Selasa, 13 Oktober 2026
00:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Mazu Daoyi

Mazu Daoyi

Bagikan:
Mazu Daoyi
250px-%E8%87%A8%E6%BF%9F%E5%AE%97%E9%AB%98%E5%83%A7%E9%A0%82%E7%9B%B8%E5%9C%96_04%28%E5%B1%80%E9%83%A8%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
GelarMaster Zen
Kehidupan pribadi
Lahir709
Meninggal788
Kehidupan religius
AgamaBuddha
MazhabChan
Posisi senior
GuruNanyue Huairang
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Mahāyāna
Seroja, salah satu dari delapan simbol keberuntungan dalam Mahāyāna
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Mazu Daoyi (709–788) (Hanzi:馬祖道一; Pinyin:Mǎzŭ Dàoyī; Wade–Giles:Ma-tsu Tao-yi, Bahasa Jepang: Baso Dōitsu) adalah kepala biara berpengaruh di sekolah Chan selama Dinasti Tang. Istilah "sekolah Chan" tercatat pertama kali digunakan dari "Catatannya yang Luas".[1] Gaya mengajar Master Ma yang kerap menggunakan "kata-kata aneh dan tindakan luar biasa" menjadi pengetahuan paradigmatik Zen.[2]

Biografi

Nama keluarganya adalah Ma, Mazu berarti Leluhur Ma atau Tuan Ma.[3] Ia lahir tahun 709 di barat laut Chengdu, Sichuan. Selama bertahun-tahun sebagai master, Mazu tinggal di Jiangxi, di mana id disebut "Jiangxi Daoyi".[4]

Dalam Catatan Jingde tentang Transmisi Lampu yang disusun pada 1004, Mazu digambarkan sebagai berikut:

Penampilannya luar biasa. Dia berjalan seperti banteng dan tatapannya seperti harimau. Lidahnya sampai ke atas hidungnya jika dijulurkan, di bawah telapak kakinya terdapat dua tanda lingkaran.[5]

Menurut kitab Catatan Jingde tentang Transmisi Lampu, Mazu adalah murid dari Nanyue Huairang (677-744) di Gunung Heng, Hunan.[6][7]

Sebuah kisah tentang Nanyue Huairang yang ada di dalam kitab Catatan Jingde tentang Transmisi Lampu, dianggap sebagai momen di mana Mazu mendapat pencerahan, meskipun teksnya tidak mengatakan demikian.[8]

Versi yang lebih awal dan lebih primitif dari kisah itu muncul dalam kitab Anthology of the Patriarchal Hall yang ditranskripsikan pada tahun 952:

Guru Nanyue Huairang sedang duduk di suatu tempat, kemudian ia mengambil ubin dan duduk di hadapan sebuah batu besar dan mulai menggosokan ubin tersebut. Master Ma bertanya, "Apa yang sedang Anda lakukan?" Huairang berkata, "Saya sedang menggosok ubin untuk membuatnya menjadi cermin." Master Ma heran dan kembali bertanya, "Bagaimana Anda bisa membuat cermin dengan menggosok ubin itu?" Guru Huairang menjawab, "Jika saya tidak dapat membuat cermin dengan menggosok ubin, bagaimana Anda dapat mencapai kebuddhaan dengan hanya duduk bermeditasi saja?"[9][a]

Catatan

  1. ↑ MacRae cites Sodōshū [Anthology of the patriarchal hall], edited by Yanagida Seizan (Kyoto: Chūbun shuppansha 1972), at 72 a14-b3

Referensi

  1. ↑ Heng-ching 1992, hlm. 51 n.68. sfn error: tanpa target: CITEREFHeng-ching1992 (bantuan)
  2. ↑ Dumoulin & 2005-A, hlm. 166. sfn error: tanpa target: CITEREFDumoulin2005-A (bantuan)
  3. ↑ Suzuki 1974, hlm. 104.
  4. ↑ Chung-Yuan 1971, hlm. 148 & 177; 130.
  5. ↑ Dumoulin 1965, hlm. 97. sfn error: tanpa target: CITEREFDumoulin1965 (bantuan)
  6. ↑ Chang 1971, hlm. 148-149. sfn error: tanpa target: CITEREFChang1971 (bantuan)
  7. ↑ Perkins 1999, hlm. 161-162.
  8. ↑ McRae 2003, hlm. 80-82.
  9. ↑ McRae 2003, hlm. 81.

Daftar Pustaka

  • Abe, Masao (1975), Zen and Western Thought, University of Hawaii
  • Ch'en (1964), Buddhism in China. A historical survey, Princeton University
  • Chung-Yuan, Chang (1971) [1969, New York, Pantheon 1969], Original Teachings of Ch'an Buddhism. Selected from "Transmission of the Lamp", Vantage)
  • Cleary, Thomas (ed., transl.) (1992), The Blue Cliff Record, Boston: Shambhala 1992{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Cowie, A.P.; Evison, A. (1986), Concise English-Chinese Chinese-English Dictionary, Beijing: The Commercial Press
  • Heinrich Dumoulin, Heinrich (1965), A History of Zen Buddhism, Random House McGraw-Hill
  • Dumoulin, Heinrich (2005-A), Zen Buddhism: A History. Volume 1: India and China, World Wisdom Books, ISBN 978-0-941532-89-1 {{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |year=Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  • Faure, Bernard (1997), The Will to Orthodoxy: A Critical Genealogy of Northern Chan Buddhism, Stanford University Press
  • Gregory, Peter N. (2002), Tsung-mi and the Sinification of Buddhism, University of Hawai’i Press, Kuroda Institute, (originally published Princeton University Press, 1991, Princeton, N.J.), ISBN 0-8248-2623-X
  • Heine, Steven (2008), Zen Skin, Zen Marrow
  • McRae, John (2003), Seeing Through Zen. Encounter, Transformation, and Genealogy in Chinese Chan Buddhism, The University Press Group Ltd, ISBN 978-0-520-23798-8
  • Perkins, Dorothy (1999), Encyclopedia of China, New York: Facts on File 1999
  • Reps, Paul (1958), Zen Flesh, Zen Bones, Rutland/Tokyo: Charles E. Tuttle 1958
  • Schuhmacher and Woerner (editors) (1991), Fischer-Schreiber; Ehrhard; Diener (ed.), The Shambala Dictionary of Buddhism and Zen, Michael H. Kohn (trans.), Boston: Shambala {{citation}}: |last= memiliki nama generik
  • Shih, Heng-ching (1992), The Syncretism of Ch'an and Pure Land Buddhism, New York: Peter Lang 1992
  • Suzuki, D.T. (1974) [1934, Kyoto, Eastern Buddhist Society], Manual of Zen Buddhism, Ballantine
  • Watson, Burton (ed., transl.) (1993), The Zen Teachings of Master Lin-chi. A translation of the Lin-chi Lu, Boston: Shambhala{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Yampolski, Philip (2003-A), Chan. A Historical Sketch. In: Buddhist Spirituality. Later China, Korea, Japan and the Modern World; edited by Takeuchi Yoshinori, Delhi: Motilal Banarsidass {{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |year=Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan