Senin, 28 September 2026
07:54 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Dosmoche

Dosmoche

Dosmoche/Dosmochhey
330px-Cham_dance_during_Dosmoche_festival_in_Leh_Palace_DSCN5692_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tarian cham selama festival Dosmoche 2018 di Istana Leh
Dirayakan olehPenganut Buddha
JenisFestival keagamaan
Tahun baru
Peringatan
Maknadirayakan untuk perdamaian dan kesejahteraan di tahun baru Ladakh yang akan datang
MulaiFebruari
BerakhirFebruari
TanggalHari ke-28 dan ke-29 bulan ke-12 kalender lunar Tibet setiap tahun
FrekuensiTahunan

Bagian dari seriBuddhisme Tibet

120px-Gilt_roof_of_the_Jokhang.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail


Sejarah
Kronologi Waktu · Topik lainnya
Mazhab
Nyingma · Kagyu · Sakya · Gelug · Bön
Ajaran Inti
Tiga Corak Umum · Skandha · Kosmologi · Saṃsāra · Kelahiran Kembali · Bodhisattva · Dhamma · Hukum Sebab Musabab · Karma
Tokoh Buddhis
Gautama Buddha · Padmasambhava · Je Tsongkhapa · Dalai Lama · Panchen Lama · Lama · Karmapa Lama · Rinpoche · Geshe · Terton · Tulku

Ajaran dan Pencapaian

Kebuddhaan · Avalokiteśvara · Empat Tingkat Pencerahan · Yoga Tantra · Paramita · Meditasi · Umat awam

Vihara Utama

Changzhug · Drepung · Dzogchen · Ganden · Jokhang · Kumbum  · Labrang · Mindroling · Namgyal · Narthang · Nechung · Palcho · Ralung · Ramoche · Sakya · Sanga · Sera · Shalu · Tashilhunpo · Tsurphu · Yerpa

Perayaan Utama

Chotrul Duchen · Dajyur · Losar · Dosmoche · Monlam · Sho Dun · Losoong
Naskah
Kangyur · Tengyur · Kitab Suci Tibet · Sutra Mahayana

Kesenian

Mandala · Thangka · Ashtamangala · Pohon Fisiologi

Kebudayaan  · Daftar Topik  · Portal

40px-Dharma_Wheel.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Dosmoche merupakan salah satu festival Buddha yang dirayakan di wilayah Ladakh, India, khususnya di biara-biara Leh, Likir, dan Diskit.[1] Festival ini menandai penutupan rangkaian perayaan Tahun Baru Tibet, bersama dengan Losar.[2] Selama dua hari pelaksanaannya, Dosmoche ditetapkan sebagai hari libur resmi bagi Distrik Leh dan Subdivisi Zanskar. Dikenal pula dengan sebutan “Festival Kambing Hitam,” perayaan ini termasuk di antara festival doa paling terkenal di Ladakh.[3] Selain sebagai perayaan religius, Dosmoche juga berfungsi sebagai upacara penyucian, yang bertujuan mengusir roh jahat dan membawa kedamaian bagi komunitas setempat. Hari peringatannya dalam kalender gregorius berbeda setiap tahunnya karena Ladakh mengikuti kalender lunar Tibet dan festival Dosmoche datang pada hari kedua puluh delapan dan dua puluh sembilan bulan kedua belas kalender Tibet.[4]

Sejarah

Dosmoche pertama kali digelar oleh penguasa Ladakh pada masa Raja Lhachen Gongdup (1295–1320).[5][6] Festival ini lahir di tengah gejolak perang, ketika raja tersebut dua kali memimpin pertempuran melawan penjajah dari Nyungti (wilayah Kullu, Himachal Pradesh) untuk menghentikan pasukan perusak.[5] Tarian topeng suci yang dikenal sebagai Tari Cham menjadi puncak acara, dipentaskan di halaman kuno tepat di bawah gerbang megah Istana Leh. Para biksu dari berbagai biara di seluruh Ladakh bergiliran hadir, membawa doa dan energi spiritual untuk merayakan kemenangan serta perdamaian.[7]

Perayaan

Suasana perayaan Dosmoche biasanya diiringi oleh suara permainan gyaling yang bernada tinggi berpadu dengan denting simbal yang sesekali bergema di antara lereng-lereng batu, disertai ketukan drum yang berirama teratur. Para biksu, mengenakan jubah berwarna cerah dan topeng-topeng simbolik yang mewakili berbagai manifestasi dewa, termasuk Buddha, menari mengikuti irama musik. Gerakan mereka yang berayun dan penuh warna melambangkan upaya menolak kekuatan jahat sekaligus memohon kedamaian serta kebahagiaan universal.[5] Tarian bertopeng ini merupakan unsur penting dalam praktik ritual dan simbolisme Tantra dalam tradisi Buddhisme Mahayana.[8]

Sepanjang jalur sekitar satu kilometer yang membentang dari Pasar Moti hingga ujung lain Bazar Leh, ribuan kios didirikan dan menjadi pusat kegiatan selama festival dua hari tersebut.[8] Ribuan pengunjung berpakaian cerah memadati area bazar,[9] menikmati berbagai hiburan seperti permainan bingo, undian lotere, serta berbelanja di kios-kios yang menawarkan aneka barang dan makanan khas.[8]

Referensi

  1. ↑ "Leh, Likir Dosmoche begins". Diakses tanggal 3 Maret 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Dosmoche Festival". Diakses tanggal 3 Maret 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Dosmoche: Festival of the Scapegoat". Ladakh-Leh.com. Diakses tanggal 5 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Calendar of Monastic festival". Leh official website. Diakses tanggal 1 Maret 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 Staff (2009-02-25). "Ladakh celebrates winter festival of 'Dosmoche'". One India (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-06.
  6. ↑ Antiquities of Indian Tibet. Asian Educational Services. 1992. hlm. 98–. ISBN 978-81-206-0769-9.
  7. ↑ "Likir Festival in Likir Gompa". india.com. Diakses tanggal 9 Maret 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 "'Leh, Likir Dosmoche begins'". Diakses tanggal 3 Maret 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Usha Sharma (1 Januari 2008). Festivals In Indian Society (2 Vols. Set). Mittal Publications. hlm. 107–. ISBN 978-81-8324-113-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan