Rabu, 21 Oktober 2026
17:27 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Tiga Latihan

praktik-praktik Buddhis untuk mencapai kebajikan, pikiran, dan kebijaksanaan yang lebih tinggi.

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Latihan Bertahap atau Jalan Mulia Berunsur Delapan.
Terjemahan dari
tisikkhā
Inggristhreefold training, three trainings, three disciplines
Palitisikkhā
Sanskertaत्रिशिक्षा (triśikṣā)
Tionghoa三学
(Pinyin: sān xué)
Jepang三學
(rōmaji: sangaku)
Korea삼학
(RR: samhak)
Tibetལྷག་པའི་བསླབ་པ་གསུམ།
(Wylie: lhag-pa’i bslab-pa gsum)
Thaiไตรสิกขา
(RTGS: traisikkha)
Vietnamtam học
Khmerត្រ័យសិក្ខា
(UNGEGN: traisĕkkha)
Daftar Istilah Buddhis
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
icon PortalBuddhisme

Sang Buddha mengajarkan tentang tiga latihan atau tiga praktik (Pali: tisikkhā atau sikkhā; Sanskerta: triśikṣā atau śikṣā)[1] sebagai latihan dalam:

  • sila yang lebih tinggi (Pali: adhi-sīla-sikkhā; Sanskerta: adhiśīlaśikṣa)
  • pikiran yang lebih tinggi (P.: adhi-citta-sikkhā; S.: adhicittaśikṣa) atau konsentrasi (P.: samādhi-sikkhā; S.: samādhiśikṣa)
  • kebijaksanaan yang lebih tinggi (P.: adhi-paññā-sikkhā; S.: adhiprajñāśikṣa)

Dalam Tripitaka Pali

Menurut teks kanonik Theravāda, menjalankan tiga latihan ini membawa pada pelepasan dari nafsu, kebencian, dan delusi.[2] Seseorang yang sepenuhnya berhasil dalam latihan ini mencapai Nirwana.[3]

Dalam kitab Aṅguttaranikāya (AN 3.85; AN 3.89; AN 3.90), latihan dalam "sila tingkat tinggi" (adhi-sīla) mencakup mengikuti Pātimokkha, latihan dalam "batin tingkat tinggi" (adhi-citta) (kadang hanya disebut sebagai "konsentrasi", samādhi) mencakup memasuki dan berdiam dalam empat jhāna, dan latihan dalam "kebijaksanaan tingkat tinggi" (adhi-paññā) mencakup penglihatan langsung atas Empat Kebenaran Mulia atau pengetahuan tentang penghancuran noda batin.[4]

Dalam sejumlah khotbah kanonik, diberikan pula bentuk pengajaran yang lebih "bertahap" (anupubbikathā) kepada umat awam yang siap menerima (lihat juga Latihan bertahap). Pengajaran bertahap ini berpuncak pada ajaran tentang Empat Kebenaran Mulia yang pada akhirnya ditutup dengan Jalan Mulia Berunsur Delapan, yang unsur-unsurnya dapat dipetakan ke dalam tiga latihan ini (lihat di bawah).

Pembagian rangkap-tiga Jalan Mulia Berunsur Delapan

Tiga latihan yang diajarkan Buddha memiliki kemiripan dengan pengelompokan tiga bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan yang dijelaskan oleh Bhikkhunī Dhammadinnā dalam Cūḷavedalla Sutta ("Khotbah Tanya-Jawab Singkat," MN 44): gugusan sila/moralitas (sīlakkhandha), gugusan konsentrasi (samādhikkhandha), gugusan kebijaksanaan (paññākkhandha).[5] Skema tiga bagian ini menyederhanakan dan mengorganisasi Jalan Mulia Berunsur Delapan sebagai berikut:

Tiga Latihan Jalan Berunsur Delapan Metode Praktik
Moralitas Luhur
adhi-sīla
Perkataan Benar
sammā-vācā
Pancasila Buddhis
Perbuatan Benar
sammā-kammanta
Penghidupan Benar
sammā-ājīva
Pikiran Luhur
adhi-citta
Konsentrasi
samādhi
Pengupayaan Benar
sammā-vāyāma
Berdiam dalam empat jhāna (penyerapan meditatif)
Penyadaran Benar
sammā-sati
Konsentrasi Benar
sammā-samādhi
Kebijaksanaan Luhur
adhi-paññā
Pandangan Benar
sammā-diṭṭhi
Mengetahui Empat Kebenaran Mulia
Kehendak/Pikiran Benar
sammā-saṅkappa

Mahāyāna

Tiga latihan juga merupakan bagian dari Jalan Bodhisatwa dalam tradisi Mahāyāna. Nagarjuna merujuk pada hal ini dalam karyanya Letter to a Friend (Suhrllekha), bait ke-53:

"Seorang praktisi seharusnya senantiasa berlatih (śikṣā) dalam disiplin luhur (adhiśīla), kebijaksanaan luhur (adhiprajñā), dan batin luhur (adhicitta)."[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Lihat Aṅguttaranikāya, Kitab Tiga (Tikanipata), Bab "Para Bhikkhu" (Samanavagga). Bab ini berisi sutta yang secara bergantian diidentifikasi sebagai AN 3.82 hingga 3.92. Dari sutta-sutta tersebut, dua yang paling banyak diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris adalah AN 3.88 dan 3.89, masing-masing disebut "Sikkha (1)" dan "Sikkha (2)" oleh Thanissaro Bhikkhu, serta "Dutiyasikkhasuttaṁ" dan "Tatiyasikkhasuttaṁ" dalam edisi Sinhala. Terjemahan bahasa Inggris dari kedua sutta ini dapat ditemukan dalam: Nyanaponika & Bodhi (1999), hlm. 69–71; Thanissaro (1998a); dan Thanissaro (1998b). Lihat juga, misalnya, DN 16.4.3 (PTS D ii.123) (huruf tebal ditambahkan untuk penekanan):
    "Sīlaṃ samādhi paññā ca,
    vimutti ca anuttarā;
    Anubuddhā ime dhammā,
    gotamena yasassinā. Iti buddho abhiññāya,
    dhammamakkhāsi bhikkhunaṃ;
    Dukkhassantakaro satthā,
    cakkhumā parinibbuto"ti.
    Diterjemahkan oleh Vajira & Story (1998) (huruf tebal ditambahkan untuk penekanan) sebagai:
    "Virtue, concentration, wisdom, and emancipation unsurpassed —
    These are the principles realized by Gotama the renowned;
    And, knowing them, he, the Buddha, to his monks has taught the Dhamma.
    He, the destroyer of suffering, the Master, the Seer, is at peace."
    ("Sila, konsentrasi, kebijaksanaan, dan pembebasan yang tiada tara —
    Inilah prinsip-prinsip yang direalisasikan oleh Gotama yang termasyhur;
    Dan, setelah mengetahuinya, ia, Sang Buddha, mengajarkan Dhamma kepada para bhikkhu.
    Dialah penghancur penderitaan, Sang Guru, Sang Penilik, yang telah mencapai kedamaian.")
  2. ↑ Lihat AN 3.88 (Thanissaro, 1998a).
  3. ↑ Lihat AN 3.89 (Thanissaro, 1998b).
  4. ↑ AN 3.85, AN 3.89, AN 3.90
  5. ↑ Thanissaro (1998c).
  6. ↑ Letter to a Friend karya Nagarjuna, Padmakara Translation Group, 2005, hlm. 47

Daftar pustaka

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan