Minggu, 20 September 2026
21:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Dewi

Dewi

sebutan feminim dewa perempuan

Untuk kegunaan lain, lihat Dewi (disambiguasi).
250px-Isis_Musei_Capitolini_MC744.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung marmer Dewi Isis era Hadrian Romawi, Museum Capitolini.

Dewi adalah sosok perempuan yang memiliki kekuatan adikodrati atau bersifat ilahiah.[1][2] Secara etimologi, istilah dewi adalah bentuk feminin dari kata dewa. Sebagaimana dewa, dewi sering kali dikaitkan dengan berbagai jenis fenomena, seperti perang, kehancuran, atau juga penciptaan, pemberi kehidupan, penyembuhan, pemulihan, cinta, dan sifat welas asih.

Awalnya sosok dewi dikaitkan dengan mitos dan ritus mengenai kesuburan, antara lain misalnya sosok Dewi Ibu, Gaia, Isis dan Pertiwi, kemudian ada juga yang mengaitkannya dengan cinta seperti dewi Ishtar dan Afrodit (Venus), bahkan dengan kebijaksanaan dan perang seperti Athena (Minerva) dan Durga. Dewi kerap kali menjadi fokus pemujaan. Wujud dan ekspresi artistik mengenai sosok dewi dapat ditemukan dalam banyak kebudayaan.

Dalam beberapa agama, sosok perempuan suci menempati posisi istimewa dalam pemujaan dan doa. Sakti dalam agama Hindu adalah pemujaan dewi yang melambangkan kekuatan yang menggerakan dunia. Dalam agama Buddha terutama aliran Tibet (Vajrayana), salah satu pencapaian spiritual tertinggi adalah menjadi sosok Bodhisatwadewi Tara yang digambarkan sebagai pelindung yang tak kenal takut dan dipenuhi rasa welas asih bagi semua makhluk. Juga dalam Agama Buddha terutama aliran Mahayana, Dewi Kwan Im merupakan manifestasi dari Bodhisatwa Avalokitesvara juga disimbolkan sebagai dewi welas asih bagi semua makhluk.

Referensi

  1. The Encyclopedia of World Religions, p. 181.
  2. Introduction to Pagan Studies (2007), p. 222.

Daftar pustaka

  • Dexter, Miriam Robbins, and Victor Mair (2010). Sacred Display: Divine and Magical Female Figures of Eurasia. Cambria Press.
  • Barnhart, Robert K (1995). The Barnhart Concise Dictionary of Etymology: the Origins of American English Words. HarperCollins. ISBN 0-06-270084-7
  • Gorshunova . Olga V.(2008), Svjashennye derevja Khodzhi Barora…, ( Sacred Trees of Khodzhi Baror: Phytolatry and the Cult of Female Deity in Central Asia) in Etnoragraficheskoe Obozrenie, n° 1, pp. 71–82. ISSN 0869-5415. (Rusia).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan