Sabtu, 03 Oktober 2026
17:33 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Matrika

kelompok dewi dalam agama Hindu

Bagikan:
500px-The_Seven_Mother_Goddesses_%28Matrikas%29_Flanked_by_Shiva_%28left%29_and_Ganesha_%28right%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relief Saptamatrika yang diapit oleh Siwa (kiri) dan Ganesa (kanan), dari Madhya Pradesh, abad ke-9 Masehi, kini menjadi koleksi Museum Seni Los Angeles County, Amerika Serikat.

Matrika (Dewanagari: मातृका; ,IAST: Mātṛkā,; arti: "ibu"),[1] juga disebut Matara, adalah sekelompok dewi dalam agama Hindu. Matrika sering digambarkan dalam kelompok yang terdiri dari tujuh individu, disebut Saptamatrika.[2] Namun, mereka juga digambarkan sebagai delapan individu: Astamatrika.[3] Mereka dipercaya sebagai energi (sakti) yang muncul dari dewa-dewa berikut:[4] Brahmani muncul dari Brahma, Waisnawi dari Wisnu, Maheswari dari Siwa (Maheswara), Indrani dari Indra, Kaumari dari Kartikeya, Warahi dari Waraha, dan Camunda dari Candi.[5] Dalam versi lain, anggota tambahannya adalah Narasingi dari Narasinga, dan Winayaki dari Ganesa.

Pada mulanya mereka merupakan dewi-dewi dari tujuh bintang di rasi Pleiades yang sangat masyhur dipuja pada abad ke-7 Masehi, dan menjadi ciri khas kuil-kuil dewi Hindu sejak abad ke-9 Masehi.[6] Di India Selatan, pemujaan Saptamatrika lazim, sementara Astamatrika dipuja di Nepal.[7]

Matrika memiliki makna yang sangat penting dalam sekte Tantra yang berorientasi pada dewi dalam agama Hindu.[8] Dalam ajaran Sakta, mereka digambarkan membantu Durga dalam pertarungannya melawan para raksasa dan raksasi, serta membunuh mereka semua.[9] Cendekiawan lain mengatakan bahwa mereka adalah para dewi umat Saiwa.[10] Mereka juga dikaitkan dengan pemujaan dewa perang Kartikeya.[11] Dalam sebagian besar naskah-naskah kuno, Matrika dikaitkan dengan kehamilan, kelahiran, penyakit, dan perlindungan anak.[12] Mereka dianggap mengatur kemalangan[13]—sebagaimana sering menghadapi marabahaya—yang dipuja untuk menghindari musibah yang telah membunuh banyak anak yang belum beranjak dewasa.[12] Mereka kemudian memegang peran sebagai pengayom seiring perkembangan agama Hindu, meskipun beberapa karakteristik awal mereka yang identik dengan kemalangan dan kebengisan terus berlanjut dalam legenda.[13] Dengan demikian, mereka melambangkan sifat-sifat alam yang menyediakan kesuburan melimpah, demikian pula aspek sebaliknya yang bersifat destruktif dan fatal.[4]

Catatan kaki

  1. ↑ Monier-Williams, Monier (1872). Sanskrit-English Dictionary. Clarendon. hlm. 765. matrika
  2. ↑ Berkson 1992, hlm. 134.
  3. ↑ "Mantras to the Aṣṭamātṛkās". Cambridge Digital Library. Diakses tanggal 2 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Jain & Handa 1995, hlm. 162
  5. ↑ Leeming, David; Fee, Christopher (2016). The Goddess: Myths of the Great Mother. Reaktion Books. hlm. part 33. ISBN 9781780235387.
  6. ↑ Wangu 2003, hlm. 187, Glossary.
  7. ↑ Van den Hoek 1993, hlm. 362.
  8. ↑ Wangu 2003, hlm. 41
  9. ↑ Bhattacharyya 1974, hlm. 126.
  10. ↑ Wangu 2003, hlm. 75
  11. ↑ Collins 1988, hlm. 143.
  12. 1 2 Wangu 2003, hlm. 58–59.
  13. 1 2 Kinsley 1998, hlm. 151.

Daftar pustaka

Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan