampakan halte saat malam hari, 2023
Referensi
- ↑ Murti, Ari Sandita (2022-09-03). "Mulai 6 September, 5 Halte Transjakarta Ini Ditutup Sementara". SINDOnews.com. Jakarta. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-03. Diakses tanggal 2022-09-03.
- ↑ "Hai kak. Halte Pramuka BPKP sudah beroperasi normal melayani pelanggan kak..." X (formerly Twitter). 2023-02-17. Diakses tanggal 2023-12-13.
- ↑ Mutia Yuantisya (22 Desember 2023). "Transjakarta akan Netralisasi Nama 109 Halte, Cari Untung dari Hak Penamaan". Tempo.co. Diakses tanggal 25 Desember 2023.
- ↑ Kausar, Ilham (2024-12-17). Salim, Agus (ed.). "Dampak proyek LRT, Transjakarta tutup sementara dua halte". Antara News. Diakses tanggal 2024-12-19.


