Senin, 28 September 2026
12:33 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Raksasa (mitologi India)

Raksasa (mitologi India)

Artikel ini berisi tentang raksasa dalam mitologi India. Untuk pengertian secara umum, lihat Raksasa.
250px-Demon_Yakshagana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raksasa atau sosok setan yang dipentaskan dalam Yakshagana, sebuah seni populer dari Karnataka, India.
Terjemahan dari
Raksasa
PaliRakkhasa (रक्खस)
Tionghoa羅刹
(Pinyin: Luosha[1])
Jepangらせつ
(rōmaji: Rasetsu)
Daftar Istilah Buddhis
lossy-page1-250px-KITLV_87790_-_Isidore_van_Kinsbergen_-_Sculpture_Raksasa_at_Tjandi_Sewoe_in_Yogyakarta_-_Before_1900.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arca Raksasa di dekat Candi Sewu di dekat Yogyakarta

Raksasa (Dewanagari: रा॑क्षसः; ,IAST: Rākṣasaḥ,; bahasa Pali: Rakkhasa), dalam mitologi agama-agama dari India (Hindu, Buddha, dan Jain), adalah bangsa makhluk supernatural, atau orang-orang berjiwa jahat. Kata rakṣasa berarti kekejaman, lawan kata dari rakṣa (sentosa). Menurut mitos dan legenda, mereka adalah makhluk pemakan daging manusia.[2][3]

Terminologi

Lihat pula: Raksasa

Dalam kosakata bahasa Indonesia, kata rakṣasa dari kepercayaan agama-agama India diadaptasi dan digunakan sebagai kata sifat untuk merujuk kepada sesuatu yang berukuran sangat besar daripada ukuran normal.[4] Raksasa betina disebut rakṣasi.[5]

Deskripsi

Kitab Ramayana menceritakan bahwa mereka adalah makhluk yang diciptakan dari kaki Brahma; di lain kisah, mereka muncul dari Pulastya, atau dari Khasa, atau dari Nirrti dan Nirrta. Dewa Brahma juga dikatakan pernah memberikan berkah kepada raksasa yang memujanya, seperti misalnya Wibisana, Hiranyaksa, dan Hiranyakasipu. Beberapa rakshasa merupakan inkarnasi dari orang-orang yang berdosa pada kehidupannya yang sebelumnya. Raksasa terkenal dalam cerita Hindu sebagai tokoh jahat yang mengganggu upacara, menodai asrama, mengganggu para pendeta, dan sebagainya.

Dalam penggambaran umum, biasanya raksasa dilukiskan sebagai makhluk bertubuh besar, berwajah sangar dan mengerikan. Kuku mereka beracun, dan mereka makan daging manusia, atau makanan hasil rampasan. Mereka memiliki ilmu gaib dan mampu mengubah wujud menjadi manusia atau burung besar.

Dibandingkan agama Hindu dan Buddha, agama Jain memiliki pandangan yang berbeda terhadap raksasa. Menurut susastra Jain, Rakshasa adalah sebuah kerajaan beradab, penduduknya vegetarian, dan termasuk ke dalam golongan bidadara, yang merupakan pemuja Tirthankara.[6]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ The Contemporary Chinese Dictionary. 2002. ISBN 7-5600-3195-1.
  2. ↑ Skyes, Edgerton; Kendall, Alan; Sykes, Egerton (4 Februari 2014). Who's Who in Non-Classical Mythology (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 163. ISBN 978-1-136-41437-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Rodrigues, Hillary (2018). "Asuras, Daityas, Dānavas, Rākṣasas, Piśācas, Bhūtas, Pretas, and so forth". Dalam Knut, A. Jacobsen; Basu, Helene; Malinar, Angelika; Narayanan, Vasudha (ed.). Brill's Encyclopedia of Hinduism Online. Brill.
  4. ↑ Raksasa adalah kata serapan dari bahasa Sanskerta.
  5. ↑ Knappert, Jan (1991). Indian Mythology: An Encyclopedia of Myth and Legend (dalam bahasa Inggris). Aquarian Press. hlm. 148. ISBN 978-1-85538-040-0.
  6. ↑ Harvard.edu


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan