Senin, 12 Oktober 2026
04:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Vairocana

Vairocana

Buddha dharmakaya penubuhan dari konsep sunyata

Bagikan:
Wairocana
330px-Bulguksageumdongbirojanabuljwasang_%28Seated_gilt-bronze_vairocana_buddha_statue_of_Bulguksa_Temple%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arca Wairocana perunggu berlapis emas di kuil Bulguksa, Korea Selatan.
SanskertaVairocana
Tionghoa大日如來 (Dàrì Rúlái)
毘盧遮那佛 (Pílúzhēnàfó)
Jepang大日如来 (Dainichi Nyorai)
毘盧遮那仏 (Birushanabutsu)
Korea비로자나불 (Birojanabul) or 대일여래 (Daeil Yeorae)
MongoliaМашид гийгүүлэн зохиогч
TibetrNam-par-snang mdzad
VietnamĐại Nhật Như Lai
Informasi
Dimuliakan olehVajrayana
AtributKetiadaan
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Mahāyāna
Seroja, salah satu dari delapan simbol keberuntungan dalam Mahāyāna
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme
250px-TodaijiDaibutsu0224.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arca Daibutsu di Tōdai-ji (Kuil Buddha Kegon di Nara, Jepang). Arca perwujudan Wairocana.

Wairocana (disebut juga Wairochana atau Mahāwairocana; Sanskerta: वैरोचन, Bengali: বৈরোচন, China: 大日如來 Dàrì Rúlái or 毘盧遮那佛 Pílúzhēnàfó , Korea: 비로자나불 Birojanabul or 대일여래 Daeil Yeorae, Jepang: Dainichi Nyorai, 大日如来; Tibet: རྣམ་པར་སྣང་མཛད། rNam-par-snang mdzad; Mongolia: Masida geyigülün zohiyaghci; Vietnam: Đại Nhật Như Lai) adalah Buddha yang sering ditafsirkan sebagai tubuh yang terberkati dari Buddha Gautama; ia juga disebut sebagai Buddha dharmakaya dan Buddha Matahari. Dalam buddhisme China-Jepang, Wairocana juga dianggap sebagai penubuhan dari konsep sunyata atau ketiadaan. Dalam konsep Lima Buddha Kebijaksanaan mahzab Vajrayana, Wairocana terletak di tengah. Pasangannya adalah Tara putih (untuk setiap dhyani Buddha terdapat pasangan Buddha perempuan).

Wairocana jangan dikelirukan dengan Wirocana, yang muncul di delapan bab Chandogya Upanishad sebagai raja para Asura.

Sejarah Pemujaan

Buddha Wairocana pertama kali disebutkan dalam Brahma Jala Sutra:[1]

Kini, Aku, Buddha Wairocana duduk di atas lapik teratai; dari seribu bunga teratai yang mengelilingiku, terdapat seribu Buddha Sakyamuni. Tiap bunga mendukung ratusan juta dunia; di tiap dunia itu Buddha Sakyamuni muncul. Semuanya duduk bertapa di bawah pohon Boddhi, semuanya secara bersamaan mancapai tingkat kebuddhaan. Semua para buddha yang tak terhitung banyaknya ini memiliki Wairocana sebagai tubuh aslinya.

Kesepakatan dalam Ikonografi

250px-Buddha_Mendut.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arca Dhyani Buddha Wairocana diapit Boddhisatwa Awalokiteswara dan Wajrapani, abad ke-9 Candi Mendut dekat Borobudur, Indonesia.

Dengan mengacu pada konsep ketiadaan, arca buddha Wairocana raksasa yang agung, cemerlang, dan gemilang justru bermaksud untuk mengingatkan bahwa segala kenyataan, kehidupan, dan keberadaan diri sebenarnya adalah fana, tiada, tanpa identitas yang abadi.

Arca Wairocana terkenal

Arca Wairocana di kuil Tōdai-ji di Nara, Jepang, adalah arca buddha Wairocana terbesar di dunia. Arca yang lebih besar lagi yaitu Buddha Bamiyan telah dihancurkan oleh Taliban di Afganistan, juga merupakan perwujudan Wairocana. Di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, Candi Mendut yang dibangun pada abad ke-9 dekat Borobudur dipersembahkan untuk buddha Wairocana. Dibangun oleh wangsa Sailendra, candi ini dihuni oleh arca Dhyani Buddha Wairocana setinggi 3 meter dalam posisi duduk tengah melakukan sikap tangan Dharmachakramudra. Arca batu ini diapit oleh dua boddhisatwa yaitu Awalokiteswara dan Wajrapani.

Kuil Buddha Musim Semi di Lushan, Henan, China, memiliki arca Wairocana 126 meter, kini merupakan arca buddha Wairocana tertinggi di dunia,sekaligus arca tertinggi di dunia.

Sumber

  1. ↑ "YMBA's translation of Brahma Net Sutra" (dalam bahasa English). Diarsipkan dari asli tanggal 2005-03-05. Diakses tanggal 2008-12-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Hua-Yen Buddhism: The Jewel Net of Indra (Pennsylvania State University Press, December 1977) by Francis H. Cook
  • Meeting The Buddhas by Vessantara. Birmingham: Windhorse Publications 2003. ISBN 0-904766-53-5.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Vairocana Buddha.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan