Tari Kandingang merupakan tari tradisional yang berasal dari Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini umumnya dibawakan oleh penari perempuan dengan menggunakan rumbai-rumbai dari ekor kuda sebagai properti tari. Kandingang dahulu dipentaskan dalam upacara adat, perkawinan, serta penyambutan tamu penting atau bangsawan. Gerakannya didominasi gerakan kaki dan tangan yang memainkan rumbai secara bergantian maupun bersamaan. Pertunjukan biasanya diiringi gong dan kendang dengan irama yang mengikuti gerakan penari. Tari Kandingang menjadi bagian dari kekayaan seni budaya Sumba Timur yang perlu terus dilestarikan. [1]
Referensi
- ↑ "TARI KANDINGANG TARIAN TRADISIONAL DARI SUMBA TIMUR, NTT". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 8 Oktober 2026.
Pranala luar
| |||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||
Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |