Senin, 09 November 2026
04:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Tengyur

Tengyur

Bagikan:
Untuk Dewa Langit Atlais, lihat Tengri.
Tengyur
250px-Woodblock_printing%2C_Sera%2C_Tibet.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua biksu muda sedang mencetak kitab suci di Biara Sera, Tibet
Nama Tibet
Tibet བསྟན་འགྱུར (Wylie: bstan 'gyur)
250px-Woodblock_printing%2C_Sera%2C_1993.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhis Tibet sedang mencetak kitab suci, Biara Sera
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya

Bagian dari seriBuddhisme Tibet

120px-Gilt_roof_of_the_Jokhang.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail


Sejarah
Kronologi Waktu · Topik lainnya
Mazhab
Nyingma · Kagyu · Sakya · Gelug · Bön
Ajaran Inti
Tiga Corak Umum · Skandha · Kosmologi · Saṃsāra · Kelahiran Kembali · Bodhisattva · Dhamma · Hukum Sebab Musabab · Karma
Tokoh Buddhis
Gautama Buddha · Padmasambhava · Je Tsongkhapa · Dalai Lama · Panchen Lama · Lama · Karmapa Lama · Rinpoche · Geshe · Terton · Tulku

Ajaran dan Pencapaian

Kebuddhaan · Avalokiteśvara · Empat Tingkat Pencerahan · Yoga Tantra · Paramita · Meditasi · Umat awam

Vihara Utama

Changzhug · Drepung · Dzogchen · Ganden · Jokhang · Kumbum  · Labrang · Mindroling · Namgyal · Narthang · Nechung · Palcho · Ralung · Ramoche · Sakya · Sanga · Sera · Shalu · Tashilhunpo · Tsurphu · Yerpa

Perayaan Utama

Chotrul Duchen · Dajyur · Losar · Dosmoche · Monlam · Sho Dun · Losoong
Naskah
Kangyur · Tengyur · Kitab Suci Tibet · Sutra Mahayana

Kesenian

Mandala · Thangka · Ashtamangala · Pohon Fisiologi

Kebudayaan  · Daftar Topik  · Portal

40px-Dharma_Wheel.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Tengyur, juga dikenal sebagai Tanjur dan Bstan-'gyur (bahasa Tibet: "Terjemahan Ajaran"), adalah kumpulan komentar (tafsiran) dari para guru besar Buddhis tentang ajaran yang diyakini berasal dari Buddha Sakyamuni. Tengyur termasuk dalam Kanon Buddhis Tibet (Tripitaka Tibet), yang terdiri dari semua ajaran Buddha Sakyamuni bersama dengan komentar tentang ajaran Buddha. Kanon Buddhis Tibet juga mencakup Kangyur, yang merupakan gudang ajaran Buddha yang tercatat, yang ditempatkan sebelum Tengyur dalam Kanon.

Kanon Buddhis Tibet

Tengyur ditugaskan untuk memberikan komentar atau ulasan pada Sutra dan Tantra, risalah dan karya abhidharma (baik Mahāyāna maupun non-Mahāyāna).[1]

Bersama dengan 108 jilid Kangyur ("Kumpulan Sabda Sang Buddha"), Tengyur membentuk dasar Kanon Buddhis Tibet (Tripitaka Tibet). “Kangyur biasanya terdiri dari seratus atau seratus delapan volume, Tengyur dua ratus dua puluh lima volume, dan keduanya jika digabungkan berisi 4.569 karya.”[2][3]

Sebagai contoh, isi dari Beijing Tengyur:[4]

  • Stotra ("Himne Pujian"): 1 Volume; 64 teks.
  • Komentar tentang Tantra: 86 Volume; 3055 teks.
  • Komentar tentang Sutra; 137 Volume; 567 teks.
  1. Komentar Prajñāpāramitā, 16 Volume.
  2. Risalah Madhyamika, 29 Volume.
  3. Risalah Yogācāra, 29 Volume.
  4. Abhidharma, 8 Volume.
  5. Teks Lain-lain, 4 Volume.
  6. Komentar Vinaya, 16 Volume.
  7. Dongeng dan Drama, 4 Volume.
  8. Risalah Teknis, 43 Volume.

Tengyur agama Bön

Agama Bön Tibet, di bawah pengaruh agama Buddha, juga memiliki literatur kanon yang dibagi menjadi dua bagian yang disebut Kangyur dan Tengyur, tetapi jumlah dan isi koleksinya belum diketahui sepenuhnya.[butuh klarifikasi] Tampaknya, agama Bön mulai menyusun sastra pada saat agama Buddha mulai masuk ke Tibet,[5][6] meskipun bisa saja ada beberapa catatan tertulis yang telah ditulis sebelum masa itu.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Tucci, Giuseppe (1970) hlm. 259, n. 10
  2. ↑ Stein, R. A. (1962) hlm. 251
  3. ↑ Schlagintweit (2006) hlm. 78-81
  4. ↑ The Tibetan Canon oleh Buddhanet.org
  5. ↑ Tucci, Giuseppe (1970) hlm. 213
  6. ↑ Stein, R. A. (1962) hlm. 241, 251.

Bibliografi

  • Schlagintweit, Emil (2006) Buddhism in Tibet: Illustrated by Literary Documents and Objects Of Religious Worship With An Account Of The Buddhist Systems Preceding It In India ISBN1-4286-4999-9
  • Stein, R. A. (1962) Tibetan Civilization. Edisi First English - diterjemahkan oleh J. E. Stapleton Driver (1972). Dicetak ulang (1972): Stanford University Press, Stanford, California ISBN0-8047-0806-1 (cloth); ISBN0-8047-0901-7
  • Tucci, Giuseppe. The Religions of Tibet. (1970). Edisi First English, diterjemahkan oleh Geoffrey Samuel (1980). Dicetak ulang: (1988), University of California Press ISBN0-520-03856-8 (cloth); ISBN0520063481 (paperback)

Pranala luar

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan