Sabtu, 31 Oktober 2026
02:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Vessabhū

Bagikan:

Vessabhū (bahasa Pali: Vessabhū; bahasa Sanskerta: Viśvabhū) adalah salah satu Buddha dalam tradisi Buddhis. Dalam tradisi Theravada, ia merupakan Buddha ke-21 dalam urutan 29 Buddha yang disebutkan dengan nama dalam Buddhavaṃsa. Vessabhū juga termasuk dalam kelompok Tujuh Buddha Kuno dan merupakan Buddha terakhir yang ditempatkan dalam kalpa sebelum bhadrakalpa, sebelum kemunculan Kakusandha, Koṇāgamana, Kassapa, dan Gautama Buddha.[1][2]

Dalam Dīgha Nikāya 14, Mahāpadāna Sutta, Vessabhū disebut sebagai Buddha yang muncul 31 kalpa sebelum masa sekarang, pada kalpa yang sama dengan Sikhī Buddha. Teks tersebut juga menyebut Vessabhū sebagai Buddha dari kasta Khattiya dan menyebut pohon sala sebagai pohon tempat ia mencapai pencerahan.[2]

Nama dan identitas

Nama Pali Vessabhū bersesuaian dengan nama Sanskerta Viśvabhū. Dalam literatur Buddhis berbahasa Sanskerta, ia dikenal dengan nama Viśvabhū, sedangkan bentuk Vessabhū digunakan dalam tradisi Pali.[1]

Vessabhū merupakan bagian dari kelompok Tujuh Buddha Kuno. Dalam daftar tersebut, ia berada setelah Sikhī dan sebelum Kakusandha. Dengan demikian, ia merupakan Buddha terakhir dari tiga Buddha yang ditempatkan pada kalpa sebelum bhadrakalpa.[1]

Kedudukan dalam urutan para Buddha

Dalam Buddhavaṃsa, Vessabhū merupakan Buddha ke-21. Urutan setelahnya adalah Kakusandha sebagai Buddha ke-22, Koṇāgamana sebagai Buddha ke-23, Kassapa sebagai Buddha ke-24, dan Gautama Buddha sebagai Buddha ke-25.[3]

Urutan tersebut berbeda dengan beberapa sistem pengelompokan Buddha yang digunakan dalam tradisi Buddhis lain. Karena itu, penyebutan Vessabhū sebagai "Buddha ke-21" secara khusus merujuk pada urutan dalam tradisi Buddhavaṃsa Theravada.[1]

Vessabhū dalam Mahāpadāna Sutta

Mahāpadāna Sutta dalam Dīgha Nikāya 14 merupakan salah satu sumber awal mengenai Vessabhū. Sutta tersebut membahas tujuh Buddha yang terdiri atas Vipassī, Sikhī, Vessabhū, Kakusandha, Koṇāgamana, Kassapa, dan Gotama.[2]

Menurut sutta tersebut, Vipassī muncul 91 kalpa sebelum masa sekarang, sedangkan Sikhī dan Vessabhū muncul 31 kalpa sebelum masa sekarang. Kakusandha, Koṇāgamana, Kassapa dan Gotama ditempatkan dalam kalpa yang sedang berlangsung.[2]

Teks tersebut memberikan sejumlah informasi yang diperlakukan sebagai bagian dari tradisi biografis mengenai para Buddha, termasuk kasta, marga, masa hidup manusia, pohon pencerahan, siswa utama, pelayan pribadi, orang tua dan tempat kelahiran.[2]

Untuk Vessabhū, Mahāpadāna Sutta menyebut bahwa ia berasal dari kasta Khattiya dan marga Kondañña. Masa hidup manusia pada zamannya disebut mencapai 60.000 tahun. Ia mencapai pencerahan di bawah pohon sāla dan memiliki Soṇa serta Uttara sebagai dua siswa utamanya.[2]

Sutta tersebut juga menyebut Suppatīta sebagai ayah Vessabhū, Yasavatī sebagai ibunya, Anopama sebagai ibu kota, dan Upasannaka sebagai pelayan pribadinya.[2]

Riwayat menurut Buddhavaṃsa

Riwayat Vessabhū dalam Buddhavaṃsa jauh lebih panjang daripada keterangan yang terdapat dalam Mahāpadāna Sutta. Bagian tersebut dikenal sebagai Vessabhūbuddhavaṃsa dan merupakan bab ke-23 dalam teks tersebut.[4]

Kelahiran dan keluarga

Menurut Buddhavaṃsa, Vessabhū lahir di kota Anoma. Ayahnya bernama Suppatīta dan ibunya Yasavatī. Suppatīta disebut sebagai seorang khattiya.[4]

Sumber-sumber tradisional juga menggunakan bentuk Anopama untuk nama tempat tersebut. Dictionary of Pāli Proper Names mencatat adanya variasi bentuk nama Anoma dan Anopama dalam sumber-sumber Pali.[5]

Menurut tradisi komentar, Vessabhū dikandung oleh Yasavatī setelah Bodhisatwa yang kelak menjadi Vessabhū menyelesaikan tahap kehidupan sebelumnya di alam Tusita. Ia kemudian dilahirkan di Anupama Park setelah masa kehamilan selama sepuluh bulan.[6]

Kehidupan sebagai bangsawan

Buddhavaṃsa menyebut bahwa Vessabhū menjalani kehidupan rumah tangga selama 6.000 tahun. Ia tinggal di tiga istana yang disebut Ruci, Suruci dan Rativaḍḍhana.[4]

Istrinya bernama Sucittā dan putranya bernama Suppabuddha. Teks tersebut menyebut 30.000 perempuan sebagai bagian dari lingkungan istana Vessabhū.[4]

Rincian mengenai jumlah tahun kehidupan dan ukuran lingkungan istana merupakan bagian dari biografi keagamaan dalam Buddhavaṃsa dan tidak merupakan data sejarah yang dapat diverifikasi secara independen.

Pelepasan keduniawian

Menurut Buddhavaṃsa, Vessabhū meninggalkan kehidupan rumah tangga setelah melihat empat pertanda yang dalam literatur Buddhis dikenal sebagai empat pertanda. Ia meninggalkan kehidupan duniawi dengan menaiki tandu emas.[4]

Setelah meninggalkan kehidupan rumah tangga, ia menjalani praktik pertapaan selama enam bulan.[4]

Pencerahan

Vessabhū mencapai pencerahan di bawah pohon sāla. Keterangan mengenai pohon tersebut terdapat baik dalam Mahāpadāna Sutta maupun Buddhavaṃsa.[2][4]

Dalam kisah Buddhavaṃsa, sebelum mencapai pencerahan ia menerima nasi susu dari Sirivaddhanā. Raja naga Narinda disebut menyediakan tempat duduk untuknya.[1]

Setelah mencapai pencerahan, Vessabhū disebut mengajarkan Dharma kepada para makhluk dan mengadakan sejumlah pertemuan besar dengan para pengikutnya.[4]

Pengajaran dan siswa utama

Siswa utama Vessabhū adalah Soṇa dan Uttara. Keduanya disebut dalam Mahāpadāna Sutta maupun Buddhavaṃsa.[2][4]

Pelayan pribadinya disebut Upasanta dalam Buddhavaṃsa, sedangkan Mahāpadāna Sutta menggunakan bentuk Upasannaka.[2][4]

Dua siswa perempuan utama Vessabhū disebut Rāmā dan Samālā.[4]

Dalam Mahāpadāna Sutta, Vessabhū dikatakan memiliki tiga kelompok besar siswa yang semuanya merupakan arahant, dengan jumlah masing-masing 80.000, 70.000 dan 60.000 bhikkhu.[2]

Buddhavaṃsa memberikan kisah pengajaran yang lebih luas dan menyebut beberapa peristiwa yang berkaitan dengan penyebaran Dharma Vessabhū.[4]

Bodhisatwa Sudassana

Tradisi Buddhavaṃsa juga menghubungkan masa Vessabhū dengan seorang bodhisatwa bernama Sudassana. Sudassana disebut sebagai seorang pertapa yang menerima ramalan dari Vessabhū bahwa ia akan mencapai kebuddhaan pada masa yang jauh di kemudian hari.[4]

Dalam tradisi tersebut, Sudassana kemudian dikenal sebagai bodhisatwa yang pada akhirnya menjadi Gautama Buddha. Ramalan tersebut menempatkan masa Vessabhū sebagai salah satu tahap dalam perjalanan panjang bodhisatwa menuju kebuddhaan menurut tradisi Theravada.[4]

Bagian ini merupakan unsur naratif dalam tradisi Buddhavaṃsa dan bukan kronologi sejarah yang dapat diverifikasi secara independen.

Parinibbana

Menurut Buddhavaṃsa, Vessabhū mencapai parinibbana di Khemārāma setelah menjalani kehidupan selama 60.000 tahun.[7]

Teks tersebut menyatakan bahwa relik Vessabhū kemudian tersebar di berbagai tempat.[7]

Keterangan mengenai umur 60.000 tahun dan penyebaran relik merupakan bagian dari tradisi keagamaan yang terdapat dalam sumber Pali.

Vessabhū dalam Tujuh Buddha Kuno

Vessabhū termasuk dalam kelompok Tujuh Buddha Kuno atau saptatathāgata. Kelompok tersebut terdiri atas:

Vipassī
Sikhī
Vessabhū
Kakusandha
Koṇāgamana
Kassapa
Gautama Buddha

Dalam kerangka ini, Vessabhū merupakan anggota ketiga sekaligus Buddha terakhir dari tiga Buddha yang ditempatkan pada kalpa sebelum bhadrakalpa. Setelah Vessabhū, rangkaian tersebut berlanjut dengan empat Buddha dari bhadrakalpa.[1]

Representasi di Ajanta

Vessabhū termasuk Buddha yang direpresentasikan dalam seni Buddhis India. Indira Gandhi National Centre for the Arts mencatat sebuah representasi Vessabhū pada panel di Gua Ajanta 17.[8]

Keberadaan representasi tersebut menunjukkan bahwa Vessabhū tidak hanya dikenal melalui teks, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi visual Buddhis. Identifikasi gambar sebagai Vessabhū berasal dari tradisi dan katalog seni Buddhis, sehingga tidak dapat digunakan sebagai bukti historis mengenai keberadaan Vessabhū sebagai tokoh manusia pada masa yang disebutkan dalam teks.[8]

Kedudukan historis

Vessabhū dikenal terutama melalui sumber-sumber Buddhis, khususnya Mahāpadāna Sutta dan Buddhavaṃsa. Kedua sumber tersebut memberikan rincian yang berbeda tingkat kedalamannya: Mahāpadāna Sutta menyajikan Vessabhū sebagai salah satu dari tujuh Buddha, sedangkan Buddhavaṃsa menyusun riwayat biografis yang jauh lebih panjang.[2][4]

Kronologi yang dikaitkan dengan Vessabhū, termasuk kemunculannya 31 kalpa sebelum masa sekarang dan umur 60.000 tahun, merupakan bagian dari kosmologi Buddhis. Tidak terdapat bukti independen yang memungkinkan rincian tersebut diperlakukan sebagai kronologi sejarah manusia.

Hal ini membedakan Vessabhū dari pembahasan sejarah mengenai Gautama Buddha. Dalam artikel ensiklopedis, rincian mengenai Vessabhū sebaiknya dikaitkan secara eksplisit dengan sumber dan tradisi yang menyebutkannya.

Perbedaan sumber

Terdapat beberapa variasi kecil antara sumber Pali mengenai nama tempat dan tokoh yang berkaitan dengan Vessabhū. Mahāpadāna Sutta menggunakan bentuk Anopama untuk ibu kota Vessabhū, sedangkan Buddhavaṃsa menggunakan Anoma. Dictionary of Pāli Proper Names juga mencatat variasi Anopama, Anoma dan Anūpama dalam literatur Pali.[2][4][5]

Perbedaan lainnya terdapat pada nama pelayan pribadi Vessabhū. Mahāpadāna Sutta menggunakan bentuk Upasannaka, sedangkan Buddhavaṃsa menggunakan Upasanta.[2][4]

Variasi tersebut merupakan bagian dari sejarah transmisi teks dan tidak harus diperlakukan sebagai kontradiksi mengenai keberadaan tokoh yang berbeda.

Lihat pula

Tujuh Buddha Kuno
Buddhavaṃsa
Bhadrakalpa
Kakusandha
Sikhī
Gautama Buddha
Gua Ajanta

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "Viśvabhū". Encyclopedia of Buddhism. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 "DN 14: Khotbah Panjang Tentang Silsilah". SuttaCentral. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  3. ↑ "Outline of Buddhavaṃsa". E-Piṭaka. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 "23. Chronicle of Buddha Vessabhū". E-Piṭaka. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  5. 1 2 "Dictionary of Pāli Proper Names" (PDF). Ancient Buddhist Texts. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  6. ↑ "23. The Account of Vessabhū Buddha". E-Piṭaka. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  7. 1 2 "Buddhavaṃsapāḷi 23.30: Vessabhū, the Best Victor, the Teacher attained final extinction". E-Piṭaka. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  8. 1 2 "099 – Vessabhu Buddha". Indira Gandhi National Centre for the Arts. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.

Pranala luar

Viśvabhū di Encyclopedia of Buddhism
Mahāpadāna Sutta (DN 14) di SuttaCentral
Vessabhūbuddhavaṃso di E-Piṭaka
Vessabhūbuddhavaṃsavaṇṇanā di E-Piṭaka
Vessabhu Buddha di Indira Gandhi National Centre for the Arts
Dictionary of Pāli Proper Names
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan