Sabtu, 26 September 2026
21:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Wasu

Wasu atau Basu (Dewanagari: वसु; ,IAST: Vasu, वसु) adalah kelompok dewa dalam kepercayaan Hindu yang berkaitan dengan api dan cahaya.[1] Mereka mula-mula disebutkan sebagai para dewa pelayan Indra,[2] kemudian Wisnu.[3] Pada umumnya mereka berjumlah delapan sehingga disebut Astawasu,[4] termaktub dalam kitab Ramayana sebagai anak-anak Kasyapa dan Aditi, sedangkan dalam Mahabharata disebut sebagai putra Manu atau Dharmaraja, dengan salah satu putri Daksa.[5]

Anggota

Anggota delapan Wasu memiliki nama yang berbeda-beda dalam beberapa pustaka Hindu.

Kitab sumberNama anggota
AdiparwaDharaDhruvaSomaAharAnilaAnalaPratyūṣaPrabhāsa
WisnupuranaDharmaDhruvaSomaĀpaAnilaAnalaPratyūṣaPrabhāsa
Bhagawatapurana DroṇaDhruvaPrāṇaArkaAgniDoṣaVasuVibhāvasu
Hariwangsa DharaDhruvaSomaAkhaAnilaAnalaPratyūṣaPrabhāsa

Mahabharata

250px-The_wife_of_one_of_the_vasus_is_tempted_to_steal_the_wish-bearing_cow.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wasu Prabasa dibujuk oleh istrinya untuk mencuri sapi milik Resi Wasista.

Kisah Delapan Wasu juga muncul dalam wiracarita Hindu Mahabharata. Dikisahkan bahwa salah satu dari mereka yang bernama Dyu (dalam beberapa versi disebut Apa, Dyau, atau Prabasa)[6] terdorong oleh keinginan istrinya untuk memiliki sapi suci milik Resi Wasista. Para Wasu pun bersama-sama mencuri sapi tersebut. Ketika sang resi mengetahui perbuatan itu, ia menjadi marah dan mengutuk mereka untuk reinkarnasi menjadi manusia. Para Wasu sangat menyesal dan memohon pengampunan sehingga Wasista kemudian meringankan kutukan itu: tujuh dari mereka hanya akan hidup sebentar di dunia manusia, tetapi yang menjadi pelaku utama harus menjalani kehidupan sebagai manusia yang berusia panjang dan penuh beban.[7][8]

Kemudian para Wasu memohon bantuan Gangga (dewi sungai Gangga) agar menjadi ibu mereka di bumi. Gangga setuju dengan permohonan para Wasu, lalu menikah dengan raja Santanu. Setiap kali melahirkan, Gangga segera menghanyutkan bayinya ke sungai, untuk membebaskan tujuh Wasu dari kutukan mereka dengan cepat. Namun ketika anak kedelapan lahir, Santanu tidak tahan lagi dan menghentikan Gangga. Maka dari itu, anak kedelapan—yang merupakan Wasu pelaku utama—tidak dibebaskan, melainkan harus hidup lama sebagai manusia. Anak itu adalah Bisma.[7][9][10]

Referensi

  1. ↑ Dalal, Roshen (2014-04-18). Hinduism: An Alphabetical Guide (dalam bahasa Inggris). Penguin UK. hlm. 1333. ISBN 978-81-8475-277-9.
  2. ↑ Coulter, Charles Russell; Turner, Patricia (2021-12-06). Encyclopedia of Ancient Deities (dalam bahasa Inggris). McFarland. hlm. 493. ISBN 978-0-7864-9179-7.
  3. ↑ Achuthananda, Swami (2018-08-27). The Ascent of Vishnu and the Fall of Brahma (dalam bahasa Inggris). Relianz Communications Pty Ltd. hlm. 65. ISBN 978-0-9757883-3-2.
  4. ↑ Balfour, Edward (1885). The Cyclopædia of India and of Eastern and Southern Asia: Commercial, Industrial and Scientific, Products of the Mineral, Vegetable, and Animal Kingdoms, Useful Arts and Manufactures (dalam bahasa Inggris). B. Quartitch. hlm. 182.
  5. ↑ Hopkins, Edward Washburn (Juni 1968). Epic Mythology (dalam bahasa Inggris). Biblo & Tannen Publishers. hlm. 170. ISBN 978-0-8196-0228-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Buitenen, Johannes Adrianus Bernardus; Buitenen, J. A. B. van; Fitzgerald, James L. (1973). The Mahabharata, Volume 1: Book 1: The Book of the Beginning (dalam bahasa Inggris). University of Chicago Press. hlm. 221. ISBN 978-0-226-84663-7.
  7. 1 2 Story of Astavasu
  8. ↑ Doniger, Wendy; O'Flaherty, Wendy Doniger (1988). The Origins of Evil in Hindu Mythology (dalam bahasa Inggris). Motilal Banarsidass Publ. hlm. 332. ISBN 978-81-208-0386-2.
  9. ↑ Raman, Gowri (2020-06-09). Mahabharatha (dalam bahasa Inggris). Blue Rose Publishers. hlm. 3.
  10. ↑ Ray, Himanshu Prabha; Kulshreshtha, Salila; Suvrathan, Uthara (2022-10-13). The Routledge Handbook of Hindu Temples: Materiality, Social History and Practice (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. hlm. 182. ISBN 978-1-000-78581-4.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Mahabharata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan