Rabu, 07 Oktober 2026
01:58 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Tari kabela

tarian tradisional dari Bolaang Mongondow

Bagikan:

Tari Kabela adalah tari penjemputan tamu, yang berasal dari Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Indonesia.[1] Tari Kabela digelar untuk menyambut tamu yang dekat maupun jauh.[1] Dalam bahasa Bolaang Mongondow, Kabela disebut boyo-boyo yang artinya tempat sirih pinang.[1] Sebelum tamu menyampaikan maksud dan tujuannya, tuan rumah terlebih dahulu menyuguhkan sirih pinang.[1] Hal ini sesuai dengan semboyan hidup bermasyarakat mototompiaan, motatabian, bo mototanoban yang artinya saling memperbaiki, saling mengingatkan, dan saling melengkapi.[1] Kabela sendiri artinya kotak yang berisi pinang, sirih, dan cengkih.[2] Ukuran kotak tersebut biasanya berukuran (10 cm x 5 cm x 5 cm) sampau ukuran (30 cm x 25 cm x 20 cm).[2] Bagian luar kotak kecil tersebut (kabela) dihias dengan maink-manik yang berbentuk simbol kehidupan atau geometrik.[2] Tari Kabela biasanya dimainkan oleh 3 hingga 9 penari dan diiringi musik atau lagu tradisional Bolaang Mongondow.[2] Durasi tarian ini kira-kira tujuh menit.[2] Kini, dalam kotak kabela, tidak lagi ditaruh sirih pinang, melainkan bunga-bunga yang akan ditaburkan atau dipancarkan kepada tamu yang datang.[2] Tari kabela mengandung nilai filosofi sebagai simbol penyambutan tamu dan persatuan.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "Tari Kabela". warisanbudayaindonesia.info. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-27. Diakses tanggal 27 Mei 2014.
  2. 1 2 3 4 5 6 "Tarian Kabela: Bolaang Mongondow". warongpulsa.com. Diakses tanggal 30 Mei 2014.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ "View of Eksistensi Tari Kabela pada Masyarakat Bolaang Mongondow". online-journal.unja.ac.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-22.
Aceh
Alas-Kluet
Batak
Gayo
Kerinci
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang, Kaur,
Mukomuko,
dan Serawai
Singkil
Tamiang
Bantenan
Betawi
Cirebon-Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Bulungan
Dayak
Melayu Kalimantan
Kutai Kartanegara
Paser
Tidung
Alor
Bali
Bima dan Sumbawa
Flores
Sasak
Sumba
Timor
Bugis, Makassar,
Bone, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Bolaang dan Mongondow
Padoe
Bare'e, Pamona, dan Kaili
Sangihe, Talaud,
dan Siau Tagulandong
Biaro
Toraja
Arfak
Asmat
Biak
Dani
Fakfak
Isirawa
Mimika (Kamoro)
Kep. Maluku Tengah dan Selatan
Kep. Maluku Utara
Moi
Sentani
Serui dan Waropen
Lain-lain
India-Indonesia
Arab-Indonesia
Tionghoa-Indonesia
Eropa-Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan