Senin, 02 November 2026
14:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Tari Togal

salah satu tarian di Indonesia

Bagikan:

Tari Togal merupakan tarian adat suku Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Indonesia dan dapat ditarikan oleh semua kalangan masyarakat. Instrumen yang digunakan tarian ini adalah Tifa, Fiol, dan Saragi serta diiringi oleh dendang syair dan pantun. Kesenian Togal biasanya ditampilkan dalam acara adat atau penyambutan tamu.[1][2]

Tarian Togal berkembang sebelum Indonesia dalam masa penjajahan. Togal adalah tarian kedaerahan atau identitas “orang makian” atau suku makian. Secara etimologis kata togal sendiri, ‘toga’ yang berarti jubah; pakian hakim atau para wisudawan, sedangkan kata ‘gala’ berati pesta besar. Togal dikenal dengan istilah atau dalam bahasa makian “Fiyol”. Alat-alat dalam tarian togal diantaranya, fiyol, gambus, atipa, suling, dan pakian adat. Istilih fiyol dalam masyarakat suku makian yaitu “Do’oma dokuka ” artinya ‘Anak kecil’. Tarian togal juga menjadi simbol “Orang Makian” dan dilakukan pada saat menyambut hari-hari besar atau acara-acara masyarakat setempat. Tarian ini menunjukan suatu kebanggaan masyarakat. Masyarakat suku makian mengistilahkan tarian togal sebagai pesta rakyat.[3]

Referensi

  1. ↑ "Togal". warisanbudaya.kemdikbud.go.id. Disetujui Oleh admin WBTB Pada Tanggal 01-01-2015. Diakses tanggal 09-01-2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  2. ↑ "Kesenian Togal". rri.co.id (dalam bahasa Indonesia). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-01-08. Diakses tanggal 2020-01-09.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ TravelerBase.com. "Tari togal maluku utara". TravelerBase (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-09.
Ikon rintisan

Artikel bertopik tarian di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Aceh
Alas-Kluet
Batak
Gayo
Kerinci
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang, Kaur,
Mukomuko,
dan Serawai
Singkil
Tamiang
Bantenan
Betawi
Cirebon-Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Bulungan
Dayak
Melayu Kalimantan
Kutai Kartanegara
Paser
Tidung
Alor
Bali
Bima dan Sumbawa
Flores
Sasak
Sumba
Timor
Bugis, Makassar,
Bone, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Bolaang dan Mongondow
Padoe
Bare'e, Pamona, dan Kaili
Sangihe, Talaud,
dan Siau Tagulandong
Biaro
Toraja
Arfak
Asmat
Biak
Dani
Fakfak
Isirawa
Mimika (Kamoro)
Kep. Maluku Tengah dan Selatan
Kep. Maluku Utara
Moi
Sentani
Serui dan Waropen
Lain-lain
India-Indonesia
Arab-Indonesia
Tionghoa-Indonesia
Eropa-Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan