Jumat, 09 Oktober 2026
17:24 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Pasupati

Pasupati

wujud dewa Hindu Siwa

Bagikan:
Untuk senjata yang dikenal sebagai panah Pasupati, lihat Pasupatastra.
Untuk nama jembatan, lihat Jembatan Pasupati.
250px-Shiva_Pashupati.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artefak segel Pashupati dari masa 2350–2000 SM. Kini tersimpan di Museum Nasional, New Delhi.

Pasupati (Dewanagari: पशुपति; ,IAST: Paśupati,; arti: "Penguasa Hewan") adalah salah satu wujud dewa Hindu Siwa, dalam aspek baiknya sebagai gembala semua makhluk yang berwajah lima.[1][2] Secara tradisional, Pasupati dianggap sebagai dewa pelindung Nepal, yang dijelaskan dalam sastra kuno seperti Nepala Mahatmya, yang ditemukan dalam Skandapurana versi lokal.[3]

Etimologi

Paśupati merupakan kata majemuk dalam bahasa Sanskerta yang berarti "penguasa hewan".[4] Paśu mengacu kepada hewan, sekaligus pengikut Siwa.[5] Istilah tersebut juga merupakan julukan Rudra pada periode Weda, dan juga merupakan salah satu julukan Siwa.

Sejarah

Bukti paling awal yang diklaim sebagai artefak Pasupati berasal dari situs peradaban Lembah Indus (3300 SM hingga 1300 SM), berupa segel Pasupati yang konon menggambarkan sosok proto-Siwa.[6]

Dalam sastra Hindu, Pasupati umumnya digunakan sebagai julukan Rudra dalam Samhita dan Brahmana. Dalam Atharwaweda, Rudra digambarkan sebagai penguasa hewan berkaki dua dan berkaki empat, termasuk makhluk yang menghuni bumi, hutan, air, dan langit. Kekuasaannya atas ternak dan hewan lainnya menunjukkan peran yang baik sekaligus merusak; dia membunuh hewan yang memancing amarahnya, tetapi juga baik hati kepada mereka yang menenangkannya, memberkati mereka dengan kesehatan dan kemakmuran.[7]

Referensi

  1. ↑ Zimmer, Heinrich Robert (1990). Myths and Symbols in Indian Art and Civilization (dalam bahasa Inggris). Motilal Banarsidass Publishers. hlm. 171. ISBN 978-81-208-0751-8.
  2. ↑ Coulter, Charles Russell; Turner, Patricia (2021-12-06). Encyclopedia of Ancient Deities (dalam bahasa Inggris). McFarland. hlm. 375. ISBN 978-0-7864-9179-7.
  3. ↑ Pennington, Brian K.; Allocco, Amy L. (2018-02-01). Ritual Innovation: Strategic Interventions in South Asian Religion (dalam bahasa Inggris). SUNY Press. hlm. 25. ISBN 978-1-4384-6903-4.
  4. ↑ Coulter, Charles Russell; Turner, Patricia (2021-12-06). Encyclopedia of Ancient Deities (dalam bahasa Inggris). McFarland. hlm. 375. ISBN 978-0-7864-9179-7.
  5. ↑ Stutley, Margaret (2019-04-09). The Illustrated Dictionary of Hindu Iconography (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 268. ISBN 978-0-429-62425-4.
  6. ↑ Marshall, John (1931). Mohenjo Daro and the Indus Civilization: being an official account of archæological excavations at Mohenjo-Daro carried out by the Government of India between the years 1922 ad 1927. Vol. 1. London: A. Probsthain. OCLC 903502370 – via Internet Archive.
  7. ↑ N. Venkata Ramanayya (1941). Rudra-Śiva. hlm. 34–35.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan