Rabu, 14 Oktober 2026
12:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Hiranyaksa

Hiranyaksa

Bagikan:
Hiranyaksa
हिरण्याक्ष
Lukisan dari wilayah India Utara, yang menggambarkan adegan Waraha sedang membunuh Hirayaksa (kiri).
Lukisan dari wilayah India Utara, yang menggambarkan adegan Waraha sedang membunuh Hirayaksa (kiri).
Tokoh dalam mitologi Hindu
NamaHiranyaksa
Ejaan Dewanagariहिरण्याक्ष
Ejaan IASTHirañ(ny)ākṣa
GolonganAsura

Dalam mitologi agama Hindu, Hiranyaksa (Sanskerta: हिरण्याक्ष ; Hiranyākṣa) adalah seorang Asura dari bangsa Daitya. Ia disebut juga Raja Dravida. Ia dibunuh oleh Waraha ketika hendak menenggelamkan bumi ke lautan kosmik. Namanya dalam bahasa Sanskerta berarti "mata emas".

Dalam kitab suci diceritakan bahwa Batara Wisnu menjelma menjadi babi hutan lalu menyelam ke untuk menyelamatkan Pertiwi dari kehancuran. Setelah itu, Waraha bertarung dengan Hiranyaksa. Pertempurannya konon berlangsung selama seribu tahun.

Kakaknya bernama Hiranyakasipu, yang juga dibunuh oleh awatara Wisnu, yaitu Narasinga. Hiranyakasipu dan Hiranyaksa adalah reinkarnasi dari Jaya dan Wijaya, abdi Batara Wisnu yang dihukum untuk menjalani tiga kali kehidupan sebagai musuhnya.

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan