Minggu, 20 September 2026
23:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sarira

Sarira

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Sarira"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Sarira
Nama Tionghoa
Hanzi tradisional: 舍利 atau 舍利子
Hanzi sederhana: 舍利 atau 舍利子
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: shèlì
Nama Jepang
Kanji: 仏舎利
Hiragana: ぶっしゃり
Alih aksara
- Romaji: busshari
Nama Korea
Hangul: 사리
Hanja: 舍利
Alih aksara
- Romanisasi: sari
Nama Vietnam
Vietnam: Xá Lợi
Nama Tibet
Tibet: རིང་བསྲེལ།
- Wylie: ring-bsrel
Nama Sanskrit
Sanskrit: शरीर (śarīra)
Nama Thai
Thai: พระบรมสารีริกธาตุ
330px-Buddha_relics.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relik Buddha dari stupa Kanishka di Peshawar, Pakistan, sekarang di Mandalay, Burma.

Śarīra (शरीर) adalah istilah umum untuk “relik buddhis”, meski penggunaannya secara umum sering mengacu pada benda-benda yang mirip mutiara atau biji kristal yang biasanya ditemukan di antara abu kremasi para guru spiritual Buddhisme. Sarira dipercaya mampu memancarkan atau memberikan ‘pemberkatan’ dan ‘kemuliaan’ (bahasa Sanskerta: adhishthana) di dalam aliran pikiran dan pengalaman mereka yang terhubung dengannya.[1] Dalam tradisi Himalaya, Sarira juga dianggap sebagai sebuah benda yang mampu menghalau kekuatan jahat.

Terminologi

Istilah sarira atau “sharira” (शरीर) berasal dari istilah Sanskerta. Pada awalnya ia berarti “tubuh”, tetapi saat digunakan dalam naskah-naskah Buddhis berbahasa Sanskerta, ia berubah artinya menjadi relik, dan selalu digunakan dalam bentuk jamak: śarīrāḥ. Istilah “ringsel” di sisi lain berasal dari bahasa Tibet. Kedua istilah ini cukup ambigu pemakaiannya dalam Bahasa Inggris, umumnya digunakan sebagai sinonim, meski menurut beberapa interpretasi, ringsel adalah bagian dari sarira.

Sarira (舍利) dapat mengacu pada hal-hal berikut:

  • Sarira tubuh Dharma, atau dikenal sebagai sutra yang diucapkan oleh Buddha. Menurut Kamus Din Fu Bao mengenai Istilah-istilah Buddha, sarira tubuh Dharma adalah “Sutra yang diceriterakan oleh Buddha: Yang tidak pernah berubah dalam apa yang dikatakan oleh Buddha, adalah sama halnya dengan inti dari Sang Buddha sendiri, oleh karenanya dinamakan sebagai “sarira tubuh dharma”.
  • Sarira badan dan seluruh tubuh, adalah sisa-sisa hasil kremasi dari tubuh Sang Buddha (atau para guru spiritual lainnya), tetapi juga dapat mengacu pada sisa-sisa (contoh: jari), atau tubuh yang diawetkan, mirip dengan tubuh santo/santa agama Katolik Roma yang tidak membusuk. Sarira seluruh tubuh ini mengacu pada sisa-sisa tubuh para guru spiritual yang diawetkan.
  • Sarira pecahan tubuh khususnya mengacu pada sisa-sisa hasil kremasi.
  • Sarira atau Ringsel, saat istilahnya digunakan tanpa mengkualifikasikan, ia umumnya mengacu pada bagian-bagian kecil yang berbentuk seperti mutiara dari tubuh seorang guru spiritual yang telah dikremasi.

Ringsel kadang diterjemahkan sebagai “kuil” (contoh: relik kuil hati mengacu pada ringsel yang menurut dugaan terbentuk dari hati seseorang.) Namun hal ini cukup aneh saat istilah “kuil” digunakan untuk menggambarkan konsep kuil dalam agama Buddha. Bagi para pemeluk agama Buddha, kuil adalah apa saja yang sengaja didirikan untuk mengingatkan kita akan sesuatu yang sebenarnya tidak berwujud. Ringsel, yang fungsi utamanya adalah sebagai simbol kenang-kenangan, di sini fungsinya sama dengan kuil. Demikianlah acuan antara Ringsel dengan Kuil.

Film dokumentasi

Relik mutiara didokumentasikan dalam sebuah film pada tahun 2008, Unmistaken Child, yang menceritakan kremasi abu Geshe Lama Konchog.

Dalam bahasa Jawa

Bahasa Jawa memiliki pengaruh yang kuat dengan tradisi Hindu dan bahasa liturgi Sanskerta. Śarīra juga digunakan dalam bahasa Jawa Kuno (Kawi), untuk mengartikan kata 'manusia' atau 'tubuh manusia'. Kata ini juga memengaruhi bahasa Jawa modern dalam kata "slira" untuk arti yang sama. "Sliramu" (yang artinya 'tubuhmu') dan "sliraku" (yang artinya 'tubuhku') digunakan dalam puisi atau lagu untuk menyatakan "kamu" dan "aku". Kata ini tidak digunakan secara luas tetapi digunakan dalam pembacaan lisan dan konteks menulis.

Lihat pula

Referensi

  1. Martin, Dan (1994). 'Pearls from Bones: Relics, Chortens, Tertons and the Signs of Saintly Death in Tibet'. Numen, Vol. 41, No. 3. (Sep., 1994), Source: Diarsipkan 2012-11-02 di Wayback Machine. (accessed: Friday April 23, 2010), p.274.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan