Kamis, 29 Oktober 2026
02:47 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Katyayani

Katyayani

Bagikan:
Katyayani
Dewi kekuatan
250px-Katyayani_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
AfiliasiAwatar Durga
KediamanKailasa
PlanetMars
MantraOṃ devī kātyāyanyai namaḥ
candrahāsojjvalakarā śārdūlavaravāhanā
kātyāyanī śubhaṁ dadhyād devī dānavaghātinī
SenjataKhadga
Wahanasinga
KepercayaanHindu
AliranSakta
Keluarga
Orang tua
PasanganSiwa

Katyayani (Dewanagari: कात्यायनी; ,IAST: Kātyāyanī, कात्यायनी) adalah salah satu dewi dalam agama Hindu. Dia dipuja sebagai salah satu perwujudan dari Mahadewi, dimuliakan sebagai pembasmi asura Mahisa (Mahisasura). Dia merupakan yang keenam dari sembilan Durga (Nawadurga), dan disembah pada hari keenam pada rangkaian festival Navaratri.[1]

Dalam aliran Sakta, dia dikaitkan dengan manifestasi sakti yang sangar, atau Durga (dewi kesatria) yang juga terkait dengan Badrakali dan Candika.[2]

Ikonografi

Katyayani biasanya ditampilkan dengan empat tangan, mengendarai singa, memegang pedang dan bunga teratai, dengan dua tangan lainnya dalam gestur abhaya dan varada mudra, melambangkan perlindungan dan pemberkatan. Dia biasanya tampil dengan warna kulit berkilau keemasan, mata mendelik, dan dihiasi dengan perhiasan surgawi. Meskipun tampak sangar, wajahnya juga memancarkan kasih sayang dan perlindungan, menegaskan perannya sebagai sosok ibu dan pelindung bagi para pemujanya.[1]

Secara tradisional, ia dia dikaitkan dengan warna merah sebagaimana Parwati, wujud primordial dari Sakti, yang juga termaktub dalam Mahabhashya karya Patanjali, disusun pada abad ke-2 SM.[3]

Referensi

  1. 1 2 "The Sixth form of Durga". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-11. Diakses tanggal 2009-06-14.
  2. ↑ Religious beliefs and practices of North India during the early medieval period, by Vibhuti Bhushan Mishra. Published by BRILL, 1973. ISBN90-04-03610-5. Page 22.
  3. ↑ Devī-māhātmya: the crystallization of the goddess tradition, by Thomas B. Coburn. Published by Motilal Banarsidass Publ., 1988. ISBN81-208-0557-7. Page 240.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan