Kamis, 15 Oktober 2026
06:41 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Kamadenu

Kamadenu

dewi sapi Hindu

Bagikan:
330px-Batu_Caves_Kamadhenu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Kamadenu alias Surabi di suatu kuil Hindu di Batu Caves, Malaysia.

Kamadenu (Dewanagari: कामधेनु; ,IAST: Kāmadhenu,; [kaːmɐˈdʱeːnʊ]), juga dikenal dengan nama Surabi (Dewanagari: सुरभी; ,IAST: Surabhī, सुरभी),[1] adalah nama dewi sapi dalam agama Hindu yang diyakini sebagai ibu bagi semua sapi. Ia adalah sapi ajaib yang mampu memenuhi apa pun yang diinginkan oleh pemeliharanya, dan sering kali dikisahkan sebagai ibu bagi sapi-sapi lainnya. Dalam ikonografi, ia biasanya dilambangkan sebagai sapi putih dengan kepala dan payudara wanita, bersayap burung, dan berekor merak,[2] atau digambarkan sebagai sapi putih dengan berbagai dewa-dewi terkandung dalam tubuhnya.[3] Kamadenu tidak dipuja secara khusus sebagai seorang dewi. Namun, ia dihormati dengan cara menghormati sapi-sapi sebagaimana yang dilakukan oleh umat Hindu, sebab diyakini bahwa ia merupakan lambang kesuburan dan kemakmuran.[4]

Dalam pustaka Hindu terdapat kisah yang berbeda-beda tentang kemunculan Kamadenu. Beberapa kitab mencatat bahwa ia tercipta dari pengadukan lautan susu. Pustaka yang lain menyebutkan bahwa ia merupakan salah satu putri Daksa, dan menjadi istri Resi Kasyapa. Bahkan dalam kitab yang lain menyebutkan bahwa ia merupakan sapi milik Jamadagni atau Wasista, dan raja-raja yang mencoba untuk merebutnya dari sang resi akan menghadapi konsekuensi yang berat. Kamadenu memiliki peran penting dalam menyediakan susu dan hasil olahan susu untuk digunakan dalam upacara yang dilaksanakan pemiliknya; ia juga mampu menciptakan laskar hebat untuk melindungi pemeliharanya. Selain tinggal di asrama resi, ia juga dikisahkan tinggal di Goloka (dunia para sapi), dan Patala, alam bawah tanah.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kāmadhenu.
  1. ↑ Sanskrit Heritage Dictionary - सुरभि surabhi (in French)
  2. ↑ "Kamadhenu, The Wish-Granting Cow". Philadelphia Museum of Art. 2010. Diakses tanggal 14 November 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Smith, Frederick M. (2006). The self possessed: Deity and spirit possession in South Asian literature and civilization. Columbia University Press. hlm. 404, pp. 402–3 (Plates 5 and 6 for the two representations of Kamadhenu). ISBN 978-0-231-13748-5.
  4. ↑ Biardeau, Madeleine (1993). "Kamadhenu: The Religious Cow, Symbol of Prosperity". Dalam Yves Bonnefoy (ed.). Asian mythologies. University of Chicago Press. hlm. 99. ISBN 978-0-226-06456-7.
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan