Minggu, 04 Oktober 2026
02:19 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Airawata

Airawata

nama seekor gajah putih, wahana Dewa Indra.

Bagikan:
250px-Airavata.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Airawata.

Airawata (Dewanagari: ऐरावत; ,IAST: Airāvata, ऐरावत) adalah nama seekor gajah putih, wahana Dewa Indra dalam agama Hindu.[1] Airawata merupakan putra dari Irawati, salah satu putri Daksa. Dalam mitologi Hindu sering digambarkan bahwa Airawata ditunggangi oleh Indra yang membawa senjata Bajra, sambil membasmi makhluk jahat.

Menurut mitologi Hindu, Airawata merupakan salah satu gajah penjaga alam semesta. Ia dianggap sebagai pemimpin para gajah. Ia juga dikenal dengan sebutan 'Abra-Matangga', artinya "gajah di awan"; 'Nagamala', artinya "gajah perang"; dan 'Arkasodara', artinya "saudara Sang Surya".[2] 'Abramu' adalah nama istri Airawata. Dalam wiracarita Mahabharata, ia termaktub sebagai salah satu naga.[3]

Di Thailand, Airawata disebut Erawan (bahasa Thai: เอราวัณ). Erawan digambarkan sebagai gajah yang besar, memiliki tiga kepala, atau kadang kala jumlahnya 33. Kepala-kepala tersebut kadang kala digambarkan memiliki lebih dari dua gading. Beberapa patung menggambarkan Dewa Indra mengendarai Erawan.

Gajah yang utama

Dalam kitab Bhagawadgita, bab 10 sloka 27, terdapat kutipan tentang gajah Airawata sebagai gajah yang utama bagi umat Hindu:

SlokaTerjemahan
Uccaihśravasam asvānāṁ viddhi mām amṛtodbhavam, airavātaṁ gajendrāṇāṁ narāṇāṁ ca narādhipam. Di antara kuda-kuda, Aku adalah Uccaihsrawa yang diciptakan waktu pencarian tirta amerta. Di antara para gajah, Aku adalah Airawata, dan di antara para manusia aku adalah maharaja.

Referensi

  1. ↑ Dalal, Roshen (2010). Hinduism: An Alphabetical Guide (dalam bahasa Inggris). Penguin Books India. hlm. 13–14. ISBN 978-0-14-341421-6.
  2. ↑ Dowson, John (1870). A Classical Dictionary of Hindu Mythology and Religion, Geography, History, and Literature. London: Trübner & Company. hlm. 180.
  3. ↑ Ganguli, Kishori Mohan. "SECTION XXXV". Mahabharata. Pratap Chandra Babu.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan