Sabtu, 10 Oktober 2026
16:45 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Padmasaṁbhava

Padmasaṁbhava

vajracarya buddhis tantra

Bagikan:
250px-Paro_Padmasambhava.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Padmasambhava dalam sebuah lukisan dinding di Paro-Bhutan
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya
250px-Guru_Rinpoche_in_mist_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kolosus Padmasambhava, dengan ketinggian 37,5 meter, dalam balutan kabut yang menghadap ke Danau Rewalsar, Himachal Pradesh, India.
Padmasambhava
Lahir
Oddiyana
PendidikanNalanda
PekerjaanVajracarya
Dikenal karenaDiakui sebagai pendiri aliran Nyingma dalam Buddhisme Tibet.

Padmasambhava[catatan 1] (berarti 'Lahir dari Seroja'), yang juga dikenal sebagai Guru Rinpoche ('Guru yang Berharga'), adalah seorang vajracarya Buddhis tantra semi legendaris[1] dari India abad pertengahan. Menurut sumber hagiografi, ia berperan penting dalam memperkenalkan dan mengukuhkan Vajrayana di Tibet pada sekitar abad ke-8 hingga ke-9.[2][3][4][5] Ia dianggap sebagai emanasi atau Nirmāṇakа̄ya dari Buddha Shakyamuni, sebagaimana yang telah diramalkan oleh Buddha sendiri.[3]

Berdasarkan sumber-sumber awal Tibet, termasuk Babad Ba (Tibet: དབའ་བཞེད atau སྦ་བཞེད, Alih Aksara Wylie: dba' bzhed atau sba bzhed; Inggris: Testament of Ba), Padmasamhava tiba di Tibet pada abad ke-8 dan merancang[3] Biara Samye, biara Buddhis pertama di Tibet,[4] selama masa pemerintahan Raja Trisong Detsen. Bersama dengan raja tersebut dan Khenpo Shantarakshita, ia berjasa dalam penyusunan Kanon Tibet melalui penerjemahan ajaran-ajaran Buddha beserta komentar-komentarnya ke dalam bahasa Tibet.

Meskipun otentisitas sejarahnya sempat dipertanyakan oleh para Tibetolog terdahulu, statusnya kini "diterima secara hati-hati" oleh para ahli, seperti Lewis Doney. Padmasambhava sendiri tercatat menyatakan dirinya sebagai sosok historis, dan penanda pada bebatuan yang diyakini sebagai jejak kakinya dianggap sebagai bukti keberadaannya.[3][5] Padmasambhava kemudian dipandang sebagai tokoh sentral dalam transmisi ajaran Buddha ke Tibet.[6][7]

Sejak sekitar abad ke-12, hagiografi mengenai Padmasambhava mulai ditulis, yang memperluas narasi profil dan aktivitasnya. Dalam perkembangan selanjutnya, ia digambarkan sebagai sosok yang menaklukkan seluruh roh dan dewa di Tibet serta menyembunyika berbagai teks rahasia (terma) untuk ditemukan oleh para tertӧn (penemu harta karun) di masa depan.[8] Nyangral Nyima Ӧzer (1124-1192) adalah penulis Zangling-ma (Tasbih Permata), biografi tertua tentang Padmasambhava.[9][10] Ia dikenal sebagai salah satu arsitek utama "mitos" Padmasambhava yang pertama kali menghubungkan sang guru dengan ajaran Dzogchen (Kesempurnaan yang Luar Biasa) secara menonjol.[11][12]

Dalam Buddhisme Tibet, Padmasambhava dipandang sebagai seorang Buddha yang kedatangannya telah diramalkan oleh Buddha Shakyamuni.[3] Menurut hagiografi tradisional, murid-muridnya meliputi para master perempuan agung, seperti Yeshe Tsogyal dan Mandarava.[7] Padmasambhava dianggap sebagi figur pendiri aliran (Sekolah) Nyingma.[5][13] Sekolah Nyingma secara tradisional meyakini bahwa silsilah ajaran Dzogchen-nya bermula dari Garab Dorje melalui transmisi kepada Padmasambhava.[14] Ajaran Padmasambhava mencakup silsilah lisan (kama) dan silsilah teks harta karun (terma).[15] Penganut Buddhisme Tibet meyakini bahwa terma milik Padmasambhava ditemukan oleh para tertön ketika kondisi zaman dianggap tepat untuk menerimanya.[16] Padmasambhava diyakini muncul kepada para tertön dalam penampakan visioner, dan wujudnya divisualisasikan dalam praktik guru yoga, khususnya sekolah Nyingma. Saat ini Padmasambhava dihormati secara luas oleh umat Buddhis di Tibet, Nepal, Bhutan, negara-negara bagian Himalaya di India (Sikkim, Ladakh, Arunachal Pradesh, Himachal Pradesh), serta komunitas Buddhis di berbagai belahan dunia.[6]

Nama lain

250px-Guru_rimpoche_at_samdruptse.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rupang Guru Rinpoche sebagai Patron Saint di Sikkim, India. Patung yang berada di Namchi merupakan patung orang suci tertinggi di dunia dengan ukuran 36 metres (120 ft).
  • Padmasambhava
  • Guru Rinpoche
  • Orgyen Guru
  • Loppon Rinpoche
  • Padum
  • Padmakara
  • Saroruha Vajra

Referensi

Catatan

  1. ↑ Sanskerta: पद्मसम्भव (Padmasambhava); Tibet: པདྨ་འབྱུང་གནས།, Alih aksara Wylie: pad+ma 'byung gnas (EWTS)); Mongol: ловон Бадмажунай (lovon Badmajunai),Tionghoa: 莲花生大士, Hanyu Pinyin: Liánhuāshēng)

Kutipan

  1. ↑ Gyaltsen Karmay, Samten (2007). The Great Perfection (rDzogs Chen): A Philosophical and Meditative Teaching of Tibetan Buddhism (dalam bahasa Inggris). BRILL. hlm. 6–7. ISBN 9789004151420.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Kværne, Per (2013). Tuttle, Gray; Schaeffer, Kurtis R. (ed.). The Tibetan History Reader (dalam bahasa Inggris). New York: Columbia University Press. hlm. 168. ISBN 9780231144698.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 3 4 5 Rinpoche, Khenchen Palden Sherab (Mei 1992). The Eight Manifestations of Guru Padmasambhava (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Rinpoche, Khenpo Tsewang Dongyal; Ling, Padma Gochen. Turtle Hill. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Desember 2022.
  4. 1 2 van Schaik, Sam (2011). Tibet: A History (dalam bahasa Inggris). Yale University Press. hlm. 34–35. ISBN 9780300194104.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 3 Doney, Lewis (2015). "Padmasambhava in Tibetan Buddhism". Dalam Silk, Jonathan A.; et al. (ed.). Brill's Encyclopedia of Buddhism (dalam bahasa Inggris). Leyden, Boston: Brill. hlm. 1197–1212. ISBN 9789004299375.{{cite book}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |editor-first=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. 1 2 Buswell, Robert E.; Lopez, Donald S. Jr., ed. (2013). The Princeton Dictionary of Buddhism (dalam bahasa Inggris). Princeton, New Jersey: Princeton University Press. hlm. 600. ISBN 9781400848058.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. 1 2 van Schaik, Sam (2011). Tibet: A History (dalam bahasa Inggris). Yale University Press. hlm. 34–35, 96–98. ISBN 9780300194104.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ van Schaik, Sam (2011). Tibet: A History (dalam bahasa Inggris). Yale University Press. hlm. 96. ISBN 9780300194104.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ Doney, Lewis (2014). The Zangs gling ma: The First Padmasambhava Biography. Two Exemplars of the Earliest Attested Recension. Andiast: International Institute for Tibetan and Buddhist Studies. ISBN 9783038091189.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Dalton, Jacob (Oktober–Desember 2004). "The Early Development of the Padmasambhava Legend in Tibet: A Study of IOL Tib J 644 and Pelliot tibétain 307". Journal of the American Oriental Society (dalam bahasa Inggris). 124 (4): 759–772. doi:10.2307/4132116. JSTOR 4132116.
  11. ↑ Germano, David (2005). "The Funerary Transformation of the Great Perfection (Rdzogs chen)". Journal of the International Association of Tibetan Studies (dalam bahasa Inggris) (1): 1–54.
  12. ↑ Gyatso, Janet (Agustus 2006). "A Partial Genealogy of the Lifestory of Ye shes mtsho rgyal". The Journal of the International Association of Tibetan Studies (2). Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Harvey, Peter (2008). An Introduction to Buddhism Teachings, History and Practices (Edisi ke-2). Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 204. ISBN 9780521676748.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  14. ↑ Rinpoche, Khenchen Palden Sherab; Rinpoche, Khenpo Tsewang Dongyal (1998). Kaye, Joan (ed.). Lion's Gaze: A Commentary on Tsig Sum Nedek. Diterjemahkan oleh Harding, Sarah. Sky Dancer Press. ISBN 9781880975053.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  15. ↑ Rinpoche, Khenchen Palden Sherab; Rinpoche, Khenpo Tsewang Dongyal (2013). The Beauty of Awakened Mind: Dzogchen Lineage of the Great Master Shigpo Dudtsi. Dharma Samudra. ISBN 9780983407416.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  16. ↑ Fremantle, Francesca (2001). Luminous Emptiness: Understanding the Tibetan Book of the Dead. Boston: Shambhala Publications, Inc. ISBN 9781570624506.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah


Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan