Minggu, 20 September 2026
17:40 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Āsava

salah satu jenis kekotoran batin dalam Buddhisme

Artikel ini bukan mengenai Kilesa atau Saṁyojana.
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya

Āsava (Pali; Sanskerta: āsrava; KBBI: asava), juga dikenal sebagai noda batin (bedakan dari kilesa), adalah istilah yang digunakan dalam kitab suci, filosofi, dan psikologi Buddhis yang berarti "arus-masuk, kebusukan." Istilah ini merujuk pada kekotoran batin (kilesa) berupa noda kesenangan indrawi (kāmāsava), noda kemenjadian (bhavāsava), dan noda ketidaktahuan (avijjāsava) yang melanggengkan samsara (siklus kelahiran kembali), penderitaan, dan kelahiran kembali yang tak berujung.

Āsava juga diterjemahkan sebagai "kecenderungan karma" dalam Buddhisme.[1] Istilah ini juga umum dalam literatur Jainisme, dan terkadang muncul secara setara sebagai Āsrava atau Anhaya.[2] Namun, Buddhisme menolak teori karma dan āsava dari Jainisme, dan menyajikan versi yang berbeda.[1]

Referensi

  1. 1 2 Dan Lusthaus (2014). Buddhist Phenomenology: A Philosophical Investigation of Yogacara Buddhism and the Ch'eng Wei-shih Lun. Routledge. hlm. 73–74 dengan catatan 1 dan 4. ISBN 978-1-317-97342-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Govind Chandra Pande (1995). Studies in the Origins of Buddhism. Motilal Banarsidass. hlm. 361–362 dengan catatan 253. ISBN 978-81-208-1016-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Sumber

  • Bhikkhu Bodhi, ed. (2005), In the Buddha's Words: An Anthology of Discourses from the Pāli Canon, Boston: Wisdom Publications
  • Buddharakkhita (1985), The Dhammapada: The Buddha's Path of Wisdom, Kandy, Sri Lanka: Buddhist Publication Society
  • De Silva, Padmasiri (2000), An introduction to Buddhist psychology, Rowman & Littefield, ISBN 978-0-7425-0857-6
  • Carr, Brian; Mahalingam, Indira (1997), Companion Encyclopedia of Asian Philosophy, London; New York: Routledge, ISBN 0-415-03535-X
  • Radhakrishnan, Sarvepalli (1950), The Dhammapada
  • Rhys Davids; Stede (1921–25). "Āsavas". Diarsipkan dari asli tanggal 3 April 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan