Kamis, 05 November 2026
17:18 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Magha

Magha

festival Buddhis

Bagikan:
Festival Buddhis dan hari peringatan di Asia Tenggara dan SelatanTemplat:SHORTDESC:Festival Buddhis dan hari peringatan di Asia Tenggara dan Selatan
Untuk festival Hindu di bulan Māgha, lihat Makar Sankranti.
Māgha Pūjā
330px-Magha_Puja.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddha memberikan khotbah pada Hari Māgha Pūjā
Nama lainHari Saṅgha
Hari Pertemuan dengan Empat Faktor[1]
Dirayakan olehBuddhis Theravāda di Kamboja, Laos, Myanmar, Sri Lanka, Thailand, dan Indonesia
JenisBuddhisme
MaknaPeringatan pertemuan antara Sang Buddha dan 1.250 murid pertamanya
PerayaanFestival Pagoda Shwedagon
KegiatanProsesi dengan cahaya, kegiatan-kegiatan kebajikan umum
TanggalHari bulan purnama di bulan lunar ke-3
Terkait denganChotrul Duchen (di Tibet)
Daeboreum (di Korea)
Koshōgatsu (di Jepang)
Festival Lampion (di Tiongkok)
Tết Nguyên Tiêu (di Vietnam)[2]
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
icon PortalBuddhisme
Pepohonan bambu
Pertemuan yang dirayakan pada Hari Māgha Pūjā diselenggarakan di hutan Veluvana, dekat Rājagaha (sekarang Rajgir) di India utara

Magha (Pali: Māgha Pūjā) merupakan salah satu hari raya Buddhisme, terutama aliran Theravāda, yang memperingati peristiwa penting terkait komunitas monastik (Sangha). Hari raya Magha dirayakan pada saat bulan purnama di tiap bulan ketiga (Māgha) kalender Buddhis. Hari raya Magha dirayakan untuk mengenang peristiwa dengan empat ciri (cāturaṅgasannipāta), yaitu:[3][4]

  1. Seribu dua ratus lima puluh orang anggota Sangha datang berkumpul tanpa instruksi
  2. Mereka semuanya telah mencapai tingkat kesucian Arahat
  3. Mereka semua ditahbiskan oleh Sang Buddha langsung dengan metode ehi bhikkhu upasampadā
  4. Saat itu adalah hari bulan purnama di bulan ketiga (Māgha) kalender lunar Buddhis

Oleh karena empat faktor tersebut, hari raya Magha juga disebut sebagai Hari Sangha.[5][6] Pada hari ini, umat Buddha biasanya pergi ke wihara untuk berbuat kebajikan seperti bederma, bermeditasi, dan mendengarkan Dhamma.

Etimologi

Kata Māgha berasal dari nama bulan ketiga dalam penanggalan Hindu yang merupakan bulan saat hari raya ini dirayakan. Hari Māgha Pūjā selalu dirayakan tiap hari bulan purnama pada bulan Māgha, tetapi pada saat tahun kabisat, perayaan hari raya ini mundur satu bulan sehingga jatuh pada bulan purnama di bulan keempat penanggalan Buddhis.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Sangha Day". BBC. 7 Mei 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Desember 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Artley, Malvin (2014). The Full Moons: Topical Letters In Esoteric Astrology. eBookIt.com. ISBN 978-1-4566-2227-5.
  3. ↑ Irons, Edward A.; Melton, J. Gordon (2008). Encyclopedia of Buddhism. Encyclopedia of world religions. New York: Facts On File. ISBN 978-0-8160-5459-6.
  4. ↑ Bhaskar, V. S. (2009). Faith & philosophy of Buddhism. Indian religions series. Delhi: Kalpaz. ISBN 978-81-7835-722-5.
  5. ↑ Bellenir, Karen; Marty, Martin E., ed. (2004). Religious holidays and calendars: an encyclopedic handbook (Edisi 3. ed). Detroit, Mich: Omnigraphics. ISBN 978-0-7808-0665-8.{{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan
  6. ↑ "Sangha Day". BBC. 7 Mei 2004. Diarsipkan dari yang asli pada 18 Desember 2018.
  7. ↑ Pengvipas, Polpao (2013), Â [Love from a Buddhist Perspective on Māgha Pūjā Day], Dhammathas Academic Journal (in Thai), 13 (2): 45–54, ISSN 1513-5845
Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan