Rabu, 14 Oktober 2026
17:39 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Bhavaviveka

Bhavaviveka

Bagikan:
250px-Legdan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bhavaviveka
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Mahāyāna
Seroja, salah satu dari delapan simbol keberuntungan dalam Mahāyāna
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Bhavyaviveka adalah pendiri Svatantrika yang merupakan tradisi sekolah Madhyamaka agama Buddha.[1] Bhavyaviveka juga adalah salah satu ahli logika Buddhis pertama yang memperkenalkan silogisme formal .[1] Bhavyaviveka dilahirkan dari timur Magadha di India dari keluarga Kesatria.[1] Ia ditahbiskan oleh Nagarjuna.[1] Bhavya menulis sebuah karya independen atas Madhyamaka berjudul Madhyamakahrdaya-Karika.[1] Prajñāpradīpa adalah komentar Bhavyaviveka's atas Mūlamadhyamakakārikā Nagarjuna's dalam bahasa Sanskerta.[1] Setelah kematian Buddhapalita, Bhavyaviveka menulis sebuah tulisan yang mengandalkan pada ajaran Nagarjuna.[1] Teks ini meletakkan dasar bagi sekolah Svatantrika agama Buddha.[2] Dalam tradisi, Svatantrika digunakan untuk menetapkan bahwa fenomena dharma tidak memiliki sifat-diri, dan argumen lebih lanjut untuk membuktikan bahwa sifat sejati dari semua fenomena adalah kekosongan.[2] Sekolah ini berbeda dari tradisi Prasangika dominan yang menekankan bahwa tindakan terakhir adalah menahan diri dari membuat pernyataan apapun tentang sifat sebenarnya dari fenomena.[2] Sebuah ketidakjujuran dialektis diresmikan oleh Bhavya.[2] Bhavya berpendapat bahwa argumen konsekuensi Buddhapalita tidak berada pada pijakan yang sama dengan Nagarjuna.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris)Mircea Aliade. 1987. The Encyclopedia of Religion. New York: Macmillan Publishing Company. Pg.134-135.
  2. 1 2 3 4 5 (Inggris)Wendy Doniger. 2006. Britannica Encyclopedia of World Religion. London: Encyclopedia Britannica. pg.129.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan