Senin, 05 Oktober 2026
21:02 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Stasiun Cilegon

Stasiun Cilegon

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Cilegon
Kereta Api Indonesia
LM09

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_CLG.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Cilegon_railway_station_front_side.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bangunan sisi depan Stasiun Cilegon, 2024.
Lokasi
Koordinat 6°0′57″S 106°3′22″E / 6.01583°S 106.05611°E / -6.01583; 106.05611
Ketinggian+14 m
Operator
Letak
Jumlah peron2 (1 Peron Sisi Sedang, 1 Peron Pulau Rendah)
Jumlah jalur5 (jalur 2: sepur lurus)
LayananCommuter Line Merak
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
  • CLG
  • 0107[2]
  • CILEGON
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka1 Desember 1900
Nama sebelumnyaHalte Tjilegon
Perusahaan awalStaatsspoorwegen
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail KAI Commuter Stasiun berikutnya
Tonjong Baru Commuter Line Merak Krenceng
menuju Merak
Fasilitas dan teknis
FasilitasPemesanan langsung di loket Ruang/area tunggu Isi baterai Toilet Musala Pos kesehatan Air minum 
Jenis persinyalan
  • Elektrik tipe DBRI Vital Processor Interlocking[3]
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Cilegon&revid=29732134&groups=_dc77d621204009e5cf37b1817e1f4c2cc5e9c4b8&parser=parsoid
Peta interaktif Stasiun Cilegon
40px-Logo_Direktorat_Pelestarian_Cagar_Budaya_dan_Permuseuman.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Cagar budaya Indonesia
PeringkatKabupaten/Kota
KategoriBangunan
No. SKPerda No. 1 Tahun 2020
Tanggal SK28 Juli 2020
PemilikKereta Api Indonesia
PengelolaKAI Commuter
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Diagram lintasan stasiun
ke Krenceng
Jl. Ahmad Dahlan
Jl. DI Pandjaitan
ke Tonjong Baru
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.0158333333333,106.05611111111,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Cilegon&revid=29732134&groups=_e5b9790a01f64962aa01b926fcfe0693490385bb&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Cilegon (CLG) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jombang Wetan, Jombang, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14 meter ini termasuk dalam pengelolaan KAI Commuter dan letaknya berdekatan dengan Masjid Nurul Ikhlas dengan jarak 135½ km arah timur laut dari Kampung Bandan. Hanya ada satu kereta api yang melayani angkutan penumpang di stasiun ini, yaitu Commuter Line Merak.

Sejarah

Stasiun Cilegon dibuka oleh Staatsspoorwegen (SS) sebagai kelanjutan jalur dari Stasiun Rangkasbitung menuju Serang pada 1 Juli 1900,[4] yang kemudian dilanjutkan kembali hingga ke dekat Pelabuhan Anyer Kidul pada 1 Desember 1900 (termasuk membuka Stasiun Tjilegon).[5] Pada 1 Desember 1914, dibuat sebuah jalur percabangan di Stasiun Krenceng yang mengarah ke daerah Merak untuk mengakomodasi Pelabuhan Merak yang lebih dekat untuk menyeberang ke Lampung.[6]

Jalur yang menuju ke Anyer Kidul pada awalnya berstatus sebagai jalur utama, sedangkan jalur yang menuju ke Merak berstatus sebagai jalur cabang. Di kemudian waktu, status kedua jalur ini ditukar. Stasiun Tjilegon ini menjadi titik awal dari keberangkatan kereta-kereta pengumpan (feeder) yang mengarah ke percabangan jalur Merak. Dahulu, pada petak antara Stasiun Tjilegon dan Halte Tandjong (Tonjong Baru) terdapat Halte Serdang,[5] tetapi kini halte tersebut sudah tidak aktif lagi.

Pada era Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) hingga era Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka), emplasemen Stasiun Cilegon digunakan untuk tempat menyimpan sekaligus juga tempat langsiran gerbong-gerbong barang angkutan baja coil yang menuju ke percabangan jalur pabrik PT Krakatau Wajatama, anak perusahaan dari PT Krakatau Steel. Terdapat beberapa seri lokomotif yang digunakan sebagai pelangsir seperti lokomotif BB300, C300, D301, dan juga sebuah lokomotif langsir buatan pabrik Nippon Yusoki (Nichiyu). Lokomotif langsir berukuran kecil ini dipreservasi dan dijadikan sebuah monumen di area taman PT Krakatau Wajatama. Diperkirakan pada ada awal era 2000-an, aktivitas langsiran gerbong-gerbong KA angkutan baja coil ini pun akhirnya berhenti, dan layanan KA yang menuju ke percabangan jalur PT Krakatau Wajatama akhirnya ditutup. Bekas trase dari jalur cabang ini sebagian besar hanya ditimbun oleh tanah maupun aspal saja. Terdapat pula beberapa bekas gerbong-gerbong barang tua yang tertinggal di emplasemen stasiun ini.

Bangunan dan tata letak

Stasiun Cilegon memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Jalur 1 dan 3 biasa digunakan untuk tempat menyimpan rangkaian gerbong datar, sedangkan jalur 4 dan 5 digunakan untuk tempat menyimpan bekas gerbong-gerbong barang tua.

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail LM09 250px-PapanNamaStasiunKomuter_CLG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
G Bangunan utama stasiun P

Lantai peron

Peron sisi Jalur 1 ← (Krenceng)      Commuter Line Merak, tujuan Merak dan tujuan Rangkasbitung

Sepur belok untuk persilangan dan penyusulan kereta api

(Tonjong Baru) → Peron pulau Jalur 2 ← (Krenceng)      Commuter Line Merak, tujuan Merak dan tujuan Rangkasbitung (Tonjong Baru) → Jalur 3 Jalur langsir Jalur 4 Jalur langsir Jalur 5 Jalur langsir

Bangunan stasiun ini yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen masih dipakai hingga sekarang dan dijadikan sebagai aset cagar budaya.[7] Bangunannya terdiri dari dua buah ruangan; ruangan pertama adalah ruangan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) dan ruang kepala stasiun, sedangkan ruang kedua merupakan loket dan administrasi.[8] Bangunan tengah stasiun ini identik dengan bangunan generasi pertama Stasiun Tanah Abang.[9]

Stasiun Cilegon terletak dekat dengan Masjid Nurul Ikhlas Cilegon. Stasiun ini dilengkapi dengan 2 peron penumpang yang berukuran rendah. Stasiun ini juga telah dipasangi kanopi di area peron supaya melindungi penumpang dari sengatan panas matahari dan tempias air hujan. Pemasangan kanopi juga dilakukan di Stasiun Serang.

Insiden

Pada 4 September 2017, hampir terjadi tabrakan antara kedua KA Lokal Merak di daerah Seneja pada petak Cilegon—Tonjong Baru, peristiwa ini diduga terjadi karena kelalaian Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA). Kejadian ini bermula dari kagetnya warga Seneja pada sore hari yang mendengar kerasnya klakson kereta api. Setelah dilihat, ternyata klakson ini berasal dari kedua kereta api yang berlawanan arah dalam satu jalur rel yang sama dengan jarak yang sudah begitu dekat, yakni KA Lokal Merak jurusan Merak—Rangkasbitung yang baru saja berangkat dari Stasiun Cilegon dengan sesama KA Lokal Merak yang datang dari arah Stasiun Tonjong Baru. Beberapa warga yang panik berteriak mencoba menghentikan kedua kereta tersebut dengan lambaian tangan dan teriakan berupaya memberitahukan kedua masinis.[10]

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[11]

Lokal (Commuter Line)

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
LM Commuter Line Merak Rangkasbitung Merak Terdapat Kereta Khusus Petani–Pedagang

Antarmoda Pendukung

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan Keterangan
Angkot M01 Cilegon — Merak — Salira –
A01 Cilegon — Anyer
A02 Cilegon — Mancak — Anyer
B01 Cilegon — Bojonegara
P01 Cilegon — PCI
P02 Cilegon — Waringin Kurung
P03 Cilegon — Perumnas via BBS
P04 Cilegon — TCI

Galeri

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cilegon Station.
  • Bangunan Stasiun Cilegon, sebelum kanopi (overkapping) dibangun, 2022.
    Bangunan Stasiun Cilegon, sebelum kanopi (overkapping) dibangun, 2022.
  • Pintu masuk Stasiun Cilegon, dengan pemeriksaan tiket manual.
    Pintu masuk Stasiun Cilegon, dengan pemeriksaan tiket manual.
  • Ruang tunggu di dalam Stasiun Cilegon beserta loket KA Commuter Line Merak, usai akses masuk ditambahkan gerbang otomatis, 2024.
    Ruang tunggu di dalam Stasiun Cilegon beserta loket KA Commuter Line Merak, usai akses masuk ditambahkan gerbang otomatis, 2024.
  • Fasilitas musala tersedia di dalam Stasiun Cilegon.
    Fasilitas musala tersedia di dalam Stasiun Cilegon.
  • Kondisi emplasemen Stasiun Cilegon, dengan adanya penambahan kanopi, 2023.
    Kondisi emplasemen Stasiun Cilegon, dengan adanya penambahan kanopi, 2023.
  • Bangunan utama Stasiun Cilegon dari belakang emplasemen, 2023.
    Bangunan utama Stasiun Cilegon dari belakang emplasemen, 2023.
  • Bekas percabangan jalur (kanan) Stasiun Cilegon yang mengarah ke PT Krakatau Wajatama.
    Bekas percabangan jalur (kanan) Stasiun Cilegon yang mengarah ke PT Krakatau Wajatama.
  • Terusan dari jalur 5 Stasiun Cilegon yang tertimbun tanah, 2020.
    Terusan dari jalur 5 Stasiun Cilegon yang tertimbun tanah, 2020.
  • Jalur 5 Stasiun Cilegon saat masih dalam keadaan terbengkalai, 2020.
    Jalur 5 Stasiun Cilegon saat masih dalam keadaan terbengkalai, 2020.
  • Jalur 4 Stasiun Cilegon yang sebelumnya diputus, 2020.
    Jalur 4 Stasiun Cilegon yang sebelumnya diputus, 2020.
  • Jalur 4 Stasiun Cilegon pasca revitalisasi rel, masih belum dapat dilintasi oleh kereta.
    Jalur 4 Stasiun Cilegon pasca revitalisasi rel, masih belum dapat dilintasi oleh kereta.
  • Gerbong datar yang terparkir di jalur 1 Stasiun Cilegon.
    Gerbong datar yang terparkir di jalur 1 Stasiun Cilegon.
  • Kereta Api maintenance MTT Plasser & Theurer di emplasemen Stasiun Cilegon, 2022.
    Kereta Api maintenance MTT Plasser & Theurer di emplasemen Stasiun Cilegon, 2022.
  • Bekas gerbong seri GW dan YYW di emplasemen Stasiun Cilegon, 2020.
    Bekas gerbong seri GW dan YYW di emplasemen Stasiun Cilegon, 2020.
  • Bekas gerbong seri YR di emplasemen Stasiun Cilegon, 2020.
    Bekas gerbong seri YR di emplasemen Stasiun Cilegon, 2020.
  • Bekas gerbong seri GL di emplasemen Stasiun Cilegon, 2020.
    Bekas gerbong seri GL di emplasemen Stasiun Cilegon, 2020.
  • Bekas gerbong seri PPC di emplasemen Stasiun Cilegon, 2020.
    Bekas gerbong seri PPC di emplasemen Stasiun Cilegon, 2020.
  • Palang petunjuk daftar rute Angkutan Kota Cilegon di Stasiun Cilegon, 2026.
    Palang petunjuk daftar rute Angkutan Kota Cilegon di Stasiun Cilegon, 2026.

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  4. ↑ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.
  5. 1 2 Spoor- & Tramgids van Nederlandsch-Indie. Semarang: Semarang-Drukkerij en Boekhandel. 1901. hlm. 10.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ "ZWP - Haltestempels Ned.Indië". studiegroep-zwp.nl. Diakses tanggal 2022-10-22.
  7. ↑ "5 Gedung Tua Layak Jadi Cagar Budaya". 17 Februari 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-03. Diakses tanggal 3 Agustus 2017. Kelimanya adalah makam Ki Wasyid, makam Syekh Jamaludin, Stasiun Kereta Api (KA) Cilegon, Yayasan Maulana Hasanudin, serta rumah tinggal Belanda atau yang kini digunakan sebagai rumah dinas Wali Kota Cilegon.
  8. ↑ "Heritage - Kereta Api Indonesia". heritage.kai.id. Diakses tanggal 2023-07-22.
  9. ↑ de Jong, Michiel van Ballegoijen (1993). Spoorwegstations op Java. Amsterdam: De Bataafsche Leeuw. hlm. 120.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ M, Rizal (2017-09-04). "Diduga Petugas Lalai, Hampir Terjadi Tabrakan antar Kereta di Cilegon · Faktabanten.co.id". Faktabanten.co.id. Diakses tanggal 2023-07-22.
  11. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Krenceng
menuju Merak
Merak–Tanah Abang–Kampung Bandan Tonjong Baru
20px-Jakarta_KRL_B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Bogor
Jalur cabang Nambo
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang
20px-Jakarta_KRL_R.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Rangkasbitung
20px-Jakarta_KRL_T.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tangerang
20px-Jakarta_KRL_TP.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tanjung Priok
Y Commuter Line Yogyakarta
20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Basoetta
  • Tebal: Stasiun awal/akhir dan stasiun transit
    †: Hanya melayani satu arah
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Banten ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan