Minggu, 20 September 2026
18:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Magha

Magha

festival Buddhis

Festival Buddhis dan hari peringatan di Asia Tenggara dan SelatanTemplat:SHORTDESC:Festival Buddhis dan hari peringatan di Asia Tenggara dan Selatan
Untuk festival Hindu di bulan Māgha, lihat Makar Sankranti.
Māgha Pūjā
330px-Magha_Puja.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddha memberikan khotbah pada Hari Māgha Pūjā
Nama lainHari Saṅgha
Hari Pertemuan dengan Empat Faktor[1]
Dirayakan olehBuddhis Theravāda di Kamboja, Laos, Myanmar, Sri Lanka, Thailand, dan Indonesia
JenisBuddhisme
MaknaPeringatan pertemuan antara Sang Buddha dan 1.250 murid pertamanya
PerayaanFestival Pagoda Shwedagon
KegiatanProsesi dengan cahaya, kegiatan-kegiatan kebajikan umum
TanggalHari bulan purnama di bulan lunar ke-3
Terkait denganChotrul Duchen (di Tibet)
Daeboreum (di Korea)
Koshōgatsu (di Jepang)
Festival Lampion (di Tiongkok)
Tết Nguyên Tiêu (di Vietnam)[2]
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme
Pepohonan bambu
Pertemuan yang dirayakan pada Hari Māgha Pūjā diselenggarakan di hutan Veluvana, dekat Rājagaha (sekarang Rajgir) di India utara

Magha (Pali: Māgha Pūjā) merupakan salah satu hari raya Buddhisme, terutama aliran Theravāda, yang memperingati peristiwa penting terkait komunitas monastik (Sangha). Hari raya Magha dirayakan pada saat bulan purnama di tiap bulan ketiga (Māgha) kalender Buddhis. Hari raya Magha dirayakan untuk mengenang peristiwa dengan empat ciri (cāturaṅgasannipāta), yaitu:[3][4]

  1. Seribu dua ratus lima puluh orang anggota Sangha datang berkumpul tanpa instruksi
  2. Mereka semuanya telah mencapai tingkat kesucian Arahat
  3. Mereka semua ditahbiskan oleh Sang Buddha langsung dengan metode ehi bhikkhu upasampadā
  4. Saat itu adalah hari bulan purnama di bulan ketiga (Māgha) kalender lunar Buddhis

Oleh karena empat faktor tersebut, hari raya Magha juga disebut sebagai Hari Sangha.[5][6] Pada hari ini, umat Buddha biasanya pergi ke wihara untuk berbuat kebajikan seperti bederma, bermeditasi, dan mendengarkan Dhamma.

Etimologi

Kata Māgha berasal dari nama bulan ketiga dalam penanggalan Hindu yang merupakan bulan saat hari raya ini dirayakan. Hari Māgha Pūjā selalu dirayakan tiap hari bulan purnama pada bulan Māgha, tetapi pada saat tahun kabisat, perayaan hari raya ini mundur satu bulan sehingga jatuh pada bulan purnama di bulan keempat penanggalan Buddhis.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. "Sangha Day". BBC. 7 Mei 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Desember 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Artley, Malvin (2014). The Full Moons: Topical Letters In Esoteric Astrology. eBookIt.com. ISBN 978-1-4566-2227-5.
  3. Irons, Edward A.; Melton, J. Gordon (2008). Encyclopedia of Buddhism. Encyclopedia of world religions. New York: Facts On File. ISBN 978-0-8160-5459-6.
  4. Bhaskar, V. S. (2009). Faith & philosophy of Buddhism. Indian religions series. Delhi: Kalpaz. ISBN 978-81-7835-722-5.
  5. Bellenir, Karen; Marty, Martin E., ed. (2004). Religious holidays and calendars: an encyclopedic handbook (Edisi 3. ed). Detroit, Mich: Omnigraphics. ISBN 978-0-7808-0665-8.{{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan
  6. "Sangha Day". BBC. 7 Mei 2004. Diarsipkan dari yang asli pada 18 Desember 2018.
  7. Pengvipas, Polpao (2013), Â [Love from a Buddhist Perspective on Māgha Pūjā Day], Dhammathas Academic Journal (in Thai), 13 (2): 45–54, ISSN 1513-5845
Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan