Minggu, 01 November 2026
23:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Wat Pah Nanachat

Wat Pah Nanachat

Bagikan:
Wat Pah Nanachat
วัดป่านานาชาติ
330px-The_Sala_of_Wat_Pah_Nanachat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Agama
AfiliasiTradisi Hutan Tailan
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Wat_Pah_Nanachat&revid=29962671&groups=_5c6dfbe1b63a4342cd467a06ebc42c7e207ab2c9&parser=parsoid
Peta interaktif Wat Pah Nanachat
LokasiBung Wai, Warin Chamrap, Ubon Ratchathani
NegaraTailan
Koordinat15°09′55″N 104°46′35″E / 15.16528°N 104.77625°E / 15.16528; 104.77625
Arsitektur
Dibangun olehAjahn Chah
Didirikan1975
Situs web
watpahnanachat.org
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya

Wat Pah Nanachat (bahasa Thai:วัดป่านานาชาติ, har. 'Wihara Hutan Internasional') adalah sebuah wihara (wat) Buddha Theravāda di timur laut Tailan, sekitar 15 kilometer dari kota Ubon Ratchathani. Wihara ini didirikan pada tahun 1975 oleh Ajahn Chah sebagai komunitas pelatihan bagi orang non-Thai sesuai dengan norma-norma Tradisi Hutan Tailan. Biku residen, samanera, dan postulan (kandidat anggota monastik) mencakup berbagai orang dengan beragam kewarganegaraan. Bahasa utama untuk komunikasi dan instruksi di wihara ini adalah bahasa Inggris.[1]

Sejarah

250px-WatPahNanachat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menunjuk jalan di sepanjang jalur menuju Wat Pah Nanachat

Wihara ini didirikan sebagai tanggapan atas meningkatnya minat internasional, khususnya dari Britania Raya, terhadap tradisi hutan Theravāda di Thailand. Kepala wihara pertama Wat Pah Nanachat adalah Ajahn Sumedho, seorang biku asal Amerika yang dilatih oleh Ajahn Chah di Wat Nong Pah Pong, wihara induk dari Wat Pah Nanachat. Saat ini, sebagai hasilnya, para siswa tradisi hutan Thai dapat ditemukan di cabang-cabang wihara di seluruh dunia di bawah nama kolektif The Forest Sangha.[2] Wihara terbesar dari jaringan ini adalah Wihara Amaravati, sekitar 30 mil di sebelah utara London. Kepala wiharanya adalah Ajahn Sumedho, yang baru-baru ini menyerahkan jabatannya kepada Ajahn Amaro (mantan wakil kepala wihara Wihara Abhayagiri di California).

Meditasi

Latihan meditasi Buddhis dari semua jenis didorong di Wat Pah Nanachat, meskipun meditasi pernapasan (ānāpānasati) lebih mendominasi. Dalam semangat ajaran Ajahn Chah, vipassanā (pandangan-terang) dan samatha (ketenangan) dianggap sebagai dua sisi mata uang yang sama, bukan dua kategori yang terpisah. Pengunjung awam diharapkan untuk mematuhi delapan sila (aṭṭhasīla), atau praktik kebajikan. Bagi para biku, kepatuhan yang ketat terhadap Vinaya, kode disiplin yang berusia 2.500 tahun, tidak hanya diwajibkan tetapi juga merupakan karakteristik pembeda dari garis keturunan ini. Bagi pengunjung awam, tidak ada pengajaran meditasi formal yang tersedia selain ceramah Dhamma dan apa yang dapat diperoleh dari bahan bacaan yang tersedia secara gratis karena prioritas wihara ini adalah pelatihan formal bagi para petapa purnawaktu.

Kunjungan

Calon pengunjung ke wat disarankan untuk menulis surat jauh-jauh hari karena fasilitas yang ada agak terbatas. Pria yang tinggal lebih dari beberapa hari diwajibkan untuk mencukur rambut mereka, serta rambut wajah dan alis. Umat awam berpakaian putih yang sopan, dan bisa meminjam dari wihara jika perlu. Umat awam wanita mengenakan rok hitam dengan blus putih. Yang Mulia Ajahn Kevali, kepala wihara sejak tahun 2007, mendorong suasana komunal yang mungkin lebih terasa dibandingkan sebelumnya. Para tamu diharapkan untuk ikut serta dalam semua aktivitas sehari-hari. Berikut adalah ringkasan jadwal harian yang umum:

  • 03:00 Bangun tidur
  • 03:30 Pertemuan pagi di Dhammasālā utama untuk pelafalan (chanting)
  • 06:00 Menyapu pekarangan – sebuah praktik meditasi yang penuh semangat; umat awam (upāsaka/upāsikā) membantu di dapur dan menemani para biku melakukan pindapata untuk menerima persembahan
  • 08:00 Dāna, mempersembahkan makanan yang terkumpul kepada para biku, diikuti oleh makan harian untuk yang lainnya
  • 09:30 Perenungan Dhamma harian dan nasihat praktik oleh kepala wihara atau biku senior
  • 10:00 Periode kerja (tugas harian, bersih-bersih, atau proyek komunitas)
  • 11:00 Waktu untuk meditasi pribadi, sepanjang hari
  • 16:30 Waktu minum teh, pertemuan komunal singkat
  • 18:15 Pertemuan malam di aula utama untuk pelafalan malam dan meditasi komunal
  • 19:45 Meditasi pribadi di Sala utama atau kembali ke tempat tinggal
  • 21:30 Istirahat

Pada hari-hari uposatha, jadwal mungkin sedikit bervariasi karena para biku dan umat awam sama-sama berusaha untuk duduk bermeditasi sepanjang malam hingga pukul 05:00 pagi.

Kepala wihara

Akses menuju lokasi

Wihara ini berada di Isan, wilayah timur laut Thailand, di distrik atau amphoe Warin Chamrap, Provinsi Ubon Ratchathani, Tambon Bung Wai.

Menuju Ubon Ratchathani:

Ada lebih dari tujuh penerbangan ke Ubon dari Don Mueang di Bangkok. Kereta tidur semalaman[6] dari Bangkok, serta kereta dan bus lainnya juga tersedia.

Menuju Wat Pah Nanachat:

Sesampainya di Ubon, perjalanan menuju Wat Pah Nanachat ada beberapa pilihan. Bus mana pun di Ubon yang menuju Si Saket akan melewati wihara ini, dengan meminta sopir untuk menurunkan penumpang di sana. Pilihan lainnya adalah naik bus ke Warin Chamrap, dengan naik Songthaew ke wihara. Selain itu, juga bisa dengan menyewa tuk-tuk atau taksi ke wihara dari bandara, stasiun bus, atau stasiun kereta.

Alamat surat-menyurat:

Wat Pah Nanachat, Bahn Bung Wai, Amphoe Warin Chamrap, Ubon Ratchathani 34310, Tailan (Bahasa Thai: วัดป่านานาชาติ บ้านบุ่งหวาย อำเภอวารินชำราบ จังหวัดอุบลราชธานี ๓๔๓๑๐).

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Wat Pah Nanachat". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-05-04. Diakses tanggal 2008-07-07.
  2. ↑ Situs web Forest Sangha
  3. ↑ "Picasa Web Albums - International For..." Diakses tanggal 21 Juli 2016.
  4. ↑ "Picasa Web Albums - International For... - Wat Pah Nanac..." Diakses tanggal 21 Juli 2016.
  5. ↑ "Picasa Web Albums - International For... - Wat Pah Nanac..." Diakses tanggal 21 Juli 2016.
  6. ↑ jadwal kereta

Pranala luar

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah

15°09′55.00″N 104°46′34.50″E / 15.1652778°N 104.7762500°E / 15.1652778; 104.7762500

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan