Rabu, 30 September 2026
01:44 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Dansa Tali

salah satu tarian di Indonesia

Bagikan:

Dansa Tali merupakan salah satu tarian khas dari Ambon, Provinsi Maluku. Tarian ini berasal dari Routong atau Rutung, Kecamatan Leitimur Selatan, sebuah wilayah di Ambon.[1] Tarian ini menggunakan tali sebagai pusatnya.

Ada kisah simbolis dalam dansa tali. Formasi talinya menggambarkan setiap soa yang ada di negeri Rutung. Pada saat tali dibagi dua, hal ini menceritakan dua daerah yang dibagi dua. Namun, pada akhirnya, dua daerah itu kembali disatukan dengan tali persaudaraan dan kebersamaan. Tarian ini mempunyai filosofi mengenai persatuan, yakni bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.

Dansa tali sering dibawakan dengan semangat oleh para jojaro dan mongare atau muda dan mudi daerah. Para penari yang terdiri atas laki-laki dan perempuan berdansa dengan berpusat pada sebuah tali panjang yang bercabang puluhan. Mereka menari diiringi musik campuran Portugal, Belanda, dan Prancis. Para penari secara bergantian saling menukar tali.

Tidak hanya pada hari-hari besar nasional, tarian ini juga ditampilkan untuk menyambut tamu yang datang ke Maluku.[2] Tarian kuno tersebut mulai populer kembali di Ambon sejak 2007. Sekarang ini, dansa tali telah dijadikan muatan lokal dari SD hingga SMA.

Pada 2017, dansa tali dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Referensi

Aceh
Alas-Kluet
Batak
Gayo
Kerinci
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang, Kaur,
Mukomuko,
dan Serawai
Singkil
Tamiang
Bantenan
Betawi
Cirebon-Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Bulungan
Dayak
Melayu Kalimantan
Kutai Kartanegara
Paser
Tidung
Alor
Bali
Bima dan Sumbawa
Flores
Sasak
Sumba
Timor
Bugis, Makassar,
Bone, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Bolaang dan Mongondow
Padoe
Bare'e, Pamona, dan Kaili
Sangihe, Talaud,
dan Siau Tagulandong
Biaro
Toraja
Arfak
Asmat
Biak
Dani
Fakfak
Isirawa
Mimika (Kamoro)
Kep. Maluku Tengah dan Selatan
Kep. Maluku Utara
Moi
Sentani
Serui dan Waropen
Lain-lain
India-Indonesia
Arab-Indonesia
Tionghoa-Indonesia
Eropa-Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan