Minggu, 08 November 2026
07:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Geshe

Bagikan:

Geshe (bahasa Tibet: Dge bshes, singkatan dari dge-ba'i bshes-gnyen, "teman yang berbudi luhur"; terjemahan dari bahasa Sanskerta Kalyāņamitra ) atau geshema adalah gelar akademik dalam agama Buddha Tibet yang diberikan kepada para biksu dan biksuni. Gelar ini khususnya digunakan oleh garis keturunan Gelug, tetapi juga dianugerahkan dalam tradisi Sakya dan Bön.[1][2] Gelar geshema sama dengan gelar geshe, tetapi disebut geshema karena hanya dianugerahkan kepada wanita.[3]

Sejarah

Gelar Geshe pertama kali diberikan kepada guru Kadampa yang terhormat seperti Geshe Chekawa Yeshe Dorje (1102-1176) yang menulis sebuah naskah yang disebut Tujuh Butir Pelatihan Budi, serta Geshe Langri Tangpa (dGe-bshes gLang-ri Thang-pa, 1054 -1123).

Referensi

  1. ↑ Staff. "The Passing of Ven. Geshe Gyeltsen - 1924 / 2009". Urban Dharma: Buddhism in America. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-12-03. Diakses tanggal 2010-02-04.
  2. ↑ Kutipan: Gelar geshe di sekolah Gelug sebanding dengan doktor barat dalam filsafat Buddha.
  3. ↑ July 15, 2016 (2016-07-15). "Twenty Tibetan Buddhist nuns are first ever to earn Geshema degrees - Lion's Roar". Lionsroar.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-10-05. Diakses tanggal 2016-10-04.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan